Daarul Falaah Pesantren di Lembah Gunung Galunggung

Ayu Muhafilah

Penulis : Ayu Muhafilah

0

0

Religi
1653912268771_1653912280

Pesantren Daarul Falaah dari Lembah Gunung Galunggung

Pesantren Daarul Falaah Sukasirna, Kecamatan Sukaratu, Kabupaten Tasikmalaya selalu dikaitkan dengan nama Pesantren Cihejo. Meskipun hampir 35 tahun lalu atau tepatnya 1987 sudah pindah ke Kampung Sukasirna

Cihejo sendiri merupakan nama kampung yang ada di Desa Sukaratu, Kecamatan Sukaratu, Kabupaten Tasikmalaya.

Baca juga : Pesantren Daarul Falaah Tasikmalaya, Metode Amstilati Belajar Kitab Kuning Cepat

Diungkapkan H. Dede, generasi pertama keturunan Pondok Pesantren Cihejo yang merupakan cikal bakal lahirnya Pondok Pesantren Daarul Falaah. Pesantren yang ia pimpin saat ini sudah berdiri sejak sebelum kemerdekaan Republik Indonesia

Dahulu, kata H. Ade, Pesantren Daarul Falaah berdiri di Kampung Cihejo sekitar 5 KM sebelah Utara Gunung Galunggung atau tepatnya di Desa Sukaratu, Kecamatan Sukaratu, Kabupaten Tasikmalaya

Pesantren ini didirikan oleh KH. Kholid Umar (Alm) beserta istrinya Hj. Nonim Koni’ah (Alm). KH. Kholid Umar sendiri merupakan salah satu pejuang di masa kemerdekaan RI dari pergerakan organisasi islam yang ada di Jawa Barat. Ia belajar islam dari para ulama yang kesolehannya sudah tidak diragukan salah satunya Mama Kudang

Pada 1983 KH. Kholid Umar beserta keluarga terpaksa harus hijrah karena situasi dan keadaan di kampunya saat itu sudah tidak kondusif dampak meletusnya Gunung Galunggung akhir tahun 1982. Ia pindah ke Kampung Kudang masih di daerah Sukaratu, lalu pindah lagi ke Panglayungan Mitra Batik Kota Tasik dari 1983 sampai 1987

Masih tahun 1987 ia kemudian pindah kembali ke kampung halamnya dahulu, bukanya ke Cihejo. Kata H. Dede, orangtuanya saat itu pindah ke kampung sebelahnya yaitu Kampung Sukasirna dan sampai sekarang

Pada masanya KH. Kholid Umar merupakan ulama kharismatik, pergerakannya konsisten dalam mempertahankan aqidah, ia dikenal oleh berbagai kalangan mulai dari pejabat dan pengusaha, lokal maupun nasional. Termasuk sampai saat ini diungkapkan H. Dede silaturahmi dengan keluarga Mayasari Grup masih terus terjalin dengan baik

KH. Kholid Umar wafat tahun 2002, sebelumnya Hj. Nonim Koni’ah terlebih dahulu meninggalkan beliau pada tahun 1999. Mereka berdua meninggalkan 6 orang anak salah satunya anak ke empatnya yaitu H. Dede Solahuddin, S.Pd.I

Pesantren Daarul Falaah terus berkembang di tengah-tengah masyarakat untuk menuju sebuah pesantren modern, dengan tidak meninggalkan agama sebagai pijakannya

Saat ini Pesantren Daarul Falaah sudah mendirikan pendidikan formal mulai tingkat usia dini sampai menengah kejuruan. RA 2009, PAUD 2013, SMP 2012 dan SMK berdiri pada tahun 2016

Anggota Forum Silaturahmi Anak Bangsa

Sebagai anak dari salah satu pejuang kemerdekaan yang pergerakannya diakui pemerintah, H. Dede Solahudin tergabung pada keanggotaan Forum Anak Bangsa.

Menurut H. Dede, di forum ini ia bisa bersilaturahmi dengan para keturunan pejuang di seluruh Indonesia, memahami makna persatuan dalam rangka mempertahankan keutuhan NKRI

Berbagi informasi seputar perkembangan Indonesia baik melalui Grup WA, silaturahmi antar individu hingga pertemuan nasional yang diselenggarakan negara melalui kementrian terkait ia lakukan dan aktif mengikutinya sampai saat ini

“Forum Silaturahmi Anak Bangsa (FAB) sebagai sarana napak tilas untuk melanjutkan para orang tua kita dalam rangka menjaga keutuhan Negara Republik Indonesia yang dilandasi Pancasila dan UUD 1945” tegas H. Dede

Baca juga : Mengenal Metode Amtsilati

Komentar (0)

komentar terkini

Berita Terkait

1656660040439_1656660072

Saintek

Kata Santri di Indonesia

<!-- /* Font Definitions */ @font-face {font-family:"Cambria Math"; panose-1:2 4 5 3 5 4 6 3 2 4; mso-font-charset:1; mso-generic-font-family:roman; mso-fo
1653912268771_1653912280

Religi

Daarul Falaah Pesantren di Lembah Gunung Galunggung

Pesantren Daarul Falaah Sukasirna, Kecamatan Sukaratu, Kabupaten Tasikmalaya selalu dikaitkan dengan nama Pesantren Cihejo. Meskipun hampir 35 tahun lalu atau tepatnya 1987 sudah pindah ke Kampung
1653910398897_1653910416

Religi

Pesantren Daarul Falaah Tasikmalaya, Metode Amtsilati Belajar Kitab Kuning Cepat

Ponpes Daarul Falaah, Sukasirna, Kecamatan Sukaratu, Kabupaten Tasikmalaya punya metode cepat agar santri-santrinya bisa menguasai kitab Kuning. Yakni dengan metode Amtsilati sebuah metode praktis mem