Masuk PTN, Bukti Santri Pendidikan Kesetaraan Mampu Bersaing

Ayu Muhafilah

Penulis : Ayu Muhafilah

0

0

Saintek
1656324685552_1656324702

Ilustrasi - Terobosan yang dilakukan oleh PKPPS adalah menerapkan pembelajaran yang variatif, inovatif, dan kontekstual

SIAPBELAJAR.COM – Siapa bilang santri Pendidikan Kesetaraan pada Pondok Pesantren Salafiyah (PKPPS) tidak mampu bersaing masuk perguruan tinggi negeri (PTN)? Buktinya, banyak lulusan PKPPS yang diterima kuliah melalui jalur prestasi dan beasiswa di berbagai perguruan tinggi negeri dan swasta, dalam maupun luar negeri.

Direktur Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren, Waryono Abdul Ghofur, mengatakan, santri PKPPS jenjang Ulya banyak yang bisa mengakses pendidikan tinggi.

Sebaran perkuliahan mereka semakin luas, tidak hanya di Ma’had ‘Aly (Pendidikan Tinggi di pesantren), tapi juga di banyak perguruan tinggi. Bahkan, pilihan program studi dan jurusannya juga tidak hanya keagamaan, tapi juga teknik dan bidang umum lainnya.

Baca juga: Polemik Kebijakan Beli Minyak Goreng Curah Menggunakan Peduli Lindungi

Menurutnya, sejak hasil Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) diumumkan, data lulusan PKPPS jenjang Ulya diterima di perguruan tinggi negeri terus bertambah.

“SBMPTN melalui Ujian Tulis Berbasis Komputer merupakan media untuk mengukur kemampuan lulusan PKPPS dalam bersaing di pintu masuk perguruan tinggi negeri, berdasarkan ujian tertulis,” terangnya, di Jakarta, Senin (27/6).

Siapkan Mubalig Intelek

Waryono menjelaskan, PKPPS mempunyai misi mempersiapkan santri menjadi ulama atau mubalig yang intelek di masyarakat. Selain mempertahankan kitab kuning dan metode pengkajiannya secara tradisional, di PKPPS juga membekali santri dengan ilmu pengetahuan umum yang memadai. 

“Terobosan yang dilakukan oleh PKPPS adalah menerapkan pembelajaran yang variatif, inovatif, dan kontekstual, sehingga capaian pembelajaran dapat dicapai walaupun diterapkan jadwal yang ketat untuk memenuhi standar ilmu keagamaan Islamnya,” tuturnya. 

Ia berharap, lulusan PKPPS juga dapat menjadi ahli hukum, ahli ekonomi, insinyur, desainer, guru, dokter, perawat, teknisi, dan sebagainya. Di samping itu, mereka juga ahli dakwah, sumber rujukan ilmu agama Islam yang dibutuhkan masyarakat sekitarnya.

Sejumlah perguruan tinggi negeri yang menjadi tempat kuliah lulusan PKPPS Ulya, baik melalui SNMPTN, SPAN-PTKIN, maupun SBMPTN, antara lain Politeknik Negeri Jakarta (PNJ UI), Universitas Pendidikan Indonesia (UPI Bandung), Universitas Negeri Jakarta (UNJ), UNESA Surabaya, Universitas Negeri Malang, Institut Teknologi Sumatera, Poltekes Kementerian Kesehatan, UIN Syarif HIdayatullah, UIN Arraniry, UIN Raden Intan, UIN Raden Mas Said, UIN Sultan Syarif Qasim, UIN Sultan Thoha, UIN Raden Fatah, UIN Pontianak, UIN Datokarama, UIN Sultan Aji Muhammad, IAIN Palangkaraya, IAIN Padangsidimpuan, dan UIN Sumatera Utara. 

Ada juga lulusan PKPPS Ulya yang diterima di Telkom University, dan sejumlah perguruan tinggi swasta unggulan lainnya. Bahkan, sebagian santri tersebut mendapatkan beasiswa untuk menempuh studi sampai lulus.

Komentar (0)

komentar terkini

Berita Terkait

1657356999726_1657357045

Saintek

Akreditasi PKPPS Penting, Pahami Tiga Hal Ini

SIAPBELAJAR.COM – Pemerintah terus berupaya meningkatkan kualitas pembelajaran Pendidikan Kesetaraan pada Pondok Pesantren Salafiyah (PKPPS) di Indonesia. Salah satu caranya melalui akreditasi. Ki
1656548287688_1656548341

Saintek

Pondok Pesantren, Salah Satu Sistem Pendidian Terbaik di Indonesia

SIAPBELAJAR.COM - Pendidikan Pondok Pesantren memberikan pengaruh yang sangat besar bagi perkembangan bangsa Indonesia. Selain berpengaruh, Lembaga Pendidi
1656324685552_1656324702

Saintek

Masuk PTN, Bukti Santri Pendidikan Kesetaraan Mampu Bersaing

SIAPBELAJAR.COM – Siapa bilang santri Pendidikan Kesetaraan pada Pondok Pesantren Salafiyah (PKPPS) tidak mampu bersaing masuk perguruan tinggi negeri (PTN)? Buktinya, banyak lulusan PKPPS yang di