Mengenal Ramsay Hunt Syndrome

Ayu Muhafilah

Penulis : Ayu Muhafilah

0

0

Keluarga
1654921895010_1654921923

Mengenal Ramsay Hunt Syndrome

SIAPBELAJAR.COM - Ramsay Hunt Syndrome (RHS) atau sindrom Ramsay Hunt merupakan gangguan neurologis (saraf) yang menyerang area wajah dan dekat telinga.

Saraf yang terganggu ini bisa menyebabkan kelumpuhan pada wajah dan gangguan pendengaran. Dilansir dari National Organization for Rare Disorders (NORD), dinamakan sindrom Ramsay Hunt karena pertama kali ditemukan pada tahun 1907 oleh seorang dokter bernama Ramsay Hunt.

Baca juga: KCD XII Jawa Barat Resmikan Pembangunan Kantor Baru di Tasikmalaya

Gejala Ramsay Hunt Syndrome

Secara spesifiknya, Ramsay Hunt Syndrome adalah komplikasi dari herpes zoster, tetapi menyerang saraf-saraf di wajah. Sindrom ini lebih banyak dijumpai pada pasien berusia dewasa, baik pada laki-laki maupun perempuan. 

Namun, pada beberapa kasus yang jarang ditemukan, sindrom ini juga bisa dialami oleh anak-anak. Pada umumnya, terdapat 2 gejala utama dari sindrom Ramsay Hunt

Yaitu ruam kemerahan yang terasa sakit dengan bintil-bintil berisi cairan di dalam dan sekitar telinga, paralisis atau kondisi lumpuh pada bagian wajah yang terdapat ruam.

Biasanya, ruam dan kelumpuhan wajah terjadi pada saat bersamaan. Namun, bisa saja ruam muncul terlebih dahulu, begitu pula sebaliknya. Sindrom ini juga mungkin dapat menimbulkan gejala-gejala lain

Seperti sakit telinga, pendengaran memburuk, telinga berdengung (tinnitus), kesulitan, menutup salah satu mata, merasa seperti berputar atau kliyengan (vertigo), perubahan pada indra pengecap, atau kehilangan kemampuan mengecap makanan dan mulut dan mata kering

Penyebab Ramsay Hunt Syndrome

Penyebab utama sindrom ini yaitu infeksi virus yang sama dengan penyebab cacar api dan cacar air, yaitu varicella-zoster. Virus ini diyakini menginfeksi saraf wajah yang terletak dekat telinga bagian dalam. Hal ini yang menyebabkan terjadinya iritasi dan pembengkakan pada saraf-saraf tersebut.

Seseorang yang sudah pernah terkena cacar dan sembuh mungkin masih memiliki virus tersisa di dalam sarafnya.

Namun, virus akan berada dalam fase “tertidur”. Beberapa tahun kemudian, virus tersebut dapat aktif kembali dan menyebabkan gejala-gejala sindrom Ramsay Hunt, terutama jika sistem imun tubuh sedang melemah.

Pengobatan

Sebelum menentukan pengobatan yang sesuai, terlebih dahulu dokter perlu memeriksa kondisi untuk membuat diagnosis yang akurat.

Diagnosis dapat dibuat berdasarkan pemeriksaan fisik, riwayat kesehatan, serta gejala-gejala yang dialami pasien.

Untuk mendapatkan hasil pemeriksaan yang lebih akurat, biasanya dokter akan mengambil sampel cairan dari bintil-bintil di wajah atau telinga.

Dengan melakukan pengobatan secepat mungkin, maka pasien akan terhindar dari komplikasi jangka panjang,

Seperti kehilangan pendengaran permanen, kelumpuhan wajah permanen, kerusakan mata dan postherpetic neuralgia (rasa sakit permanen pada area bekas cacar)

Komentar (0)

komentar terkini

Berita Terkait

1655256773438_1655256800

Seniraga

Dampak Sindrom Ramsay Hunt Pada Justin Bieber

SIAPBELAJAR.COM - Seorang ahli bedah pesialis dalam kelumpuhan wajah telah mendiagnosa penyanyi pop Justin Bieber terkena virus yang menyebabkan separuh wajahnya lumpuh.Baca juga: Fakultas Hukum
1654920622489_1654920648

Seniraga

Justin Bieber Tunda Konsernya Lagi

SIAPBELAJAR.COM - Justin Bieber terpaksa  mengumumkan menunda konsernya yang sudah ia dijadwalkan dikarenakan masalah kesehatan. Melalui sebuah video yang dip
1654921895010_1654921923

Keluarga

Mengenal Ramsay Hunt Syndrome

SIAPBELAJAR.COM - Ramsay Hunt Syndrome (RHS) atau sindrom Ramsay Hunt merupakan gangguan neurologis (saraf) yang menyerang area wajah dan dekat telinga. Saraf yang terganggu ini bisa menyebabka