SIAPBELAJAR.COM - Berinvestasi pada pasar saham mulai banyak dilirik oleh para investor muda saat ini. Investasi merupakan suatu kegiatan menanamkan modal, baik langsung maupun tidak, dengan harapan pada waktu nanti pemilik modal mendapatkan sejumlah keuntungan dari hasil penanaman modal tersebut.
Baca Juga : Kementerian ESDM: Penyesuaian Tarif Listrik Bukanlah Sesuatuyang Haram
Investasi bagi kaum Millenial bisa dijadikan ajang pembelajaran dalam rangka mempersiapkan diri dalam membangun kehidupan ekonomi baik secara pribadi maupun keluarga.
Upaya peningkatan sosialisasi yang terus menerus harus tetap dilakukan, karena bagaimanapun pasar modal merupakan salah satu pintu proses belajar tentang ekonomi dan investasi.
Proses yang harus kalian perhatikan ketika memulai Investasi, yaitu Penyusunan tujuan investasi, menetapkan tingkat resiko, estimasi resiko dan pengembalian dari investasi, membentuk portofolio yang optimal, dan memeriksa kinerja investasi.
Hal itu yang harus kalian persiapkan ketika ingin terjun di dunia investasi, sehingga kalian mempunyai pedoman dan lebih terarah.
Setelah kalian memahami prosesnya, selanjutnya ada
beberapa poin penting yang harus diperhatikan juga, ada tiga profil resiko, yaitu
Konservatif, moderat dan agresif.
Tipe konservatif, adalah tipe investor yang tidak terlalu berani mengambil risiko, atau memiliki toleransi risiko yang paling rendah. Investor jenis ini biasanya tidak bersedia mengalami kerugian di atas 20% dari modal investasi.
Karena tidak berani menerima risiko yang besar, investor
konservatif harus bersedia mendapatkan keuntungan investasi yang relatif lebih
rendah di kisaran 7-10
Selanjutnya tipe moderat, merupakan tipe investor yang memiliki kecenderungan menerima toleransi risiko di antara tipe konservatif dan tipe agresif.
Artinya, investor moderat bisa menerima toleransi risiko hingga kehilangan separuh dari modal, dengan potensi keuntungan atau Profit yang menengah antara 10 -15%.
Yang terakhir yaitu tipe agresif, tipe investor yang berani menanggung risiko, dengan potensi mendapatkan keuntungan yang jauh lebih besar juga. Artinya siap dengan investasi jangka panjang, juga investasi jangka pendek yang mengandung risiko besar.
Investor jenis ini juga siap jika mengalami potensial loss atau kerugian dari seluruh modal yang ditanamkan, asalkan memiliki potensi mendapatkan keuntungan yang berlipat dari modal.
Baca Juga : 6 Makanan Untuk Meningkatkan Konsentrasi Otak
Demikian tips bagi sahabat Siap belajar semoga dapat membantu untuk memulai terjun di dunia investasi agar lebih terarah dan tidak asal-asalan.
Share and Care
Share and Care
Share and Care
Saintek
Share and Care
12 April 2026 - 20:13 wib
05 April 2026 - 21:05 wib
05 April 2026 - 16:34 wib
05 April 2026 - 16:33 wib
05 April 2026 - 16:32 wib