Kulit merupakan organ terbesar yang ada pada tubuh. Merawat diri sendiri termasuk juga merawat kesehatan kulit.
Menemukan cara terbaik untuk merawat kulit tentu saja bukanlah hal yang mudah. Para dermatologists mengatakan bahwa kita harus menjaga kulit agar bersih dan lembab.
Menggunakan tabir surya adalah salah satu cara untuk melindungi kulit dari kerusakan dan risiko kanker kulit. Melakukan diet juga dapat memengaruhi penampilan kulit. Kita mungkin menemukan fakta bahwa diet dapat mempercepat tanda-tanda penuaan kulit
Baca juga: Waterbing Alam Sari, Objek wisata Tersembunyi di Kabupaten Tasikmalaya
Mempelajari makanan apa saja yang memiliki efek buruk pada kulit merupakan salah satu pencegahan dari risiko kerusakan kulit. Berikut merupakan jenis-jenis makanan yang tidak baik untuk kulit.
1. Makanan dengan Lemak Jenuh yang Tinggi
Makanan tinggi lemak jenuh seperti daging merah, keju, mentega, dan minyak terhidrogenasi, berkontribusi pada masalah kesehatan.
Lemak jenuh dapat menyebabkan masalah kardiovaskular dan meningkatkan risiko obesitas. Lemak jenuh juga dapat mempengaruhi faktor pertumbuhan insulin.
Tingginya kadar faktor pertumbuhan insulin memicu tingginya kadar hormon seks. Ketika hal tersebut terjadi, kulit akan merespons dengan meningkatkan produksi minyak yang menyebabkan pori-pori tersumbat dan jerawat. Kurangi asupan lemak jenuh dan ganti dengan lemak sehat seperti ikan dan kacang-kacangan untuk memperbaiki warna kulit Anda.
Baca juga: 5 Kebiasaan yang Akan Membantu Meningkatkan Fokus
2. Garam
Terlalu banyak natrium merupakan masalah kesehatan. Mengonsumsi makanan tinggi garam dapat meningkatkan risiko tekanan darah tinggi.
Kurangi jumlah garam yang dikonsumsi untuk membuat perbedaan dalam kesehatan secara keseluruhan. Garam juga mempengaruhi penampilan kulit. Mengonsumsi terlalu banyak garam dapat menyebabkan dehidrasi.
Dehidrasi tersebut dapat menarik kelembapan dari kulit sehingga membuatnya terlihat kusam dan tidak bernyawa. Kelebihan natrium juga dapat menyebabkan retensi air, di mana tubuh Anda menahan terlalu banyak air.
Retensi air dapat membuat kulit terlihat kembung atau bengkak. Hal tersebut salah satunya dapat terlihat dari kantong di bawah mata yang bengkak.
3. Gula
Kandungan kalori gula dapat menyebabkan penambahan berat badan. Gula juga memiliki efek kimia pada tubuh.
Gula seperti fruktosa dan glukosa dapat mengganggu produksi kolagen tubuh Anda. Kolagen adalah protein yang memberi kekuatan dan elastisitas pada kulit.
Terlalu banyak mengonsumsi gula dapat mengurangi jumlah kolagen yang diproduksi oleh tubuh. Tanpa kolagen, kulit akan terlihat kendur dan tidak elastis. Seiring berjalannya waktu, tanda-tanda penuaan dini pun akan terlihat.
Baca juga: Menggunakan Kipas angin Saat Tidur, Apakah Aman?
4. Produk susu
Terdapat beberapa bukti bahwa beberapa jenis produk susu dapat meningkatkan kemungkinan timbulnya jerawat.
Orang yang minum lebih dari dua gelas susu per hari melaporkan lebih banyak memiliki jerawat daripada orang yang minum lebih sedikit susu. Semua jenis susu sapi, termasuk full fat, low fat, dan skim, tercatat memiliki efek yang sama.
Namun juga tidak semua produk susu menyebabkan jerawat. Studi menunjukkan bahwa orang yang makan keju atau yogurt tidak lebih rentan terhadap jerawat. Tidak ada penjelasan yang jelas mengapa beberapa produk susu dikaitkan dengan jerawat.
Hal ini mungkin ada hubungannya dengan hormon dalam susu yang meningkatkan produksi minyak pada kulit. Susu juga dapat memicu peradangan yang menyebabkan pori-pori tersumbat.
5. Makanan Olahan
Makanan olahan cenderung tinggi pada indeks glikemik. Roti putih, kue kering, makanan yang dipanggang, keripik kentang, kentang goreng, dan minuman manis semuanya dapat meningkatkan gula darah.
Hal ini dapat menyebabkan penambahan berat badan, dan mempengaruhi kesehatan kulit juga. Dalam sebuah penelitian, orang yang menjalani diet indeks glikemik rendah memiliki lebih sedikit jerawat. Ketika gula darah melonjak, diperkirakan dapat memicu peradangan, menyebabkan jerawat. Diet yang menstabilkan gula darah dapat membuat kulit lebih bersih.
Makanan untuk Memperbaiki Kulit
Jika ingin memiliki kulit yang glowing, ada beberapa makanan yang bisa dicoba untuk memperbaiki kulit. Diet kaya serat dan makanan nabati dapat meningkatkan kesehatan secara keseluruhan dan membantu kulit terlihat terbaik.
Makanan dengan kadar antioksidan yang tinggi juga bermanfaat untuk kesehatan kulit. Beberapa makanan yang bagus untuk kesehatan kulit antara lain:
-Buah beri
-Kacang, kacang polong, dan lentil
-Wortel, aprikot, buah-buahan dan sayuran berwarna oranye atau kuning lainnya
-Kacang-kacangan seperti pistachio atau almond
-Ikan tinggi lemak omega-3, seperti salmon atau mackerel
-Bayam dan sayuran berdaun hijau lainnya
-Tomat
Sumber: https://www.onhealth.com/
Share and Care
Share and Care
Share and Care
Trending
Trending
06 February 2024 - 19:51 wib
24 June 2023 - 10:37 wib
22 June 2023 - 07:26 wib
16 June 2023 - 10:54 wib
22 April 2023 - 14:27 wib