Tanaman hias lidah mertua atau Sansevieria salah satu tanaman yang menghasilkan Oksigen lebih banyak
SIAPBELAJAR.COM - Tak hanya mempercantik ruangan, deretan tanaman di dalam atau sekitar rumah juga dapat memberikan banyak manfaat bagi kesehatan. Terutama tanaman-tanaman yang bisa menghasilkan oksigen lebih banyak.
Penelitian menyebutkan, tanaman penghasil oksigen seperti lili paris, sirih gading hingga krisan dapat memberikan dampak positif bagi kesehatan seperti membersihkan udara dari racun penyebab risiko stroke, kanker dan penyakit jantung, hingga gangguan pernapasan.
Tanaman penghasil oksigen ini selain “membersihkan udara”, tentu saja bisa menjadi pemanis di rumah, apartemen, bahkan tempat kos sekalipun. Lalu apa saja tanaman yang bisa dipilih?
1. Sirih gading
Sirih gading atau Epipremnum aureummerupakan tanaman hias yang dapat tumbuh dengan menggunakan medium tanah maupun air. Tanaman penghasil oksigen ini dapat mempercantik setiap sudut ruangan dengan rumbai daun hijau kekuningannya yang khas.
Khasiat sirih gading untuk membersihkan udara bermanfaat untuk menghilangkan racun seperti formaldehida, xylene, toluene, benzene, dan karbon monoksida.
Baca Juga: Tiga Belas Wasiat untuk Para Guru
2. Bunga Krisan (Chrysanthemum)
Meskipun tanaman bunga krisan tidak terlalu dikenal spesial dalam menghasilkan oksigen, nyatanyaChrysanthemummemiliki manfaat untuk membersihkan VOC berbahaya di udara.
Penelitian yang dilakukan oleh NASA menunjukkan, bahwa krisan mampu menghilangkan 76.931 total mikrogram benzene dari udara dalam kurun waktu 24 jam.
Keunggulan lain dari krisan ini karena memiliki lebih banyak daun, sehingga dapat memproduksi oksigen jauh lebih tinggi daripada tanaman hias lainnya.
3. Lidah Mertua (Snake Palm)
Sansevieria trifasciata atau lidah mertua, termasuk ke dalam jenis tanaman hias yang menghasilkan banyak oksigen. Mengutip Balcony Garden, penelitian dari Universitas Naresuan, Thailand memvalidasi bahwa Sansevieria dapat menyerap karbon dioksida sebanyak 0,49 ppm/m3 pada ruangan tertutup.
Disebut tanaman CAM (crassulacean acid metabolism), Sansevieria bisa hasilkan oksigen dan menyerap karbon dioksida di malam hari bersama formaldehida, xilena serta toluena.
Baca Juga: Tips Merawat Kulit Berjerawat
4. Palem Kuning (Areca Palm)
Palem kuning atau Dypsis lutescens, merupakan jenis tanaman yang hias indoor dan sering dijadikan dekorasi ruangan seperti perkantoran, pusat perbelanjaan maupun rumah.
Secara biologis, palem kuning mempunyai kelebihan dalam menampung karbon dioksida, lalu melepaskan oksigen. Sama seperti Sansevieria, palem kuning juga bisa menetralkan bahan kimia berbahaya seperti benzena, formaldehida, xilena atau toluena.
5. Ficus
Daun yang rimbun menjadi salah satu daya tarik yang dimiliki oleh tanaman hias ficus. Tanaman hias ficus juga dikenal efektif untuk menjaga kelembapan udara di dalam ruangan.
Tetapi jika Bunda tertarik untuk memelihara tanaman hias satu ini, Bunda harus bersiap untuk melakukan perawatan sebaik mungkin. Sebab, tanaman hias picus membutuhkan paparan cahaya dan penyiraman teratur.
6. Peace lily
Tanaman hias peace lily dapat menjadi salah satu jenis tanaman hias yang cocok untuk para Bunda yang baru saja ingin memulai memelihara tanaman hias. Tanaman ini memiliki bentuk bunga yang mekar dan menyerupai bunga bakung. Tidak hanya itu, tanaman hias satu ini juga mampu menyejukkan udara dan menyerap racun.
7. Spider plant
Spider plant atau tanaman hias laba-laba menjadi salah satu jenis tanaman hias yang sangat mudah dirawat dan mudah diperbanyak lho, Bunda.
Tidak hanya itu, spider plant juga sangat baik untuk menyejukkan udara di dalam ruang karena mampu menyerap racunformaldehida dan xilen.
Share and Care
Share and Care
Share and Care
Share and Care
Keluarga
06 February 2024 - 19:51 wib
24 June 2023 - 10:37 wib
22 June 2023 - 07:26 wib
16 June 2023 - 10:54 wib
22 April 2023 - 14:27 wib