SIAPBELAJAR.COM - Demensia adalah gangguan kesehatan otak yang menyebabkan penurunan daya ingat untuk berpikir. Demensia umumnya dialami oleh orang lanjut usia.
Namun, tidak menutup kemungkinan anak-anak muda berusia 20-30 tahun bisa mengalaminya. Demensia dapat dicegah dengan pola makan yang sehat.
Sebenarnya, tidak ada cara pasti untuk mencegah demensia. Namun, mengubah pola hidup sedini mungkin dapat menurunkan risiko terkena demensia, ketika tua nanti. Lantas, pola hidup seperti apa yang bisa diterapkan untuk menurunkan risiko demensia?
Baca juga: Strategi Mengatur Keuangan untuk Generasi Milenial
1. Rutin Berolahraga
Olahraga rutin adalah cara paling efektif untuk mencegah penurunan kognitif akibat demensia dan mengurangi risiko penyakit Alzheimer.
Terlebih, pola hidup sehat ini juga bisa memperlambat kerusakan saraf otak lebih lanjut, pada orang-orang yang sudah terlanjur mengembangkan masalah kognitif.
Sebab, olahraga dapat merangsang kemampuan otak untuk mempertahankan koneksi saraf yang lama dan juga membuat yang baru.
Sesi olahraga yang baik dilakukan sebaiknya terdiri dari variasi latihan kardio, latihan kekuatan (beban), dan keseimbangan atau kelenturan tubuh. Latihan kardio dapat membantu jantung memompa lebih banyak darah segar ke otak yang bisa digunakan sebagai energi.
Latihan kekuatan bermanfaat untuk membangun massa otot untuk memompa kerja otak. Sementara latihan keseimbangan dan koordinasi dapat menjaga ketangkasan dan menghindari jatuh yang bisa menyebabkan cedera kepala.
2. Miliki Pola Makan Sehat Setiap Hari
Setidaknya, ada 6 aturan makan sehat yang wajib dijalani untuk mencegah demensia, yaitu:
Perbanyak konsumsi karbohidrat kompleks seperti gandum dan biji-bijian utuh, nasi merah, kentang, jagung, dan ubi, protein, dan lemak baik seperti salmon, kacang-kacangan, biji-bijian, minyak zaitun.
Kurangi asupan gula. Gula termasuk karbohidrat sederhana yang menjadi musuh utama bagi tubuh, terutama jika sedang berusaha mencegah demensia.
Batasi konsumsi makanan asin dan tinggi lemak trans. Terlalu banyak garam dapat meningkatkan tekanan darah, yang meningkatkan risiko beberapa jenis demensia tertentu dan kolesterol tinggi.
Makan sedikit, tetapi sering. Hal ini untuk menjaga kadar gula darah tetap stabil. Konsumsi banyak omega-3. DHA yang terdapat dalam lemak sehat dapat membantu mencegah demensia dengan mengurangi plak beta-amiloid.
3. Jaga Berat Badan Ideal
Obesitas bisa meningkatkan tekanan darah, yang meningkatkan risiko terkena demensia. Selain itu, menjaga berat badan yang ideal dan sehat juga akan mengurangi risiko diabetes tipe 2, stroke, penyakit jantung, hingga demensia.
4. Hindari Rokok
Jika sudah merokok, cobalah untuk berhenti. Sebab, merokok dapat menyebabkan pembuluh darah menyempit, yang dapat menyebabkan kenaikan tekanan darah. Hal ini dapat meningkatkan risiko terkena demensia.
5. Tidur yang cukup
Tidur yang cukup memang diperlukan untuk membuang racun otak dan pembentukan ingatan yang lebih kuat. Pada umumnya orang dewasa membutuhkan setidaknya 8 jam tidur setiap malam.
Keluarga
06 February 2024 - 19:51 wib
24 June 2023 - 10:37 wib
22 June 2023 - 07:26 wib
16 June 2023 - 10:54 wib
22 April 2023 - 14:27 wib