Bahan Alam untuk Pengobatan, Otomatis Aman ?

Ayu Muhafilah

Penulis : Ayu Muhafilah

0

0

Keluarga
1656411001590_1656411023

Ilustrasi - Proses penemuan dan pengembangan obat dari bahan alam membutuhkan waktu lama dan proses panjang

SIAPBELAJAR.COM – Sebagian masyarakat menilai bahan-bahan alam yang digunakan untuk pengobatan sudah pasti aman. Tinggal petik, langsung konsumsi. Soal dosis tak perlu diperhatikan, karena keamanannya sudah terjamin. Benarkah?

Ternyata salah. Guru Besar Fakultas Farmasi Universitas Padjadjaran, Prof. Muhaimin, menegaskan, walaupun bahan yang digunakan untuk pengobatan berbasis alam, namun untuk dosis harus tetap diperhatikan.

Baca jugaApa Itu Voice Over? Ngoceh 15 Menit Honor 15 Juta

Menurutnya, hingga saat ini masih banyak masyarakat yang menggunakan ekstrak dari bahan alam dengan cara direbus untuk pengobatan. Padahal, tidak semua zat yang terlarut dalam air itu bermanfaat bagi tubuh, malah bisa jadi sebaliknya.

Ada kemungkinan bahan yang bersifat racun. Kalau terlalu banyak, bahan-bahan yang bersifat racun itu akan menumpuk dalam tubuh.

Diakui, Indonesia memiliki keanekaragaman hayati yang berpotensi untuk dijadikan sebagai sumber obat. Namun, proses penemuan dan pengembangan obat dari bahan alam membutuhkan waktu lama dan proses panjang, meliputi penelitian, pengembangan, uji klinis, proses pengakuan dari badan yang berwenang, hingga pemasaran.

“Dalam penemuan bahan alam mebutuhkan waktu yang tidak singkat. Jadi untuk menemukan obat sampai dipasarkan membutuhkan waktu sekitar 15 tahun dengan tahapan-tahapan yang harus dilalui,” ujar Prof. Muhaimin.

Kapan Konsumsi Obat Herbal?

Kendati sebagian besar bahan alami yang dijadikan obat herbal aman untuk dikonsumsi, namun bukan berarti tak berefek samping. Untuk itu, pastikan produk herbal telah terdaftar di BPOM RI dan periksa tanggal kedaluwarsanya.

Ketahui juga bahwa tidak semua orang boleh mengonsumsi obat herbal. Ibu hamil dan menyusui, orang yang akan menjalani operasi atai dengan kondisi medis tertentu, disarankan tidak mengonsumsi obat herbal.

Jika sedang menggunakan obat lain, penting memerhatikan dosis dan waktu mengonsumsinya. Obat-obatan herbal jangan diminum sebelum obat medis untuk menghindari risiko interaksi senyawa kimia. Sebaiknya dikonsumsi 1-2 jam setelah obat medis. ***

Komentar (0)

komentar terkini

Berita Terkait

1690509825517_1690509834

Share and Care

Penyebab Sudah Makan Banyak Tapi Tetap Kurus

Mediana.id - Banyak orang yang berusaha menurunkan berat badan dengan mengurangi porsi makan atau menghindari makanan tertentu. Namun, ada juga orang yang mengeluhkan sulit menambah berat badan meski
1690964486294_1690963946

Share and Care

Pentingnya Meminum Air Putih

Mediana.id - Minum air putih adalah salah satu kebiasaan sehat yang perlu dilakukan oleh setiap orang. Air putih memiliki banyak manfaat bagi kesehatan tubuh, mulai dari mencegah dehidrasi, menjaga ke
1690857527448_1690856965

Share and Care

manfaat infused water

Mediana.id - Infused water adalah minuman yang terbuat dari air putih yang dicampur dengan buah-buahan, sayuran, herbal, atau rempah-rempah. Minuman ini memiliki rasa yang segar dan menyenangkan, sert
Manfaat Sarapan_1690368157

Share and Care

7 Manfaat Sarapan Pagi yang Mungkin Anda Belum Tahu

Mediana.id - Sarapan pagi adalah salah satu kebiasaan sehat yang sering diabaikan oleh banyak orang. Padahal, sarapan pagi memiliki banyak manfaat bagi kesehatan tubuh dan pikiran Anda. Berikut adalah
Indonesia Peringkat Kedua TBC Dunia_1689807227

Share and Care

Indonesia Masih Jadi Negara dengan Kasus TBC Terbanyak Kedua di Dunia

Mediana.id - Tuberkulosis (TBC) adalah penyakit menular yang disebabkan oleh bakteri Mycobacterium tuberculosis. Penyakit ini biasanya menyerang paru-paru, tetapi juga bisa menginfeksi organ tubuh lai