SIAPBELAJAR.COM - Sekitar 20.000 tempat tambahan universitas
untuk kelompok yang kurang terwakili akan didanai di bawah Anggaran Federal
Australia 2022.
Kelompok yang kurang terwakili akan didukung untuk
melanjutkan studi di bidang yang sangat diminati, seperti pendidikan, kesehatan
dan teknologi.
Pemerintah mengatakan bahwa pihaknya akan
menghabiskan hingga $485,5 juta atau setara Rp 7,5 triliun untuk menyediakan
tempat-tempat ini selama empat tahun ke depan.
Tempat tambahan akan tersedia di 42 perguruan
tinggi, dengan sebagian besar tempat akan dialokasikan untuk pendidikan sebanyak
4.036 tempat, diikuti oleh tenaga kesehatan sebanyak 2.740 tempat, keperawatan sebanyak
2.600 tempat, teknologi informasi sebanyak 2.275 tempat dan teknik sebanyak 1.738
tempat.
Badan yang mewakili sektor universitas, Universities Australia menyambut baik
keputusan untuk mengalokasikan tempat tambahan untuk mengatasi kekurangan
keterampilan.
Kesempatan
Melanjutkan Studi ke Universitas
Kepala Eksekutif Universities
Australia, Catriona Jackson mengucapkan selamat kepada pemerintah karena
mengikuti komitmennya untuk menawarkan kesempatan yang lebih banyak kepada orang
Australia untuk melanjutkan studi ke universitas.
“Pendidikan universitas merupakan tujuan besar untuk
kebaikan, menyiapkan orang untuk karir yang memuaskan dan membuka peluang yang
tidak akan mereka miliki. Tempat-tempat tambahan ini akan memastikan lebih
banyak orang Australia mendapat manfaat dari pendidikan kelas dunia,” kata
Jackson.
Permintaan
Penempatan di Bidang Klinis
Sebelumnya, Universities
Australia telah meminta penempatan lebih banyak di bidang klinis sehingga
siswa dalam studi kesehatan dapat menerima kualifikasi yang diperlukan dan
melanjutkan pendaftaran profesional.
Kata
Group of Eight (Go8)
Group
of Eight (Go8) juga memuji komitmen pemerintah untuk
mendanai tambahan 20.000 tempat, dengan mengatakan bahwa dengan melakukan itu
pemerintah mengakui peran universitas kelas dunia Australia dalam mengatasi
kekurangan keterampilan di negara itu.
Kepala Eksekutif Go8, Vicki Thomson mengatakan bahwa
universitas mengajarkan keterampilan lanjutan yang dibutuhkan negara. Dia pun menunjukkan
bahwa sembilan dari sepuluh pekerjaan di masa depan akan membutuhkan gelar
tersier.
“Tempat-tempat baru ini akan ditargetkan ke area
prioritas nasional universitas kami yang akan memberikan kualitas dan kuantum
yang dibutuhkan untuk negara yang lebih berdaulat dari dokter, insinyur dan
lulusan TI serta melatih pendidik kami di masa depan,” kata Thomson.
Komitmen
Go8 untuk Pendidikan di Australia
Dia menambahkan bahwa Go8 akan lebih bekerja sama
dengan pemerintah untuk menawarkan lebih banyak kesempatan pendidikan bagi
semua orang di Australia dan membantu lulusan untuk memenuhi permintaan pasar
tenaga kerja sehingga dapat berkontribusi pada kemakmuran ekonomi negara di
masa depan.
TAFE
dan Tempat Pendidikan Kejuruan
Pemerintah juga mengatakan akan menyediakan 180.000
TAFE (Technical and Further Education)
gratis dan tempat pendidikan kejuruan di seluruh Australia untuk mendukung
industri yang membutuhkan pekerja terampil.
Tempat-tempat ini akan dikirim di daerah-daerah yang
mengalami kekurangan keterampilan, seperti perawatan, perhotelan, pariwisata,
konstruksi, teknologi, pertanian dan lain-lain.
Saintek
Saintek
Saintek
Saintek
Saintek
16 April 2026 - 14:13 wib
16 April 2026 - 14:12 wib
16 April 2026 - 14:12 wib
13 April 2026 - 20:43 wib
13 April 2026 - 20:31 wib