LSF berkomitmen meningkatkan literasi kepada penonton agar lebih bijak dalam memilah dan memilih tontonan
SIAPBELAJAR.COM – Lembaga Sensor Film (LSF) berkomitmen meningkatkan
kesadaran masyarakat melakukan Budaya Sensor Mandiri agar penonton semakin
sadar untuk memilah dan memilih tontonan sesuai dengan usianya.
Ketua LSF, Rommy Fibri Hardiyanto, mengatakan, pihaknya bersama berbagai pemangku kepentingan sudah satu suara untuk menggencarkan budaya sensor mandiri. Kali ini, LSF bersama Gabungan Pengusaha Bioskop Seluruh Indonesia (GPBSI) sepakat untuk bersama membangun kesadaran masyarakat dalam memilah dan memilih tontonan.
Menurut Rommy, LSF dan GPBSI memiliki komitmen untuk berkolaborasi dalam meningkatkan literasi kepada penonton agar lebih bijak dalam memilah dan memilih tontonan. Beberapa hal yang akan dilakukan adalah membuka akses seluas-luasnya kepada masyarakat untuk mendapatkan informasi terkait film yang akan tayang atau akan ditonton melalui Panduan Film LSF.
Panduan Film LSF ini dapat diakses melalui laman LSF yaitu www.lsf.go.id, media sosial LSF, dan dapat diperoleh secara langsung di beberapa gedung bioskop. LSF juga berencana menempatkan beberapa media publikasi dan informasi di beberapa gedung bioskop seperti banner dan sejenisnya sebagai sumber informasi dan edukasi terkait dengan Budaya Sensor Mandiri.
“LSF sebelumnya juga sudah memberi imbauan kepada pengelola bioskop supaya lebih ketat dalam pengawasan agar tidak ada anak kecil di bawah umur yang masuk dan ikut serta menyaksikan film yang tidak sesuai dengan usia mereka,” tutur Rommy dalam konferensi pers yang digelar secara luring di Jakarta (27/7).
Ketua GPBSI, Djonny Syafruddin, menyatakan kesiapannya untuk mendukung Gerakan Nasional Budaya Sensor Mandiri yang telah dicanangkan LSF. “Saya minta dukungan dari media dan masyarakat untuk bisa ikut berpartisipasi menyosialisasikan budaya baik ini,” ucapnya.
Ia menambahkan, pihaknya akan melakukan edukasi secara
periodik kepada para staf di bioskop supaya dapat menjalankan aktivitas tanpa
menyalahi aturan, namun dengan tetap mengedepankan pelayanan prima.
Pihak pengelola bioskop selama ini sudah melakukan berbagai
cara untuk memberikan informasi terkait film dan penggolongan usia penontonnya
melalui berbagai media. Di antaranya menayangkan telop, tayangan singkat
yang berisi informasi mengenai film seperti judul, durasi, nomor Surat Tanda
Lulus Sensor (STLS) dan tentu saja peruntukkan usianya.
Selain itu, petugas lapangan yang bertugas, baik dari pembelian karcis hingga masuk studio, kerap mengingatkan dan mengimbau penonton untuk tidak membawa anak di bawah umur saat menonton.
Trending
Trending
Trending
Trending
Share and Care
06 February 2024 - 19:51 wib
24 June 2023 - 10:37 wib
22 June 2023 - 07:26 wib
16 June 2023 - 10:54 wib
22 April 2023 - 14:27 wib