Mediana.id - Program One Pesantren One Product (OPOP) 2023 kembali membuka pelatihan dan magang bagi pesantren-pesantren di Jawa Barat. Kegiatan ini dilakukan secara virtual dan diikuti oleh 2.174 peserta dari berbagai daerah.
Acara pembukaan magang OPOP 2023 secara virtual ini dibuka oleh Wakil Gubernur Jawa Barat Uu Ruzhanul Ulum pada Senin (13/12/2022). Dalam sambutannya, Pak Uu mengatakan bahwa program OPOP 2023 bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan pesantren melalui pemberdayaan ekonomi.
“Perekonomian sangat penting untuk segalanya, termasuk mengelola pendidikan, mengelola lembaga, dalam mengembangkan agama," ucap Pak Uu.
Pak Uu juga berharap para peserta magang OPOP 2023 bisa memanfaatkan kesempatan ini untuk belajar dari pesantren-pesantren yang menjadi role model dalam bidang usaha. Ia juga menekankan pentingnya membangun jaringan yang kuat antara pesantren-pesantren.
"Saya juga berharap para pelaku OPOP ini harus mampu membuka jejaring, membangun network yang jelas, memiliki jaringan yang kuat, apalagi network ini dibangun dari pesantren ke pesantren," tuturnya.
Pelatihan dan magang program OPOP 2023 tersebut terdiri dari dua kategori usaha, yakni startup yang berjumlah 1.079 pesantren dan scale up berjumlah 1.095 pesantren. Peserta akan magang di 13 pesantren yang menjadi role model dalam bidang usaha seperti pertanian, perikanan, peternakan, kuliner, kerajinan, dan lain-lain.
Program OPOP 2023 merupakan salah satu program unggulan Pemerintah Provinsi Jawa Barat yang bertujuan untuk menciptakan produk-produk berkualitas dari pesantren-pesantren di Jawa Barat. Program ini juga diharapkan bisa meningkatkan kemandirian dan kontribusi pesantren dalam pembangunan daerah.
Religi
Religi
Religi
Religi
Share and Care
16 April 2026 - 14:13 wib
16 April 2026 - 14:12 wib
16 April 2026 - 14:12 wib
13 April 2026 - 20:43 wib
13 April 2026 - 20:31 wib