Upaya Balai Bahasa Jawa Tengah Jawab Isu Global Kepunahan Bahasa

Ayu Muhafilah

Penulis : Ayu Muhafilah

0

0

Saintek
1657235457418_1657235492

Balai Bahasa Provinsi Jawa Tengah

SIAPBELAJAR.COM - Berdasarkan data Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek), dalm 30 tahun terakhir, 200 bahasa daerah di dunia punah. Di Indonesia terdapat sekitar 718 bahasa daerah namun banyak yang kondisinya terancam punah dan kritis.

Temuan ini membenarkan temuan UNESCO sebelumnya pada 21 Februari 2009 di mana UNESCO merilis bahwa sekitar 2.500 bahasa di dunia termasuk lebih dari 100 bahasa daerah di Indonesia kini terancam punah dan sebanyak 200 bahasa telah punah dalam tiga puluh tahun terakhir dan 607 tidak aman.

Kepunahan bahasa menjadi isu global yang tidak bisa dianggap remeh karena mengutip pernyataan UNESCO (2008) bahwa ketika sebuah bahasa punah, dunia kehilangan warisan yang sangat berharga-sejumlah besar legenda, puisi, dan pengetahuan yang terhimpun dari generasi ke generasi akan ikut punah.

Revitalisasi

Mengantisipasi hal tersebut, Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa (Badan Bahasa), Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) memasukkan agenda revitalisasi bahasa daerah ke dalam program Merdeka Belajar episode ke-17.

Dalam pelaksanaannya, revitalisasi bahasa daerah ini nantinya serentak dilaksanakan oleh seluruh Balai/Kantor Bahasa yang tersebar di seluruh provinsi di Indonesia.

Baca juga: Kenapa Idul Adha 2022 Indonesia dan Arab Saudi Berbeda? Ini Penjelasannya

Balai Bahasa Provinsi Jawa Tengah (Jateng) yang salah satu tugasnya adalah melaksanakan pelindungan dan pemasyarakatan bahasa dan sastra Indonesia di wilayah kerjanya,  ikut serta dalam melaksanakan revitalisasi bahasa daerah. Hal ini mengingat, bahasa Jawa, di Provinsi Jawa Tengah termasuk objek revitalisasi Bahasa daerah yang harus dilindungi dan dilestarikan.

Koordinasi pakar, calon pengajar dan pemerintah daerah Provinsi Jawa Tengah beserta 35 pimpinan kabupaten/kota serta penandatangan komitmen bersama menjadi tahap awal dari revitalisasi Bahasa daerah yang dilakukan oleh Balai Bahasa Provinsi Jawa Tengah.

Selaku Kepala Balai Bahasa Jateng, Ganjar Harimansyah menjabarkan bahwa tahap selanjutnya ia akan melakukan pelatihan guru utama (Training of Trainer/ToT). Berikutnya yaitu pengawasan (monitoring) dan evaluasi di kabupaten/kota. Sebagai penutup yaitu penyelenggaraan Festival Tunas Bahasa Ibu (FTBI) sebagai penutup dari rangkaian kegiatan revitalisasi bahasa daerah di Provinsi Jawa Tengah.

Komentar (0)

komentar terkini

Berita Terkait

1682467957492_1682468114

Saintek

Kemendikbudristek Bawa Delegasi Hasil dari Program Merdeka Belajar

SIAPBELAJAR.COM - Pada Hannover Messe kali ini Kemendikbudristek membawa delegasi dari berbagai satuan pendidikan yang merupakan hasil dari program Merdeka Belajar. Khusus pada bidang vokasi, Kemendik
1680047949267_1680048246

Saintek

Penilaian Mandiri Keterbukaan Informasi Terhadap PTN

SIAPBELAJAR. COM -- Sebanyak 26 satuan kerja di Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) mampu meraih kualifikasi Informatif dalam hal menampilkan informasi publik
1677210962839_1677210985

Saintek

Kemendikbudristek Dorong Percepatan Penyaluran Dana BOSP Tahun 2023

SIAPBELAJAR.COM - Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) melalui Direktorat Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Menengah (Ditjen
1675288693075_1675288710

Saintek

Inovasi Kabupaten Lombok Tengah dalam Transformasi Pembelajaran Menuju Pendidikan Berkualitas

SIAPBELAJAR.COM -  Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) terus mendorong transformasi pembelajaran di Indonesia. Salah satu upaya transformasi terse
1674218827251_1674218856

Saintek

Calon Mahasiswa KIP Kuliah Akan Didampingi 5.133 Relawan

SIAPBELAJAR.COM- Sebanyak 5.133 relawan Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah Merdeka tahun 2023 resmi akan melakukan tugasnya hingga Agustus mendatang. Lebih dari lima ribu relawan ini akan melakukan s