Keren! Wisata Halal Indonesia Raih Peringkat ke-2 2022

Ayu Muhafilah

Penulis : Ayu Muhafilah

0

0

Ekonomi
1654339132461_1654339147

Pariwisata RI Raih Peringkat ke-2 dalam Global Travel Muslim Index 2022

Pariwisata Indonesia tercatat naik dua peringkat menjadi posisi kedua dalam The Global Travel Muslim Index (GTMI) 2022. Hal tersebut menunjukkan bahwa Indonesia memiliki potensi yang serta daya saing wisata halal di dunia. Founder & CEO Crescentrating & Halaltrip, Fazal Bahardeen, dalam Halal in Travel Global Summit 2022 di Singapura pada Rabu (01/6) mengumumkan capaian tersebut di hadapan delegasi Indonesia yang dipimpin langsung Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno.

Baca juga: BUM-Pes untuk Kemandirian Ekonomi Pesantren

“Indonesia naik peringkat ke ranking kedua setelah tahun sebelumnya di peringkat keempat,” katanya, dalam rilis yang dilansir Kompas.com, Kamis (2/6). Indonesia mengalahkan posisi Arab Saudi di peringkat ketiga, Turki posisi keempat, dan Uni Emirates Arab di posisi kelima. Sementara itu, posisi pertama ditempati negara Malaysia.

Konsep pengembangan pariwisata halal Indonesia sendiri merupakan konsep wisata yang bertujuan untuk memenuhi kebutuhan dan pengalaman wisata muslim. Konsep itu diantaranya: layanan makanan dan minuman halal, fasilitas ibadah berkualitas, toilet bersih dengan air memadai, bebas dari islamophobia, memberi nilai manfaat sosial, memberikan pengalaman unik bagi wisatawan muslim, dan bebas dari aktivitas non halal.

Menparekraf menyampaikan harapannya agar peringkat baru wisata halal di Indonesia dapat meningkatkan potensi pasar serta membawa kepulihan ekonomi. "Kami berharap penghargaan ini akan membawa kepulihan, membuka lapangan kerja dan Insya Allah memulihkan ekonomi lewat halal tourism," kata Sandiaga.

Meningkatkan Ekonomi Umat

Optimisme tersebut disampaikan Sandiaga, merujuk besarnya potensi pasar wisata halal. Data menunjukkan bahwa pada tahun 2019, umat Islam di seluruh dunia menghabiskan total 2,02 triliun dollar AS untuk belanja makanan, kosmetik farmasi, fesyen, travel, dan rekreasi. Sementara, pasar muslim global diperkirakan akan tumbuh hingga 2,4 triliun dollar AS pada tahun 2024. Pengeluaran terbesar bagi konsumen muslim yang melakukan wisata adalah pada makanan dan minuman yang bersifat halal.

"Menurut saya kita harus menciptakan peluang-peluang usaha berbasis halal tourism. Ada beberapa destinasi (wisata) yang kita unggulkan seperti Aceh, Sumatera Barat, Jawa Barat, Lombok, dan Kalimantan Selatan sebagai destinasi unggulan," ujarnya.

Ia mengatakan, Kemenparekraf telah menyusun kebijakan terkait pariwisata halal. Namun, Sandiaga menekankan bahwa wisata halal bukan berarti Islamisasi wisata atraksi melainkan memberi layanan tambahan terkait dengan fasilitas, turis, atraksi, dan aksesibilitas untuk memenuhi pengalaman dan kebutuhan para wisatawan muslim yang melakukan aktivitas wisata agar mendapatkan pengalaman yang unik dan memberi nilai manfaat bagi para wisatawan.

Komentar (0)

komentar terkini

Berita Terkait

1682510796887_1682510811

Trending

Fenomena Suhu Panas di Indonesia Mulai Menurun

SIAPBELAJAR.COM - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyampaikan fenomena suhu panas yang terjadi di Indonesia dalam beberapa hari terakhir sudah mulai turun."Suhu panas di Indonesi
1772528203688_1772528261

Trending

BMKG Terbitkan Peringatan Dini: Cuaca Ekstrem Mengancam hingga Pertengahan Maret

JAKARTA – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini cuaca ekstrem yang diprediksi akan melanda sebagian besar wilayah Indonesia selama periode awal Ma
1772527336693_1772527344

Trending

Langit Indonesia Dihiasi "Blood Moon": Gerhana Bulan Total 3 Maret 2026

JAKARTA – Masyarakat di seluruh wilayah Indonesia hari ini berkesempatan menyaksikan fenomena astronomi langka, yakni Gerhana Bulan Total atau yang sering dijuluki sebagai Blood Moon. Fenomena i
1691649322698_1691649332

Ekonomi

Industri Otomotif Indonesia Bersinar, Peringkat 11 Dunia dalam Produksi Kendaraan Bermotor

Mediana.id - Indonesia berhasil meningkatkan produksi dan penjualan kendaraan bermotor di tahun 2022. Menurut data dari Organisasi Pabrikan Otomotif Internasional (OICA), Indonesia menempati peringkat
Panglima Lantik Perwira_1691646949

Share and Care

PANGLIMA TNI LANTIK 383 PERWIRA

Mediana.id - Panglima TNI Laksamana Yudo Margono melantik 383 perwira remaja TNI yang terdiri dari 33 perwira prajurit sukarela dinas pendek (PSDP) penerbang dan 350 perwira prajurit karier TNI pada R