Ridwan Kamil Berterimakasih Kepada Guru

Ayu Muhafilah

Penulis : Ayu Muhafilah

0

0

Trending
1655383641264_1655383989

Ridwan Kamil menghadiri prosesi wisuda putrinya, Camillia Laetitia Azzahra di SMA Negeri 3 Kota Bandung, Kamis (16/6/20)

SIAPBELAJAR.COM - Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil menghadiri prosesi wisuda putrinya, Camillia Laetitia Azzahra yang akrab disapa Zara, di SMA Negeri 3 Kota Bandung, Kamis (16/6/2022). 

Kang Emil sapaan Ridwan Kamil, hadir bersama istrinya, Atalia Praratya Ridwan Kamil, sebagai perwakilan orang tua murid. Mereka mengikuti prosesi wisuda hingga selesai. 

Dalam sambutannya sebagai perwakilan orang tua murid, Kang Emil mengucapkan berjuta terima kasih kepada guru yang telah mendidik dengan sebaik-baiknya. Apalagi, katanya, guru memiliki peran penting sebagai sosok orang tua di sekolah. 

"Atas nama orang tua (murid), kami menghaturkan terima kasih kepada guru-guru yang telah mendidik anak-anak kami selama tiga tahun di kampus istimewa ini. Guru adalah pengganti orang tua di rumah, kami pengganti guru di sekolah," kata Kang Emil.

Baca juga: Netizen: Suhu Dingin Begini Aku Butuh Pelukan Kamu

Oleh karena itu, Ridwan Kamil menuturkan bahwa guru harus mampu menjalankan peran, tidak hanya sekadar mendidik, tetapi juga memberikan kasih sayang yang tulus kepada peserta didik guna mengajarkan pendidikan karakter.

"Sebagai orang tua di sekolah, guru diharapkan tidak mengajarkan keilmuan saja, tapi turunkan kasih sayangnya juga, mengajari nilai pendidikan karakter di luar kurikulum yang ada di sekolah," ucapnya. 

Luangkan Waktu Bersama Anak

Dalam momen wisuda tersebut, Ridwan Kamil berpesan untuk orang tua murid agar meluangkan waktu terbaiknya bersama anak tercinta. Dengan begitu, anak-anak akan merasa bangga karena orang tuanya selalu hadir saat peristiwa penting bagi mereka.

"Sediakan waktu berkualitas dengan anak-anak melalui cara yang kreatif. Seperti momen ini, supaya ingat dan mereka bangga bapak/ibu-nya yang selalu hadir pada saat momen seperti ini," katanya. 

Kepada para murid yang lulus, Kang Emil mengajak agar menjadi generasi yang tidak hanya cerdas, tetapi juga memiliki budi pekerti dan sopan santun dalam berperilaku. 

"Ilmu memang berguna, tapi budi luhur yang utama, hari ini ada anak-anak yang pintar tapi akhlaknya jauh dari keilmuan. Makanya yang didulukan itu adabnya, sopan santunnya, baru pintarnya. Buat apa pintar, tapi merendahkan sesama manusia," ujarnya. 

Komentar (0)

komentar terkini

Berita Terkait

1677681892088_1677681911

Saintek

Kemenag Segera Gelar Seleksi Akademik Pendidikan Profesi Guru Madrasah

SIAPBELAJAR.COM - Kementerian Agama akan segera menggelar Seleksi Akademik Pendidikan Profesi Guru (PPG) Madrasah. Direktur Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) Madrasah M Zain mengatakan, seleksi akan
1677030546846_1677030847

Trending

GCC Tasikmalaya untuk Anak Muda Kreatif

SIAPBELAJAR.COM - Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil  meresmikan Gedung Creative Center (GCC) Tasikmalaya di Jalan Lingkar Dadaha komplek Olah Raga Dadaha Kelurahan Nagarawagi Kecamatan Cihideung,
1676249005371_1676249028

Saintek

Program Pendidikan Guru Penggerak Angkatan V, 7931 Guru Dinyatakan Lulus

SIAPBELAJAR.COM - Pendidikan Guru Penggerak (PGP) Angkatan 5 secara resmi ditutup oleh Pelaksana tugas (Plt.) Direktur Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan (Dirjen GTK), Kementerian Pendidikan, Kebud
1675734982126_1675735002

Saintek

Cerita Inovatif Guru Bikin Aplikasi untuk Permudah Siswa Belajar

SIAPBELAJAR.COM - Pandemi Covid-19 pada 2020 membuat sejumlah pihak, termasuk guru melakukan inovasi dengan berfikir kreatif untuk tetap melakukan proses belajar mengajar.Mengingat proses belajar meng
1669355304142_1669355329

Saintek

Sejarah Hari Guru Nasional 25 November

SIAPBELAJAR.COM - Sejarah Hari Guru Nasional 25 November berawal dari penghormatan pemerintah di era Presiden ke-2 Indonesia Soeharto kepada Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI).Penghormatan ini t