Mengenal Internet Explorer yang DIberhentikan Microsoft

Ayu Muhafilah

Penulis : Ayu Muhafilah

0

0

Saintek
1655431540817_1655431551

Mengenal Internet Explorer yang DIberhentikan Microsoft

SIAPBELAJAR.COM - Microsoft akhirnya menghentikan Internet Explorer setelah mengumumkan rencananya tahun lalu, dan menjadikan Internet Explorer 11 sebagai versi finalnya.

Memulai Debut pada Tahun 1995

Internet Explorer memulai debutnya di komputer desktop Windows pada tahun 1995 dan pada tahun 2004 telah menguasai 95% pasar. Namun sekarang, Google Chrome, Safari Apple dan Mozilla Firefox lebih dominan digunakan. Pengguna yang ingin tetap menggunakan Microsoft diarahkan ke Microsoft Edge yang diluncurkan pada tahun 2015 bersamaan dengan Windows 10.

Baca juga: Kementerian Kominfo Umumkan Izin Hak Labuh Starlink di Indonesia

Popularitas yang Terhambat

Popularitas Internet Explorer terhambat oleh peluncuran browser yang lebih cepat seperti Chrome dan Firefox, karena pengguna memanfaatkan aplikasi baru untuk menavigasi platform termasuk Google Search, Facebook dan YouTube.

Munculnya smartphone bisa dibilang memberikan pukulan yang fatal kepada Internet Explorer. Dengan adanya browser Safari Apple dan Google Chrome yang terdapat pada ponsel Android membantu mengalihkan akses dan penggunaan internet ke ranah seluler.

Pendapat Perusahaan Analisis Web

Menurut perusahaan analisis web independen StatCounter, penggunaan internet seluler dan tablet melampaui desktop di seluruh dunia untuk pertama kalinya pada Oktober 2016. 

Dan di awal tahun itu, StatCounter melihat penggunaan akun Google Chrome lebih dari 60% pada internet desktop di seluruh dunia, dengan gabungan pangsa pasar desktop Internet Explorer dan Edge yang tertinggal tipis di belakang Firefox untuk pertama kalinya.

Masih Dipertahankan

Edge mempertahankan "IE mode" bawaannya untuk para pengembang dan mereka yang ingin mengakses aplikasi lama. Microsoft mengatakan bahwa akses ke browser desktop lawasnya akan dipertahankan pada versi Windows yang lebih lama, seperti Windows 8.1, Windows 7 Extended Security Updates, dan versi terbatas dari Windows 10.

Dan warisan Internet Explorer tentunya akan tetap hidup setelah pensiun, karena sebelumnya telah diinstal di komputer Windows selama lebih dari dua dekade.

Pada tahun 1995 salah satu pendiri Microsoft, Bill Gates mengatakan bahwa peluncuran Windows 95 dan Internet Explorer akan menjadi bagian dari upaya raksasa teknologi untuk mengendarai "gelombang pasang internet". Internet Explorer ditetapkan untuk dikenang sebagai salah satu alat utama yang membentuk cara internet digunakan dan diakses bahkan sampai sekarang.

Komentar (0)

komentar terkini

Berita Terkait

1661784997688_1661785137

Saintek

Evan Felix Santoso, Pemenang Kompetisi Pelajar International

SIAPBELAJAR.COM - Siswa asal Indonesia, Evan Felix Santoso berhasil menjuarai kompetisi global imagine cup Junior Al for Good Challenge 2022 yang di gelar oleh Microsoft (24/8). Evan Felix menyuguhkan
1661137352883_1661137471

Share and Care

Ragam & Fungsi Icon Group Links di Microsoft Word

SIAPBELAJAR.COM - Untuk membuat dokumen tak jarang pengguna akan menyisipkan link tertentu. Link – link ini ditujukan untuk menghubungkan teks dengan file atau situs lain.Fungsi link yang telah d
1660663664510_1660663764

Saintek

6 Macam Aplikasi Pengolah Kata

SIAPBELAJAR.COM - Aplikasi pengolah kata menjadi bagian program yang tak dapat terpisahkan dari kegiatan sehari-hari. Software pengolah kata membantu kita melakukan pengerjaan beragam dokumen tertu
1659191630417_1659192113

Saintek

Kuasai Skill Ini Diprediksi Booming di Era Digitalisasi Sampai 2025

SIAPBELAJAR.COM - Transformasi digital membawa perubahan besar pada jenis pekerjaan dan bisnis yang berkembang saat ini. Pandemi Covid-19 yang terjadi selama 2 tahun lebih juga turut mempercepat per
1658884302569_1658884404

Ekonomi

Imbas Ketidakpastian Ekonomi, Laba Microsoft Anjlok Menjadi USD16,7 Miliar

SIAPBELAJAR.COM - Microsoft melaporkan laba bersih pada kuartal keempat 2021 mencapai USD16,7 miliar, atau USD 2,23 per saham. Nilai tersebut jauh dari ekspektasi analis sebesar USD 2,29 per saham.Hal