Ilustrasi - Terobosan yang dilakukan oleh PKPPS adalah menerapkan pembelajaran yang variatif, inovatif, dan kontekstual
SIAPBELAJAR.COM – Siapa bilang santri Pendidikan Kesetaraan
pada Pondok Pesantren Salafiyah (PKPPS) tidak mampu bersaing masuk perguruan
tinggi negeri (PTN)? Buktinya, banyak lulusan PKPPS yang diterima kuliah
melalui jalur prestasi dan beasiswa di berbagai perguruan tinggi negeri dan
swasta, dalam maupun luar negeri.
Direktur Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren, Waryono Abdul Ghofur, mengatakan, santri PKPPS jenjang Ulya banyak yang bisa mengakses pendidikan tinggi.
Sebaran perkuliahan mereka semakin luas, tidak hanya di Ma’had ‘Aly (Pendidikan Tinggi di pesantren), tapi juga di banyak perguruan tinggi. Bahkan, pilihan program studi dan jurusannya juga tidak hanya keagamaan, tapi juga teknik dan bidang umum lainnya.
Menurutnya, sejak hasil Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) diumumkan, data lulusan PKPPS jenjang Ulya diterima di perguruan tinggi negeri terus bertambah.
“SBMPTN melalui Ujian Tulis Berbasis
Komputer merupakan media untuk mengukur kemampuan lulusan PKPPS dalam bersaing
di pintu masuk perguruan tinggi negeri, berdasarkan ujian tertulis,” terangnya,
di Jakarta, Senin (27/6).
Siapkan Mubalig Intelek
Waryono menjelaskan, PKPPS mempunyai misi mempersiapkan
santri menjadi ulama atau mubalig yang intelek di masyarakat. Selain
mempertahankan kitab kuning dan metode pengkajiannya secara tradisional, di PKPPS
juga membekali santri dengan ilmu pengetahuan umum yang memadai.
“Terobosan yang dilakukan oleh PKPPS adalah menerapkan
pembelajaran yang variatif, inovatif, dan kontekstual, sehingga capaian
pembelajaran dapat dicapai walaupun diterapkan jadwal yang ketat untuk memenuhi
standar ilmu keagamaan Islamnya,” tuturnya.
Ia berharap, lulusan PKPPS juga dapat menjadi ahli hukum,
ahli ekonomi, insinyur, desainer, guru, dokter, perawat, teknisi, dan
sebagainya. Di samping itu, mereka juga ahli dakwah, sumber rujukan ilmu agama
Islam yang dibutuhkan masyarakat sekitarnya.
Sejumlah perguruan tinggi negeri yang menjadi
tempat kuliah lulusan PKPPS Ulya, baik melalui SNMPTN, SPAN-PTKIN, maupun
SBMPTN, antara lain Politeknik Negeri Jakarta (PNJ UI), Universitas Pendidikan
Indonesia (UPI Bandung), Universitas Negeri Jakarta (UNJ), UNESA Surabaya,
Universitas Negeri Malang, Institut Teknologi Sumatera, Poltekes Kementerian
Kesehatan, UIN Syarif HIdayatullah, UIN Arraniry, UIN Raden Intan, UIN Raden
Mas Said, UIN Sultan Syarif Qasim, UIN Sultan Thoha, UIN Raden Fatah, UIN
Pontianak, UIN Datokarama, UIN Sultan Aji Muhammad, IAIN Palangkaraya, IAIN
Padangsidimpuan, dan UIN Sumatera Utara.
Ada juga lulusan PKPPS Ulya yang diterima di Telkom
University, dan sejumlah perguruan tinggi swasta unggulan lainnya. Bahkan,
sebagian santri tersebut mendapatkan beasiswa untuk menempuh studi sampai lulus.
Saintek
Saintek
Saintek
12 April 2026 - 20:13 wib
05 April 2026 - 21:05 wib
05 April 2026 - 16:34 wib
05 April 2026 - 16:33 wib
05 April 2026 - 16:32 wib