SIAPBELAJAR.COM- The Universities and Colleges Admissions Service (UCAS) baru-baru ini menerbitkan laporannya yang bertajuk “Langkah Selanjutnya: Apa pengalaman siswa penyandang disabilitas dalam pendidikan?” yang menunjukkan bahwa siswa penyandang disabilitas harus didukung lebih awal saat mereka memasuki pendidikan tinggi.
Organisasi yang berbasis di Inggris menyerukan agar perjalanan dan magang siswa difasilitasi dan didukung melalui perpanjangan Paspor Penyesuaian yang mencakup transisi dari pendidikan tinggi ke pekerjaan.
Hasil Survei
Penelitian tersebut telah memasukkan catatan jumlah pelamar yang diajukan oleh penyandang disabilitas antara September 2020 dan awal tahun akademik pada musim gugur tahun lalu, serta hasil survei yang melibatkan sekitar 5.000 orang Inggris yang mendaftar ke UCAS hingga Januari 2022.
Berdasarkan hasil survei, hanya 17% responden yang memiliki akses ke kegiatan ekstrakurikuler inklusif di perguruan tinggi dan/atau di sekolah.
Baja juga: Pendidikan Khusus Mencerahkan Kehidupan Anak Penyandang Disabilitas
Menunda Studi
Sekitar 44% siswa mengharapkan bahwa kehidupan sosial di universitas atau perguruan tinggi akan baik atau bahkan sangat baik”. Namun, data UCAS sebelumnya mengungkapkan bahwa sebanyak 28% siswa penyandang disabilitas lebih cenderung menunda.
Jumlah pelamar penyandang disabilitas yang menunda studi mereka meningkat sebesar 7% pada tahun 2019 dan menjadi 8,2% pada tahun 2021. Peningkatan paling tajam terlihat di antara mereka yang memiliki gangguan sosial, perilaku, atau komunikasi. Sebesar 11% penyandang disabilitas lebih mungkin untuk menunda dibandingkan dengan pelamar non-disabilitas.
Mengomentari rekomendasi laporan, Menteri Penyandang Disabilitas, Kesehatan dan Pekerjaan , Chloe Smith MP mengatakan bahwa siswa penyandang disabilitas harus ditawarkan kesempatan yang sama untuk mencapai potensi penuh mereka dan agar berhasil dalam hidup seperti orang lain.
“Dalam beberapa bulan mendatang kami akan mempertimbangkan langkah selanjutnya untuk pembuatan paspor, berdasarkan apa yang telah kami pelajari sejauh ini dan saya berharap dapat mengikuti kemajuan para siswa dan memperoleh pemahaman tentang perbedaan yang terjadi pada transisi mereka ke dunia kerja” kata Smith.
Smith pun menambahkan bahwa Paspor Penyesuaian telah diterima dengan baik oleh siswa difabel.
Baca juga: Program Studi Peringkat Terbaik di University of Sheffield
Paspor Penyesuaian ini menawarkan siswa penyandang disabilitas catatan penyesuaian terkini dan mendukung kebutuhan pekerjaan mereka di masa depan.
Kata Chief Executive UCAS
Chief Executive UCAS,
Clare Marchant mengatakan bahwa survei tersebut menunjukkan optimisme bahwa
kehidupan sosial akan lebih kaya daripada di sekolah.
Marchant mencatat bahwa
sebanyak 56% pelamar yang berpartisipasi dalam survei mengatakan bahwa mereka
meneliti dukungan untuk siswa penyandang disabilitas sebelum mengajukan permohonan
mereka serta menilai bahwa kesetaraan, keragaman, dan inklusi di sebuah
institusi merupakan faktor yang penting.
“UCAS sudah bekerja
sama dengan institusi untuk membantu mereka membagikan informasi ini tetapi
akan melakukan lebih banyak lagi untuk membantu pelamar dengan penelitian
mereka, lebih awal” tegas Marchant.
Share and Care
Saintek
Saintek
Ekonomi
Saintek
12 April 2026 - 20:13 wib
05 April 2026 - 21:05 wib
05 April 2026 - 16:34 wib
05 April 2026 - 16:33 wib
05 April 2026 - 16:32 wib