Sekjen Kemenag: Kantor Kemenag se-Indonesia Wajib Optimalkan Bank Syariah

Ayu Muhafilah

Penulis : Ayu Muhafilah

0

0

Religi
1659268782789_1659268881

Sekjen Kemenag RI, Nizar Ali

SIAPBELAJAR.COM - Sekretaris Jenderal Kementerian Agama RI, Nizar Ali mengimbau Kepala Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Agama se-Indonesia untuk menghadirkan Bank Syariah Indonesia dalam sistem penggajian Aparatur Sipil Negara (ASN).

"Ini sesuai dengan mandatori Peraturan Menteri Keuangan nomor 11 tahun 2016 di mana jika dalam sistem penggajian suatu instansi pemerintah menggunakan lebih dari satu bank, maka wajib terdapat Bank Syariah," terang Nizar.

Hal itu ia sampaikan dalam agenda evaluasi serapan anggaran Kementerian Agama tahun 2022 di Bandung, Sabtu (30/7/2022). Hadir dalam pertemuan tersebut, Ketua Forum Kepala Kanwil Kemenag Muhammad Tabrin, serta jajaran Kepala Kanwil Kemenag Provinsi se-Indonesia.

Sampai saat ini, ungkap Nizar, prosentase penggunaan Bank Syariah Indonesia (BSI) untuk penggajian karyawan pada Kanwil Kementerian Agama se-Indonesia secara komulatif baru mencapai angka 27 persen.

"Kita ini institusi agama tapi masih banyak yang belum mengutamakan perbankan syariah. Padahal ada prospek yang luar biasa yang dimiliki oleh perbankan syariah," ujarnya.

BSI diharapkan Bekerja sama dengan Perguruan Tinggi

"Saya melihat justru yang bermitra dengan bank syariah itu banyak dari perusahaan yang dikelola oleh saudara non-muslim. Hal ini disebabkan karena adanya prinsip-prinsip syariah yang dinilai sangat menguntungkan bagi nasabah, yakni akadnya," tutur Nizar.

Nizar mengungkapkan usulannya supaya BSI bisa bekerja sama dengan Rektor Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) se-Indonesia dalam hal pengelolaan keuangan kampus serta pengembangan Program Studi Perbankan Syariah.

Direktur Sales dan Distribusi BSI, Anton Sukarna berkata, saat ini perbankan syariah tumbuh sangat baik mencapai angka 10% dibanding bank konvensional yang hanya bertumbuh di angka 9,9%. "Ini menunjukkan bahwa perbankan syariah memiliki potensi yang sama kuatnya dengan perbankan konvensional," ujarnya.

"Presiden Jokowi pernah ber-statement supaya perbankan syariah menjadi sektor perbankan utama yang bukan hanya bermain dalam negeri saja, tapi juga secara global. Itulah mengapa tiga bank syariah BUMN sekarang bergabung menjadi satu Bank Syariah Indonesia supaya kami cukup kuat untuk bertanding di level nasional maupun internasional," jelas Anton.

Tag :
Kemenag
Komentar (0)

komentar terkini

Berita Terkait

1681114421698_1681114456

Saintek

PIP, Peningkatan Mutu Pembelajaran dan Pengentasan Kemiskinan Siswa Madrasah

SIAPBELAJAR.COM - Undang-Undang Dasar 1945 menekankan pentingnya sebuah pendidikan bagi setiap warga negara. Dengan jelas tertera bahwa setiap warga negara berhak memperoleh dan mengikuti pendidikan d
1676690555302_1676690572

Saintek

Catat, Ini Waktu Cetak Kartu Peserta Ujian Calon PPPK Kemenag

SIAPBELAJAR.COM - Seleksi calon Pegawai Pemerintah Dengan Perjanjian Kerja (CPPPK) Kementerian Agama formasi tahun anggaran 2022 segera memasuki tahap Seleksi Kompetensi. Para peserta diminta untuk
1676250150619_1676250164

Saintek

Kemenag Segera Penuhi Kebutuhan Guru MAN Unggulan

SIAPBELAJAR.COM - Sebanyak 36 Madrasah Aliyah Negeri (MAN) masih kekurangan 120 guru. Kementerian Agama akan memenuhi kebutuhannya, antara lain melalui skema pengangkatan Pegawai Pemerintah dengan Per
1675735280520_1675735296

Religi

Rakernas Kemenag Rekomendasikan Sembilan Strategi Kebijakan Outlook 2023

SIAPBELAJAR.COM - Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Kementerian Agama di Surabaya merekomendasikan sembilan strategi kebijakan program outlook 2003. Sembilan program outlook 2023 ini disusun tim Balitba
1675556286958_1675556314

Religi

Enam Pesan Menteri Agama dalam Rakernas Kemenag 2023

SIAPBELAJAR.COM - Kementerian Agama (Kemenag) menggelar Rapat Kerja Nasional (Rakernas) 2023. Rakernas yang digelar dua hari, 4-5 Februari 2023, ini mengangkat tema "Kerukunan Umat untuk Indonesia Heb