Daftar Tunggu Haji Lebih dari 90 Tahun?

Ayu Muhafilah

Penulis : Ayu Muhafilah

0

0

Religi
1655276437536_1655276455

Mundurnya estimasi keberangkatan disebabkan bilangan pembagi daftar tunggunya didasarkan pada kuota haji tahun berjalan.

SIAPBELAJAR.COM – Tak ada seorang muslim pun yang tidak ingin pergi ke Tanah Suci untuk ibadah haji. Namun, ada banyak kendala yang menghalanginya. Selain belum ada uang, kesehatan pun memengaruhi. Ada uang tapi tidak sehat fisik, tetap sulit untuk menunaikan rukun Islam kelima itu.

Selain uang dan fisik, ada faktor eksternal yang juga tak bisa diabaikan. Banyaknya orang yang naik haji membuat daftar tunggu semakin lama. Coba cek daftar tunggu ibadah haji dalam aplikasi Haji Pintar atau website Ditjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU). Beberapa provinsi ada yang masa tunggunya lebih dari 90 tahun. Jika benar begitu, harus sejak kapan mendaftar haji, sementara sedikit orang yang bisa berusia di atas 70 tahun.

Kasubdit Siskohat Ditjen PHU, Hasan Afandi, menjelaskan, mundurnya estimasi keberangkatan disebabkan bilangan pembagi daftar tunggunya didasarkan pada kuota haji tahun berjalan. Estimasi keberangkatan selalu menggunakan angka kuota tahun terakhir sebagai angka pembagi.

Baca juga: Film Petualangan Sherina 2 Akan Tayang Tahun Ini  

“Tahun ini, kuota haji Indonesia hanya 100.051 atau sekitar 46% dari kuota normal tahun-tahun sebelumnya,” terang Hasan, Rabu (15/6/2022).

Menurut Hasan, sebelum ada kepastian kuota penyelenggaraan haji 1443 H pada pertengahan Mei 2022, maka bilangan asumsi yang digunakan sebagai bilangan pembagi masih menggunakan kuota berdasarkan MoU penyelenggaraan haji 2020, yaitu 210ribu. Sejak ada kepastian bahwa kuota haji 1443 H adalah sekitar 100ribu, maka bilangan pembaginya mengalami penyesuaian.

“Hal inilah yang secara otomatis menyebabkan estimasi keberangkatan semakin lama. Sebab, ketika kuota turun, maka otomatis estimasi keberangkatan akan naik,” jelasnya.

Estimasi tersebut akan terus berjalan sampai dengan adanya kepastian kuota haji pada tahun 1444 H/2023 M. Jika kuota kembali normal, misalnya kembali ke 210ribu atau bahkan lebih, maka estimasi keberangkatan akan mengalami penyesuaian.

Hasan memastikan, perubahan estimasi keberangkatan bukan karena naiknya jumlah pendaftar dalam kurun Mei – Juni 2022 (setelah penetapan kuota haji 1443 H). Sebab, kalau kenaikan jumlah pendaftar, dampaknya hanya pada yang baru mendaftar, tidak ada pengaruhnya terhadap perubahan estimasi keberangkatan jemaah yang sudah lama mendaftar.

Diharapkan, tahun depan kuota haji Indonesia kembali normal atau malah lebih banyak dari kuota normalnya. Dengan begitu, estimasi keberangkatan jemaah akan kembali berubah, sesuai bilangan pembaginya. ***

Komentar (0)

komentar terkini

Berita Terkait

1686712607904_1686712622

Religi

Rincian Biaya Haji 2023 dan Fasilitas yang Didapatkan Jemaah

Mediana.id - Ibadah haji merupakan salah satu rukun Islam yang wajib dilaksanakan oleh setiap muslim yang mampu secara fisik dan finansial. Setiap tahunnya, jutaan muslim dari berbagai negara berkumpu
1686711130636_1686711155

Religi

Mekah Kota Suci yang Penuh dengan Tempat-Tempat Istimewa

Mediana.id - Mekah adalah kota suci bagi umat Islam di seluruh dunia. Kota ini menjadi tujuan utama bagi jutaan muslim yang ingin menunaikan ibadah haji dan umrah setiap tahunnya. Di kota ini juga ter
1685925290052_1685925350

Religi

Ternyata ini Amalan dan Doa Agar Dimudahkan Naik Haji

Menunaikan ibadah haji adalah impian setiap muslim yang ingin mengunjungi Baitullah dan makam Nabi Muhammad SAW. Namun, tidak semua orang bisa mewujudkan impian tersebut karena berbagai faktor, sepert
1660353382969_1660353403

Religi

89.724 Jemaah Haji Sudah Tiba di Tanah Air

SIAPBELAJAR.COM - Operasional Penyelenggaraan Ibadah Haji Tahun 1443 Hijriah /2022 Miladiyah telah memasuki hari ke-70. Proses pemulangan Jemaah haji Indonesia sampai hari ini masih berlangsung dan be
1659924736908_1659924763

Religi

Usia 65 Tahun ke atas Akan Menjadi Prioritas Haji 2023

SIAPBELAJAR.COM -  Ketua Komisi VIII DPR RI yakinkan masyarakat bahwa jemaah usia 65 tahun ke atas yang belum berangkat pada tahun 2022 akan menjadi prioritas pada pemberangkatan musim haji tahun