Kasus Covid-19 di Indonesia Kembali Naik

Ayu Muhafilah

Penulis : Ayu Muhafilah

0

0

Share and Care
1655099253847_1655099282

Kasus Covid-19 di Indonesia Kembali Naik

SIAPBELAJAR.COM- Naiknya kembali kasus COVID-19 di Indonesia diduga merupakan imbas dari masuknya subvarian Omicron BA.4 dan BA.5. Hingga Senin (13/6/2022), terlapor sebanyak 8 kasus COVID-19 BA.4 dan BA.5. Menurut data Kementerian Kesehatan RI pada Minggu (12/6), 6 diantaranya terinfeksi BA.5 dan 2 lainnya terpapar BA.4.

Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menyatakan bahwa kenaikan kasus tersebut diakibatkan oleh adanya varian baru yang sudah masuk ke Indonesia. Varian tersebut yakni Omicron BA.4 dan BA.5.

"Nah, untuk informasi teman-teman itu memang sudah ditemukan di Indonesia kemarin di Bali sudah ada 4 orang yang terkena BA.4 dan BA.5. Kita sekarang sudah monitor karena memang ini bisa menghindari imunitas vaksin, penyebarannya juga cepat sama seperti varian Omicron," kata Budi.

Adanya Varian Baru

Ia pun menuturkan bahwa penyebab kenaikan kasus covid-19 ini dipastikan karena adanya varian baru. Meski begitu, kasus Covid-19 di Indonesia menurut BGS, sapaan akrabnya, masih terpantau baik karena angka positivity rate dan transmisi kasus yang dilaporkan tergolong rendah.

Sedangkan Epidemiolog dari Universitas Griffith Australia, Dicky Budiman, mengatakan bahwa potensi subvarian Omicron BA.4 dan BA.5 akan menginfeksi orang-orang yang sudah pernah terkena COVID-19 sebelumnya.

Ia menjelaskan bahwa potensi tersebut dipicu oleh mutasi L452 yang juga dimiliki oleh varian Corona yang merebak sebelumnya, yaitu varian Delta.

Baca juga: Kementerian ESDM: Penyesuaian Tarif Listrik Bukanlah Sesuatu yang Haram

Terlebih lagi, kedua subvarian ini juga diyakini akan berpotensi menginfeksi orang-orang yang sudah menerima vaksin Covid-19 secara lengkap, yaitu sebanyak dua dosis

Pihak pemerintah pun masih terus menggencarkan program vaksinasi. Dalam sepekan, jumlah penduduk yang sudah divaksin dosis 1 bertambah sebanyak 346.016 orang menjadi 200.818.541 orang.

Penerima vaksin dosis 2 juga bertambah lebih dari 330 ribu orang menjadi 168,03 juta orang, dan dosis 3 hingga Sabtu kemarin jumlahnya sebanyak 47,45 juta orang, bertambah lebih dari 1 juta orang dari pekan sebelumnya.

Komentar (0)

komentar terkini

Berita Terkait

1682510796887_1682510811

Trending

Fenomena Suhu Panas di Indonesia Mulai Menurun

SIAPBELAJAR.COM - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyampaikan fenomena suhu panas yang terjadi di Indonesia dalam beberapa hari terakhir sudah mulai turun."Suhu panas di Indonesi
1772528203688_1772528261

Trending

BMKG Terbitkan Peringatan Dini: Cuaca Ekstrem Mengancam hingga Pertengahan Maret

JAKARTA – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini cuaca ekstrem yang diprediksi akan melanda sebagian besar wilayah Indonesia selama periode awal Ma
1772527336693_1772527344

Trending

Langit Indonesia Dihiasi "Blood Moon": Gerhana Bulan Total 3 Maret 2026

JAKARTA – Masyarakat di seluruh wilayah Indonesia hari ini berkesempatan menyaksikan fenomena astronomi langka, yakni Gerhana Bulan Total atau yang sering dijuluki sebagai Blood Moon. Fenomena i
1691649322698_1691649332

Ekonomi

Industri Otomotif Indonesia Bersinar, Peringkat 11 Dunia dalam Produksi Kendaraan Bermotor

Mediana.id - Indonesia berhasil meningkatkan produksi dan penjualan kendaraan bermotor di tahun 2022. Menurut data dari Organisasi Pabrikan Otomotif Internasional (OICA), Indonesia menempati peringkat
Panglima Lantik Perwira_1691646949

Share and Care

PANGLIMA TNI LANTIK 383 PERWIRA

Mediana.id - Panglima TNI Laksamana Yudo Margono melantik 383 perwira remaja TNI yang terdiri dari 33 perwira prajurit sukarela dinas pendek (PSDP) penerbang dan 350 perwira prajurit karier TNI pada R