EPIC: Efek Polusi Udara Bisa Memperpendek Umur Manusia

Ayu Muhafilah

Penulis : Ayu Muhafilah

0

0

Trending
1655249696849_1655249735

EPIC: Efek Polusi Udara Bisa Memperpendek Umur Manusia

SIAPBELAJAR.COM - Penggunaan bahan bakar fosil di berbagai negara adalah faktor terbesar yang menyebabkan polusi udara mikroskopik.

Hal tersebut telah menaikan resiko berkurangnya tingkat harapan hidup selama 10 tahun terakhir di kota besar India, salah satu kota dengan tingkat pencemaran tertinggi di dunia, demikian dikatakan studi yang dilakukan oleh Energy Policy Institute di University of Chicago (EPIC).

Studi EPIC mengatakan, penyakit paru-paru dan jantung yang disebabkan oleh polusi PM2.5 berpotensi mengurangi harapan hidup manusia di negara bagian Uttar Pradesh dan Bihar di India yang berpenghuni sekitar 300 juta orang tersebut.

Melansir Aljazeera, bahwa di seluruh Asia Selatan, rata-rata orang akan hidup lima tahun lebih lama jika tingkat partikel halus memenuhi standar WHO, menurut Indeks Kehidupan Kualitas Udara yang diterbitkan oleh EPIC.

Di seluruh dunia, polusi udara memperpendek umur lebih dari dua tahun, katanya.

Polusi PM2.5 – 2,5 mikron atau kurang, ukurannya bila digambarkan kira-kira seperti diameter rambut manusia, dan kecilnya ukuran polutan ini bisa menembus jauh ke dalam paru-paru dan memasuki aliran darah. 

Pada tahun 2013, PBB mengklasifikasikannya sebagai agen penyebab kanker. Dan, 

WHO mengatakan kepadatan PM2.5 di udara tidak boleh melebihi 15 mikrogram per meter kubik dalam periode 24 jam, atau rata-rata 5mcg/m3 sepanjang tahun.

Bagaimana dengan Indonesia

Sobat Siapbelajar.com, sebuah laporan mengenai Kualitas Udara Dunia IQAir 2021 menyebutkan bahwa Indonesia menempati peringkat ke-17 sebagai negara paling berpolusi di dunia.

Indonesia termasuk ke dalam negara-negara dengan konsentrasi PM2,5, partikel halus ini umumnya diterima sebagai yang polutan paling berbahaya.

Indonesia sendiri dilaporkan memiliki konsentrasi PM2,5 tertinggi yakni 34,3 mikrogram per m3. Hal ini sekaligus menempatkan Indonesia sebagai negara nomor satu yang paling berpolusi di kawasan Asia Tenggara.

Komentar (0)

komentar terkini

Berita Terkait

1690428308248_1690428323

Share and Care

Cara Mengatasi Krisis Air Bersih di Tengah Kemarau dan Pencemaran

Mediana.id - Air bersih merupakan kebutuhan dasar manusia yang harus terpenuhi. Namun, ketersediaan dan kualitas air bersih di Indonesia masih menjadi masalah yang perlu diatasi. Menurut data Kementer
1688878508254_1688878519

Share and Care

Berita Baik dari Seluruh Dunia di Bulan Juni

Mediana.id - Masalah lingkungan terus bermunculan akibat ulah manusia yang semakin modern dan menuntut eksploitasi berbagai sumberdaya untuk memenuhi kebutuhannya yang juga semakin komplek dan seakan
1688877492352_1688877501

Saintek

Rekor Hari Terpanas di Dunia Terjadi di Kanada, Musim Panas Belum Berakhir

Mediana.id - Kanada mencatat rekor hari terpanas di dunia pada hari Senin, ketika suhu di kota Lytton, British Columbia, mencapai 47,9 derajat Celsius. Rekor ini mengalahkan rekor sebelumnya yang terc
1687836536786_1687836554

Share and Care

Bagaimana Cara Mencegah Terjadinya Pembulian?

Mediana.id - Pembulian atau bullying merupakan perilaku agresif yang mengintimidasi dari individu maupun kelompok terhadap individu lain yang lebih lemah atau rentan. Pembulian dapat menyebabkan dampa
1680960704026_1680960725

Trending

WHO Desak China Beberkan Informasi Asal Usul Covid

SIAPBELAJAR.COM - WHO mendesak China bagikan informasi asal usul Covid-19. WHO menegaskan sampai itu dilakukan China maka semua kemungkinan atau hipotesis mengenai asal usul Covid-19 masih terbuka."Ta