SIAPBELAJAR.COM- Tiga tahun setelah gugatannya, pengadilan menjatuhkan denda kepada Samsung sebesar AUD14 juta, atau sekitar 148 miliar. Semua ini karena iklan yang diduga menyesatkan publik.
Tahun 2019 lalu, Samsung Australia dibawa ke pengadilan oleh Australian Competition and Consumer Commission (ACC), sebuah lembaga perlindungan konsumen.
Yang jadi perkara adalah iklan terkait fitur tahan air pada HP pabrikan Korea Selatan tersebut. Padahal, gambaran yang ada dalam iklan itu tak sesuai dengan kenyataannya. Karena itu, perusahaan tersebut dinilai telah melakukan pembohongan publik.
Tak tahan Air Seperti di Iklan
Samsung sering mengiklankan smartphone Galaxy seri S, A dan Note sebagai gadget tahan air yang bisa dibawa ke kolam renang dan air laut.
Baca juga : Kumpulan Website untuk Kalian yang Hobi Baca
Melansir Detik, menurut pengadilan, Samsung sudah membuat konsumen bingung dengan iklannya karena menimbulkan ekspektasi yang berlebihan kepada konsumen. Terlebih lagi, tak semua perangkatnya cocok untuk digunakan di kolam renang maupun air laut.
Bagaimanapun, Samsung berhasil dengan iklannya itu. ACCC mengatakan bahwa perusahaan tersebut berhasil menjual 3,1 juta unit perangkat-perangkat dari seri tersebut. Iklan yang dianggap menyesatkan itu mereka tayangkan mulai Maret 2016 hingga Oktober 2018.
Banyak Keluhan
Karena iklan memberi konsumen ekspektasi tinggi, tetapi di luar harapan mengakibatkan ada banyak keluhan yang masuk. Selain itu, ada pula pengguna yang smartphone-nya rusak setelah ia bawa berenang.
Walaupun ada beberapa yang benar bisa tahan air, tapi tak semua air bisa aman untuk berbagai perangkat ini. Pasalnya, kandungan garam bisa merusak komponen dalam smartphone.
Terlepas dari iklan itu, kerusakan karena air tak masuk dalam garansi oleh Samsung Australia. Jadi, seakan-akan pengguna tak berdaya jika produknya rusak karena air.
Ekonomi
Saintek
Saintek
12 April 2026 - 20:13 wib
05 April 2026 - 21:05 wib
05 April 2026 - 16:34 wib
05 April 2026 - 16:33 wib
05 April 2026 - 16:32 wib