SIAPBELAJAR.COM - Pangan merupakan salah satu kebutuhan pokok yang sangat penting dalam kehidupan manusia. Tidak mengherankan jika semua negara baik negara maju maupun berkembang selalu berusaha menyediakan suplai pangan yang cukup, aman dan bergizi. Penyediaan pangan tersebut berpacu dengan upaya pemenuhan jumlah dan mutu, termasuk di dalamnya keamanan, sehingga penggunaan berbagai metode atau teknologi memerlukan kehati-hatian dan ketepatan.
Terdapat banyak cara pengolahan pangan yang dapat memberikan perlindungan terhadap pangan yang akan dikonsumsi antara lain pengeringan, pasteurisasi, pembekuan, pengasinan atau penambahan bahan tambahan pangan.
Apa itu iridiasi?
Iradiasi adalah salah satu cara fisik seperti pemanasan dan pembekuan atau pendinginan, yang dapat digunakan untuk mengawetkan atau memperpanjang daya awet bahan makanan.
Iradiasi pada bahan pangan menggunakan energi elektromagnetik tertentu, yaitu energi dari radiasi pengion. Salah satu bentuk sinar pengion adalah Sinar X, yang ditemukan pada tahun 1895.
Radioaktivitas dan radiasi pengion berkaitan erat dengan penggunaan sinar alfa, beta, dan delta. Sinar delta paling banyak digunakan di dalam proses pengolahan pangan, karena mempunyai daya tembus yang paling besar.
Kelebihan Iradiasi
Kelebihan menggunakan teknik iradiasi dibandingkan dengan teknik lainnya dalam pengawetan bahan pangan, sebagaimana dikemukakan oleh Winarno dan Fardiaz (1984) adalah sebagai berikut:
1. Bahan pangan tetap dalam keadaan semula.
2. Kenaikan suhu bahan yang disterilkan tidak akan melebihi 4°C jika digunakan iradiasi pada dosis biasa.
3. Bahan yang disterilisasi dapat ditempatkan di dalam wadah seperti kaleng, alumunium, bahkan plastik. 4. Zat-zat atau bahan yang rusak jika disterilkan dengan panas.
Keluarga
06 February 2024 - 19:51 wib
24 June 2023 - 10:37 wib
22 June 2023 - 07:26 wib
16 June 2023 - 10:54 wib
22 April 2023 - 14:27 wib