Banyaknya notifikasi pesan di aplikasi saat work from home, terkadang menimbulkan gejala kelelahan yang terus menerus.
SIAPBELAJAR.COM - Berkirim pesan melalui texting di berbagai platform aplikasi perpesanan adalah hal biasa dan lumrah di era digital ini, bahkan menjadi sebuah kebutuhan karena teknologi berhasil merubah berbagai kebiasaan di berbagai sisi kehidupan.
Lalu, munculah istilah yang bernama WFH, kependekan dari Work From Home alias bekerja dari rumah. Di mana pekerja tak perlu lagi datang ke kantor dan bertatap muka dengan para pekerja lainnya secara fisik.
Work From Home
Bagi pekerja paruh waktu, istilah WFH ini sudah tidak asing lagi, karena secara praktek WFH sudah lama diterapkan oleh berbagai para pekerja berbagai jenis profesi misalnya penulis, design grafis, voice over, periklanan dan lain-lain.
Remote working atau kerja adalah istilah yang dikenal sebelumnya, yang membedakan barangkali hanyalah peraturan perusahaan tempat mereka bekerja.
Ada yang menerapkan 9 to 5, 8 to 4 atau ada juga yang berpatokan pada Yang Penting Kerjaan Selesai, dengan kata lain pekerjaan dilakukan dengan baik, dengan hasil memuaskan dan sesuai tenggat waktu yang ditetapkan perusahaan/klien namun tidak terikat pada jam kantor.
Kelebihan bekerja dari rumah memberikan waktu yang fleksibel bagi para pekerja untuk memberikan keseimbangan hidup yang lebih baik dan punya kebebasan.
Baca juga: Viral di TikTok, Ini Cara Buat Video Elon Musk Berbicara Lewat Elontalks
Di sisi lain juga memberikan keuntungan bagi perusahaan karena biaya operasional menurun, kepuasan kerja meningkat dan terhindar dari gangguan lingkungan kerja yang terkadang terjadi rivalitas yang berakhir buruk.
Walaupun demikian, WFH juga memiliki kekurangannya seperti banyaknya gangguan kerja, motivasi kerja yang menurun, biaya rumah meningkat, monitoring kerja yang lemah, dan tekanan pekerjaan yang juga tak kalah merisaukan akibat miskomunikasi, bahkan kelelahan hebat akibat terlalu sibuk dengan dunia texting, sehingga munculah sebuah syndrome yang bernama Texting Fatigue
Texting Fatigue
"Saya adalah orang yang selalu langsung membalas pesan, tetapi saya tidak suka memberikan tanggapan yang panjang, singkat saja asal maksudnya sudah sampai, ya udah! Cape kalo bertele-tele," ungkap Dewi seorang freelancer di salah satu perusahaan di Jakarta yang kerja remote dari daerah Sragen, Jawa Timur.
Namun, keluhan datang dari seorang karyawati, sebut saja namanya Dhea. Dhea bercerita ketika ia mengirim SMS, mengirim email, atau bahkan menanggapi DM, seperti merasakan gelombang kecemasan yang dirasakannya selalu mengalir di urat nadinya.
"Apa yang dulunya merupakan bagian normal dari rutinitas saya, sekarang menjadi sesuatu yang saya takuti. Dapat pesan cemas, nggak balas pesan orang cemas, mengabaikan cemas, meladeni malas, kadang saya ingin mematikan hape seharian tapi nggak bisa juga kan harus komunikasi," aku Dhea.
Bisa dipastikan Dhea adalah orang yang mengalami Texting Fatigue.
"Orang akan beda kan persepsinya, baca tulisan syukur sama syukurin aja, jika diterima dengan perasaan yang gimana gitu!" kata dia.
Texting Fatigue, secara sederhananya adalah mengacu pada perasaan lelah ketika kita berpikir untuk merespons atau menanggapi pesan yang kita terima, baik melalui SMS, DM instagram,. Messenger, Telegram, WhatsApp dan lain-lain.
Berbagai pertemuan yang seharusnya tatap muka secara langsung kini menjadi online, komunikasi yang biasanya face to face sehingga dapat membaca bahasa tubuh kini tergantikian dengan berbagai aplikasi pesan singkat.
Alhasil, notifikasi-pun menjadi lebih sering terdengar dan kita lebih aktif berkomunikasi di dunia texting hingga rapat virtual untuk bekerja.
Ponsel yang lebih sering berbunyi meskipun disilent masih ada getar dengan masifnya komunikasi melalui texting di berbagai aplikasi pengirim pesan yang seolah-olah menuntut untuk cepat dibalas karena kita selalu online, sehingga seseorang merasakan kelelahan dan rasa cemas.
Hindarkan Tekxting Fatigue
Kelelahan dan rasa cemas tentunya berpotensi menimbulkan kecemasan yang tidak baik untuk kesehatan mental.
Maka, lakukan cara-cara ini agar kita terhindar dari Texting Fatigue adalah dengan:
Semoga bermanfaat dan selamat beraktivitas Sobat Siapbelajar.com! Bekerja di mana pun yang penting tetap jaga kesehatan, terutama kesehatan mental kita biar tetap berdedikasi dan berprestasi.
Share and Care
Share and Care
Share and Care
Saintek
Saintek
06 February 2024 - 19:51 wib
24 June 2023 - 10:37 wib
22 June 2023 - 07:26 wib
16 June 2023 - 10:54 wib
22 April 2023 - 14:27 wib