SIAPBELAJAR.COM - Main game sudah menjadi suatu bagian
kehidupan, masyarakat indonesia suda menjadikan game sebagai hiburan, pelepas
penat ketika seharian sibuk bekerja khususnya anak muda.
Bahkan tercatat belanja masyarakat Indonesia untuk gim
mencapai USD2 miliar per tahun atau setara Rp29,6 triliun (kurs Rp14.843 per
USD).
Dengan nilai yang cukup fantastis itu, potensi industri game
lokal di tanah air otomastis menjadi sangat besar. Terlebih dari total belanja
sebesar USD2 miliar tersebut, game lokal hanya mampu menyerap sekitar USD2
juta.
Baca Juga: Para Ahli kembangkan Robot Ikan Sebagai Solusidari Masalah Polusi mikroplastik di laut
"Hasil kajian analisis dan studi atau risetnya, ternyata di Indonesia ini masyarakat membelanjakan senilai USD2 miliar untuk game per tahun," ungkap Direktur Jenderal (Dirjen) Perdagangan Dalam Negeri Kementerian Perdagangan (Kemendag), Oke Nurwan seusai membuka Festival Gim Indonesia 2022 di Cihampelas Walk, Kota Bandung, Kamis (23/6/2022).
Ternyata dari USD2 milliar itu yang di expand oleh
masyarakat Indonesia, terserap oleh game lokal hanya 0,1%, atau sekitar USD2
juta.
Potensi industri game di Tanah Air masih sangat besar.
Terlebih, industri game lokal pun telah mengalami perkembangan yang sangat
pesat dalam satu dekade terakhir. Bahkan, dalam lima tahun terakhir, grafik
perkembangan industri gim lokal melonjak drastis.
"Potensinya, tadi saya sebutkan bahwa sejak tahun 1999
sudah berkembang di kita dan asosiasi sudah terjadi mulai 2010 dan lima tahun
terakhir angka grafiknya bisa dilihat lonjakannya, bukan eksponensial atau
lurus tren pertumbuhannya dan mungkin juga karena orang diam di rumah karena
pandemi dan sebagainya, mungkin. Tetapi ini part of digital ekonomi yang
sekarang menjadi megatren di dunia, digital ekonomi itu kan banyak dan salah
satunya adalah game," ucap Oke Nurwan.
Baca Juga: V2 Indonesia Usung Teknologi Terkini MelaluiHouse of Future
Ketua Asosiasi Gim Indonesia (AGI) Cipto Adiguno berharap,
industri gim lokal bisa jadi industri media digital seperti di luar negeri.
Diakuinya, potensi industri game sangat besar. Bahkan, jika
keberadaan televisi digital, tv streaming berbayar seperti Netflix hingga
bioskop digabungkan, potensinya masih kalah besar dibandingkan dengan industri
game.
Cipto juga mengharapkan supaya pemerintah dapat turut serta
membantu dalam mengambil momen ini, baik di dalam maupun luar Negeri.
Trending
Trending
Trending
Ekonomi
Share and Care
12 April 2026 - 20:13 wib
05 April 2026 - 21:05 wib
05 April 2026 - 16:34 wib
05 April 2026 - 16:33 wib
05 April 2026 - 16:32 wib