Menkeu: Target Penerimaan Pajak RAPBN 2023 Dirancang dengan Hati-Hati

Ayu Muhafilah

Penulis : Ayu Muhafilah

0

0

Ekonomi
1661909899136_1661909916

Ilustrasi pajak

SIAPBELAJAR.COM - Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati mengatakan target penerimaan pajak dalam Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) tahun anggaran 2023 dirancang dengan hati-hati dan dengan tingkat kewaspadaan tinggi. Hal itu disebabkan untuk menahan risiko resesi ekonomi global yang meningkat.

“Pada saat yang sama, berbagai langkah reformasi perpajakan dengan pemberlakuan UU HPP, serta perbaikan dan penyederhanaan layanan pembayaran pajak diharapkan akan terus menjaga kesinambungan penerimaan pajak negara. Instrumen perpajakan harus terus digunakan juga sebagai insentif di dalam mendorong pertumbuhan dan investasi,” kata Menkeu dalam Rapat Paripurna DPR RI ke-3 Masa Persidangan I Tahun Sidang 2022-2023, Selasa (30/08).

Selain optimalisasi penerimaan pajak, Menkeu mengatakan pemerintah juga terus berupaya lebih baik dalam mengelola Pendapatan Negara Bukan Pajak (PNBP).

“Upaya peningkatan inovasi dan kualitas layanan yang menghasilkan PNBP Kementerian/Lembaga dan BLU harus terus diprioritaskan dan diperbaiki dengan perbaikan regulasi, administrasi, dan sinergi antar-Lembaga,” ujar Menkeu.

Selain dari sisi penerimaan perpajakan, belanja pemerintah juga menjadi fokus utama pemerintah dalam RAPBN 2023. Oleh karena itu, Menkeu mengungkapkan bahwa belanja pemerintah pada RAPBN 2023 juga benar-benar dirancang dengan baik sehingga lebih efisien, produktif, dan menghasilkan multiplier effect yang kuat terhadap perekonomian, serta secara efektif dapat meningkatkan kesejahteraan rakyat.

“RAPBN Tahun 2023 sisi belanja ditujukan untuk: Meningkatkan kualitas belanja yang lebih efisien, efektif, dan produktif yaitu melalui spending better; Meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia; Melanjutkan pembangunan infrastruktur prioritas; Melanjutkan reformasi birokrasi; Mendukung pelaksanaan revitalisasi industri; dan mengembangkan ekonomi hijau,” pungkas Menkeu

Komentar (0)

komentar terkini

Berita Terkait

1675555592751_1675555697

Ekonomi

Menkeu: APBN Mendukung Pemilu

SIAPBELAJAR.COM - Pemilihan Umum (Pemilu) adalah wujud dari sistem demokrasi yang sudah disepakati Indonesia. Hal ini disampaikan oleh Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati pada Kuli
1673131354409_1673131369

Ekonomi

Menkeu, Belanja Negara Tahun 2022 Tumbuh Positif

SIAPBELAJAR.COM - APBN 2022 telah bekerja keras sebagai shock absorber untuk melindungi masyarakat dan menjaga momentum pemulihan ekonomi nasional. Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati meng
1664688811034_1664688834

Ekonomi

Kick Off Peringatan HORI ke-76, Menkeu Imbau Seluruh Jajaran Kementerian Keuangan untuk Sigap

SIAPBELAJAR.COM - Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati meminta agar seluruh jajaran di Kementerian Keuangan dapat dengan pandai dan selalu sigap mengidentifikasi berbagai tantangan ke depan
1663301850779_1663301928

Ekonomi

Direktorat Jenderal Perimbangan Keuangan Gelar Lomba Bedah Data APBD 2022

SIAPBELAJAR.COM - Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati menyampaikan pentingnya mengelola data dan informasi yang terintegrasi baik dalam kegiatan pengelolaan Anggaran Pendapatan Belanja Neg
1662429314439_1662429387

Ekonomi

Tangani Dampak Inflasi, Wamenkeu: Pemda Anggarkan 2% DTU Untuk Belanja Wajib Perlinsos

SIAPBELAJAR.COM - Wakil Menteri Keuangan (Wamenkeu) Suahasil Nazara mengatakan Pemerintah Daerah akan menganggarkan belanja wajib perlindungan sosial sebesar 2 persen dari Dana Transfer Umum (DTU). Ha