Mediana.id - Kapal selam wisata Titanic Titan yang dioperasikan oleh perusahaan OceanGate Expedition dikabarkan meledak di dasar laut Samudra Atlantik pada Minggu (18/6/2023). Lima penumpang yang berada di dalam kapal selam tersebut dinyatakan tewas.
Menurut laporan media internasional, kapal selam Titan sedang melakukan misi eksplorasi ke bangkai kapal Titanic yang terletak di kedalaman sekitar 3.800 meter. Kapal selam tersebut hilang kontak dengan kapal induknya sekitar satu jam 45 menit setelah turun.
Penjaga Pantai Amerika Serikat (AS) mengatakan mereka diberitahu tentang masalah tersebut delapan jam kemudian. Mereka kemudian melakukan operasi pencarian dan penyelamatan bersama dengan pihak berwenang Kanada.
Setelah empat hari pencarian, tim SAR AS menemukan puing-puing kapal selam di sekitar area pencarian. Mereka juga menemukan bendera OceanGate Expedition yang terbakar dan pecahan kaca dari jendela kapal selam.
OceanGate Expedition mengumumkan kematian lima penumpangnya melalui akun Twitter resminya. Mereka adalah Stockton Rush (CEO dan pendiri OceanGate), James Cameron (sutradara film Titanic), Jeff Bezos (pendiri Amazon), Elon Musk (pendiri Tesla dan SpaceX), dan Richard Branson (pendiri Virgin Group).
"Kami sangat berduka atas kehilangan lima penumpang kami yang luar biasa. Mereka adalah pelopor, pemimpin, dan visioner yang berbagi semangat kami untuk menjelajahi dunia bawah laut. Kami mengucapkan belasungkawa yang mendalam kepada keluarga dan teman-teman mereka," tulis OceanGate Expedition.
Penyebab ledakan kapal selam Titan masih belum diketahui. OceanGate Expedition mengatakan mereka akan bekerja sama dengan pihak berwenang untuk menyelidiki insiden tersebut.
Kapal selam Titan adalah salah satu dari tiga kapal selam yang dimiliki oleh OceanGate. Kapal selam tersebut memiliki panjang 5,5 meter, lebar 3 meter, dan tinggi 2,5 meter. Kapal selam tersebut dapat menampung lima orang dan memiliki jendela kaca berbentuk bola dengan diameter 53 sentimeter.
OceanGate Expedition menawarkan tur kapal selam Titanic sejak tahun 2018 dengan harga US$ 250.000 per orang. Tur tersebut bertujuan untuk mengumpulkan data ilmiah dan dokumenter tentang kondisi bangkai kapal Titanic yang semakin memburuk.
Bangkai kapal Titanic tenggelam pada tahun 1912 setelah menabrak gunung es di Samudra Atlantik. Lebih dari 1.500 orang tewas dalam tragedi tersebut.
Mediana.id
Trending
Trending
05 April 2026 - 21:19 wib
05 April 2026 - 18:33 wib
05 April 2026 - 16:22 wib
05 April 2026 - 09:13 wib
05 April 2026 - 09:11 wib
2 tahun lalu
Salman :