Siapbelajar.com- Ketika pandemi COVID-19 semakin mereda, masyarakat tentu mendambakan kehidupan yang normal seperti sebelum wabah melanda. Namun, kini beberapa penyakit lain kian berdatangan, salah satunya adalah monkeypox atau cacar monyet. Meskipun sampai saat ini cacar monyet di Indonesia belum memperlihatkan tanda-tanda terdeteksi, namun masyarakat tetap harus waspada karena penyakit ini sudah menjangkiti penduduk di beberapa negara barat.
Untuk gejala cacar monyet, tanda yang paling jelas terlihat adalah ruam. Namun, ternyata ada juga gejala lain yang kerap terabaikan yang bisa menandakan sahabat siapbelajar sudah terinfeksi. Berikut siapbelajar.com paparkan gejala lain dari infeksi cacar monyet.
Baca Juga : Makanan yang Tidak Baik untuk Kulit
Gejala Awal
Dikutip dari Liputan6.com dari CDC, gejala cacar monyet mirip dengan cacar, tetapi umumnya lebih ringan. Meskipun ruam menjadi tanda yang paling nyata, terdapat indikator lain yang bisa menandakan infeksi monkeypox lebih awal. Gejala awal yang kerap terlewatkan ialah demam. Seringkali gejala demam ini disertai dengan sakit kepala, nyeri otot, dan kelelahan. Sementara itu, ruam umumnya muncul satu sampai tiga hari setelah demam. Penampakan ruam cacar monyet biasanya diawali dengan lesi mulai datar. Kemudian, lesi menjadi terangkat saat terisi nanah dan akhirnya rontok. Umumnya, CDC mengatakan bahwa rentang waktu infeksi hingga menunjukkan gejala ialah 7 dan 14 hari. Namun, kisaran waktu yang lebih besar adalah antara lima hingga 21 hari. Setelah terinfeksi virus, pasien akan sakit selama dua hingga empat minggu sebelum akhirnya pulih.
Baca juga: 5 Kebiasaan yang Akan Membantu Meningkatkan Fokus
Cara Penyebaran Cacar Monyet
Trending
Trending
Trending
Trending
Trending
06 February 2024 - 19:51 wib
24 June 2023 - 10:37 wib
22 June 2023 - 07:26 wib
16 June 2023 - 10:54 wib
22 April 2023 - 14:27 wib