Wawancara merupakan salah satu tahap perekrutan calon pekerja di sebuah perusahaan, tahap ini menjadi sangat krusial di dunia kerja, terlebih bagi kamu yang benar-benar membutuhkan pekerjaan dan serius melamar pada perusahaan yang kamu maksud.
Untuk itu ada banyak hal yang harus kamu perhatikan, terutama bagi kamu yang merupakan fresh graduate dan belum memiliki banyak pengalaman panggilan wawancara kerja.
Baca juga: Baca juga:Jangan Diabaikan! Berikut Gejala Awal Infeksi Cacar Monyet
Jangan lewatkan kesempatan penting ini, karena ketika kamu mendapat panggilan wawancara, artinya kamu berhasil melewati rivalitas dengan pelamar kerja lainnya yang tidak diberi kesempatan wawancara.
Komunikasi Dua Arah
Kamu harus memahami bahwa proses wawancara merupakan diskusi dan komunikasi dua arah. Proses wawancara ini bisa menjadi titik tolak awal langkahmu mencapai tujuan karir yang kamu inginkan. Bila diberi kesempatan untuk bertanya, maka gunakan kesempatan ini sebaik mungkin dengan pertanyaan-pertanyaan yang impressif, sekalipun kamu telah mengetahui jawabannya.
Dengan demikian, informasi tentang perusahaan bisa kamu ketahui lebih banyak lagi. Saat wawancara adalah saat yang tepat bagi kamu bertanya langsung dari perekrut yang mengenal seluk-beluk perusahaan.
Lakukan Riset
Pihak perusahaan tentunya ingin tahu sejauh mana kamu mempersiapkan diri untuk bekerja. Dengan menunjukkan bahwa kamu punya wawasan tentang perusahaan tersebut, pewawancara pastinya akan lebih yakin bahwa kamu sangat berminat dan merupakan salah satu kandidat terbaik yang akan memberikan kontribusi pada perusahaannya.
Karena itu lakukan riset terlebih dahulu bahkan sejak mengirimkan berkas lamaran, ketahui banyak informasi tentang perusahaan yang dimaksud, dengan mempelajari bidang industri yang dikembangkan oleh perusahaan, portofolio, tujuan yang ingin dicapai oleh perusahaan, bahkan misi dan visi perusahaan setidaknya kamu ketahui secara umum.
Semua informasi mengenai hal tersebut dapat kamu temukan dalam website atau sosial media milik perusahaan. Mencari tahu hal seperti ini juga akan membantu kamu mendapat gambaran agar kamu bisa beradaptasi dengan lebih baik di lingkungan perusahaan.
Kirim Email & Bertanya Kabar
Berakhirnya wawancara tidak berarti berakhir juga komunikasi antara kandidat dan pewawancara, sehingga kamu tidak mengirim apa-apa setelah wawancara selesai. Follow-up adalah hal penting dalam upaya menunjukkan kepada perekrut bahwa kamu benar-benar berniat melamar di perusahaan tersebut.
Baca juga: Makanan yang Tidak Baik untuk Kulit
Kamu bisa mengirim email dengan isi email yang sederhana, dengan cukup mengucapkan terima kasih atas kesempatan wawancara yang telah diberikan, dan memberikan penjelasan singkat tentang wawasan baru yang kamu dapatkan dari perekrut melalui wawancara tersebut.
Sertakan juga harapanmu apabila diterima bekerja di perusahaan tersebut. Jangan lupa untuk mencantumkan nama lengkap dan kontak yang bisa dihubungi untuk berjaga-jaga jika perekrut memerlukan informasi tambahan dari kamu.
Good luck! Sobat Siapbelajar.com
Keluarga
Saintek
Saintek
Saintek
Keluarga
06 February 2024 - 19:51 wib
24 June 2023 - 10:37 wib
22 June 2023 - 07:26 wib
16 June 2023 - 10:54 wib
22 April 2023 - 14:27 wib