4 Cara Taubat agar Diampuni Allah

Ayu Muhafilah

Penulis : Ayu Muhafilah

0

0

Religi
1658379727804_1658379757

Cara Taubat

SIAPBELAJAR.COM - Manusia tidak akan pernah luput dari khilaf dan dosa, baik dari dosa yang disengaja maupun dosa dosa yang tidak disengaja. Karena memang manusia diciptakan oleh Allah demikian, fitrahnya manusia adalah tempatnya salah dan lupa. Namun Allah SWT yang maha pengampun selalu memberikan kesempatan kepada siapapun yang mau bertaubat dengan limpahan ampunan dan kasih sayang-Nya. Lalu bagaimanakah cara taubat agar dosa dosa kita diampuni oleh Allah SWT? Berikut tahapan atau cara taubat yang telah team siapbelajar.com siapkan untuk sahabat semua.

Baca Juga : 4 Cara Mengetuk Pintu Rezeki agar Berlimpah

Ampunan dari Allah SWT sangat luas, tetapi untuk mendapatkannya kita harus melalui proses taubat. Taubat tidak hanya cukup dengan ucapan di lisan saja, taubat membutuhkan kesungguhan dan keseriusan agar Allah SWT memberikan ampunan Nya. Proses taubat yang sungguh sungguh memilki beberapa cara atau tahapan, berikut 4 cara taubat agar diampuni Allah ;

1. Al I’tiraaf (Pengakuan)

Pertama yang harus dilakukan saat bertaubat adalah mengakui semua kesalahan dan kelalaian tanpa terkecuali. Bagaimana mungkin seseorang mampu bertaubat jika tidak merasa bersalah dan mengakuinya dengan tulus di hadapan Allah SWT. Lagipula kita sebagai manusia tidak bisa lari dari pengawasan Allah SWT, tidak ada kesalahan dan dosa yang luput dari pantauan-Nya.

Pengakuan yang tulus atas kesalahan dan dosa akan mengawali proses taubat yang sungguh sungguh.

2. An Nadamah (Penyesalan)

Setelah melalui proses pengakuan dan evaluasi semua kesalahan dan dosa, seseorang yang bertaubat hendaklan merasa menyesal dengan penyesalan yang mendalam atas semua dosa yang telah diakuinya, Hatinya dipenuhi rasa sesal dan malu di hadapan Allah SWT.

Baca Juga : Tasawuf Metode Pembersihan Jiwa dan Mendekatkan Diri kepada Allah SWT

Hati yang tidak menyesal dalam proses bertaubat adalah salah satu tanda hati yang mati, hatinya tidak menemukan rasa takut dan malu dihadapan Allah, bahkan justru merasa tenang meskipun dosanya telah menumpuk. Penyesalan yang mendalam di dalam hati adalah tanda taubat yang sesugguhnya.

3. Al Iqla’ (Memutus)

Iqla artinya memutus, seseorang yang bertaubat dan mengharapkan ampunan dari Allah SWT hendaklah memutus semua akses dan aktivitas maksiat dan dosa. Mengazam dengan kuat untuk tidak mengulangi lagi semua bentuk kemaksiatan yang pernah dilakukan. Serta semakin waspada untuk tidak terjerumus kembali kepada lembah dosa dan kemaksiatan.

Karena tanpa memutus rantai dan akses kemaksiatan, maka taubat seseorang dipastikan tidak akan konsisten dan mudah terjerumus kembali ke dalam dosa.

4. Berbuat kebaikan

Seseorang yang bertaubat dengan sungguh sungguh akan mengisi lembaran lembaran barunya dengan kebaikan, amal soleh dan hal hal positif. Dan salah satu tanda seseorang diterima taubatnya adalah dimudahkan dalam berbuat amal soleh dan kebaikan.

Demikianlah 4 cara taubat agar diampuni oleh Allah SWT yang dapat kami bagikan, manusia tidak akan luput dari kesalahan dan dosa, semoga tulisan kali ini bisa menjadi panduan agar kita mampu menggapai ampunan dari Allah SWT, semoga bermanfaat dan Allah bukakan pintu pintu ampunan-Nya kepada kita semua.

Komentar (0)

komentar terkini

Berita Terkait

1668410577248_1668410590

Saintek

Survei Terhadap Mahasiswa yang Telah Mengajukan Rencana Penghapusan Pinjaman Mahasiswa

SIAPBELAJAR.COM - Sekitar 73% peminjam pinjaman mahasiswa yang berpartisipasi dalam survei baru-baru ini terhadap 1.250 orang yang telah mengajukan atau diharapkan untuk mengajukan rencana penghapu
1658413147627_1658413118

Trending

Daftar Operator Paling Kencang di Indonesia

SIAPBELAJAR.COM - Pengguna smartphone saat ini dimanjakan dengan beragam produk perangkat telekomunikasi, termasuk kartu internet. Keberadaan kartu internet ini memampukan setiap orang untuk bersela
1658379727804_1658379757

Religi

4 Cara Taubat agar Diampuni Allah

SIAPBELAJAR.COM - Manusia tidak akan pernah luput dari khilaf dan dosa, baik dari dosa yang disengaja maupun dosa dosa yang tidak disengaja. Karena memang manusia diciptakan oleh Allah demikian, fitra