Tangkapan Layar Ulasan Mypertamina di PlayStore, hanya mendapatkan 1.3 hingga Jumat malam (1/7)
SIAPBELAJAR.COM - Aplikasi MyPertamina diserbu pengunduh di PlayStore agar bsa digunakan HP-nya masing-masing untuk bertransaksi BBM sejak Pertamina mengumumkan mekanisme baru dalam pembelian Pertalite dan Solar.
Pendaftaran MyPertamina dibutuhkan sebagai verifikasi kendaraan dan identitas pembeli Pertalite atau Solar, dengan tujuan sebagai konfirmasi dan verifikasi jika pembeli layak atau tidaknya menerima dua jenis BBM bersubsidi tersebut.
Hingga hari ini Jumat malam (1/7) berdasarkan pantauan Siapbelajar.com di Google Playstore sampai jam 18.30 WIB aplikasi MyPertamina sudah di-download lebih dari 5 juta kali.
Total pengunduh dengan jumlah yang mendekati 172ribu memberikanulasan pengguna> Namun, dengan jumlah ratusan ribu diantaranya cukup bnayak yang memberikan rating buruk dengan bintang satu. Alhasil rating aplikasi MyPertamina di Google Play Store hanya mendapatkan skor atau bintang 1,3 saja.
Policy di Google Play Store, seperti yang Anda ketahui mengizinkan pengguna memberi rating bintang satu dengan tujuan agar bisa mengulas kinerja aplikasi terkait, sesuai dengan penilaian pengguna.
Baca juga: Keluhan Pengendara Tasikmalaya, Gagal Registrasi MyPertamina
Dan penilaian tersebut biasanya berdasar pada pengalaman pengguna baik pada saat menginstal aplikasi ataupun pengalaman saat menggunakan aplikasi ketika telah terpasang di Handphone.
"Anda dapat menulis ulasan untuk apa pun yang Anda beli atau sewa dari Google Play. Ulasan adalah cara yang efektif untuk membantu orang lain menentukan pilihannya dengan menceritakan pengalaman Anda. Google tidak membayar siapa pun untuk memberi rating atau ulasan pada konten di Play, dan kami berharap agar para pengulas jujur dan tidak berpihak," kata pihak Google.
Beragam ulasan ditulis oleh pengguna aplikasi MyPertamina, salah satunya adalah Elvin Teo yang mengatakan bahwa sejauh pengalamannya menggunakan MyPertamina aplikasinya dirasakan lancar, namun ada masalah besar dengan sistem pembayaran. Menurutnya, membayar di MyPertamina menggunakan LinkAja adalah pengalaman yang melelahkan.
"Setelah memindai QR, butuh waktu untuk memuat halaman pembayaran. Setelah beberapa kali mencoba, akhirnya berhasil menyelesaikan pembayaran, namun transaksi dan poinnya tidak tercatat di aplikasi. Mesin EDC mereka juga tidak dapat mencetak tanda terima setelah saya menunggu beberapa menit. Butuh waktu lebih dari 10 menit untuk proses," kata dia. Ulasannya tersebut dianggap memberikan rujukan yang cukup membantu bagi sekitar 985 orang.
Ulasannya lainnya mengatakan, MyPertamina tidak ramah pengguna dan aplikasi sampah mutlak,
"juga ada banyak masalah ketika saya mencoba membayar tagihan bahan bakar saya, dan itu agak mengganggu. Tidak semuanya harus masuk era digital,mengingat banyak celah dalam dunia digital.Lebih baik Anda memperbaiki aplikasi sampah ini jika Anda ingin orang menggunakannya atau menghapusnya dari playstore,karena itu tidak berguna." kata Nathael Orlando, dan 68 orang menganggap ulasan ini bermanfaat.
Selain itu, banyak juga para pengguna yang khawatir karena harus menggunakan ponselnya di SPBU ketika akan melakukan transaksi, padahal selama ini penggunaan handphone di SPBU dilarang karena dianggap membahayakan.
Trending
Saintek
Saintek
Saintek
Saintek
05 April 2026 - 21:19 wib
05 April 2026 - 18:33 wib
05 April 2026 - 16:22 wib
05 April 2026 - 09:13 wib
05 April 2026 - 09:11 wib