SIAPBELAJAR.COM - Pemerintah Norwegia mengumumkan memperpanjang skema beasiswa bagi pelajar Ukraina yang berada di Norwegia sebelum 24 Februari ketika perang dimulai.
Menurut siaran pers yang dikeluarkan oleh Kementerian Pendidikan, skema tersebut tidak akan dilanjutkan untuk pelajar dari Rusia dan Belarusia.
Adanya invasi Rusia ke Ukraina mengakibatkan banyak siswa yang kehilangan akses pendapatan. Sehingga pada bulan Maret pemerintah menetapkan skema untuk memberikan beasiswa bagi siswa dari negara-negara ini untuk semester musim semi 2022.
Beasiswa
Otoritas menyediakan hingga NOK 11,500 atau sekitar Rp17,5 juta per bulan dari bulan Maret hingga Agustus kepada siswa yang memenuhi syarat untuk mendapatkan dukungan dan NOK 21,000 atau sekitar Rp32 juta per bulan untuk siswa Ph.D.
Sekretaris Negara Oddmund Løkensgard Hoel mengatakan bahwa siswa Ukraina tidak dapat meninggalkan Norwegia saat ini karena masih adanya perang di tanah air mereka. Oleh karena itu, pemerintah memutuskan untuk memperpanjang skema beasiswa.
Baca juga: Cara Buat Modul Kurikulum Merdeka Pengganti RPP
“Oleh karena itu, kami memperpanjang skema beasiswa untuk siswa Ukraina yang berada di Norwegia sebelum 24 Februari. Artinya mereka juga bisa mendapatkan beasiswa untuk tahun ajaran berikutnya” kata Hoel.
Kemudian untuk siswa Rusia dan Belarusia, Hoel menambahkan bahwa mereka diharapkan untuk kembali ke negara asal mereka.
Berlaku untuk Semua Siswa
Sekitar 50 siswa Ukraina, 70 Rusia dan satu dari Belarusia mengajukan skema beasiswa untuk musim semi ini. Sedangkan untuk semester musim gugur, perkiraan untuk siswa dari Ukraina hampir sama namun masih tidak pasti.
Musim semi ini situasi mereka akut dan karena itu mereka ditawari bantuan keuangan hingga musim panas.
Dengan adanya bantuan tersebut, diharapkan dapat memberikan prediktabilitas dan waktu untuk menemukan solusi untuk studi lebih lanjut. Dari musim gugur, tidak ada dasar untuk memperlakukan siswa ini berbeda dari siswa asing lainnya.
Kementerian mencatat bahwa skema tersebut juga akan berlaku untuk pertukaran pelajar yang telah diterima secara penuh. Pelajar Belarusia dan Rusia yang membutuhkan perlindungan lebih juga diizinkan untuk mengajukan suaka. Jika yang terakhir memenuhi syarat, maka mereka akan dapat mengakses Dana Pinjaman.
Perlindungan Kolektif Sementara
Kementerian terkait mengatakan bahwa siswa Ukraina yang datang ke Norwegia setelah perang di
Ukraina dimulai harus mengajukan perlindungan kolektif sementara, sehingga bisa
menjadi bagian dari program dan menerima bantuan melalui skema Lånekassen.
Berdasarkan penelusuran Siapbelajar.com, terungkap bahwa data angka dari Direktorat Pendidikan Tinggi dan Kompetensi setempat menyebutkan pada semester musim semi 2022, terdapat sekitar 150 siswa Ukraina, 50 Belarusia dan 400 Rusia yang terdaftar
di lembaga pendidikan tinggi Norwegia.
Share and Care
Saintek
Saintek
Saintek
Saintek
12 April 2026 - 20:13 wib
05 April 2026 - 21:05 wib
05 April 2026 - 16:34 wib
05 April 2026 - 16:33 wib
05 April 2026 - 16:32 wib