SIAPBELAJAR.COM - Tasawuf merupakan bagian dari syariat Islam, yang merupakan implementasi dan pengejewantahan salah satu dari tiga Arkanuddin (pondasi agama). ketiga pondasi agama tersebut adalah Iman, Islam dan Ihsan seperti disebutkan dalam hadits yang diriwayatkan oleh Imam Muslim atau dikenal juga dengan hadits Jibril. Pondasi Iman kemudian melahirkan disiplin ilmu Tauhid yang menitikberatkan kepada pembahasan tentang keesaan Allah SWT, Pondasi Islam melahirkan disiplin ilmu Fikih yang pembahasannya adalah seputar tata cara ibadah dan aturan aturan dalam pelaksanaan nya, sementara pondasi Ihsan melahirkan disiplin ilmu tasawuf yang menfokuskan kepada pembersihan jiwa dan membangun akhlak yang terpuji serta metode metode untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT.
Pengertian Tasawuf
Tasawuf diambil dari kata sofiyun yang berarti murni atau suci, merujuk kepada metode dan konsentrasi disiplin ilmu tasawuf dalam membersihkan jiwa untuk lebih mengenal (makrifat) dan mendekat (taqorrub) kepada Allah SWT. Sebagian lain ada juga yang berpendapat bahwa tasawuf diambil dari kata shuf yang memiliki arti kain wol, dimana pada masa masa awal kemunculan tasawuf atau sufi (pelaku atau pengamal disiplin ilmu tasawuf) mereka identik dengan pakaian berbahan dasar wol kasar sebagai simbol kesederhanaan sekaligus kritik sosial terhadap para pejabat dan pemuka pemuka agama di zamannya yang mulai terlena oleh gemerlap keduniawian.
Tasawuf Secara terminologi diartikan sebagai sebuah metode pembersihan jiwa. Di dalam Kitab Tanwirul Qulub, Syekh Amin Al Kurdi menjelaskan bahwa tasawuf adalah ilmu untuk mengetahui kondisi baik atau buruk, bersih atau kotor, terpuji atau tercelanya jiwa seseorang, Cara membersihkannya dari kotoran kotoran hati, menghiasnya dengan akhlak terpuji dan memastikan jiwa terus bergerak menuju kepada Allah SWT.
Sejarah Disiplin Ilmu Tasawuf
Para ahli menyebutkan bahwa awal mula para sufi (pengamal tasawuf) populer dan dikenal oleh masyarakat pada abad ke 2 Hijriah. Adalah Abu Hasyim as-Sufi (w. 160 H/776 M) yang diyakini pertama kali menggunakan istilah Sufi di belakang namanya. Meskipun demikian, Imam Hasan Al Basri yang merupakan seorang tabi’in yang hidup di abad ke 8 hijriah diyakini juga sebagai tokoh awal dan dihormati sekaligus imam bagi para sufi generasi setelahnya. Meski di masa Imam Hasan Al Basri, istilah dan gerakan yang muncul lebih dikenal dengan istilah zuhud atau perilaku hidup sederhana.
Terlepas dari sejarah tersebut, disiplin ilmu tasawuf sesungguhnya telah tumbuh dan dipraktekkan di masa Nabi Muhammad SAW dan para sahabatnya. Tumbuh dalam keseharian dan terpelihara di dalam bimbingan Rosulullah SAW. Namun sebagai suatu disiplin ilmu yang kita kenal sperti sekarang, tasawuf melalui berbagai proses dan rumusan para ulama di sepanjang zaman. Sebagaimana disiplin ilmu tauhid dan fikih yang juga penamaannya di masa Rosulullah SAW belum dikenal dan dirumuskan sebagaimana hari ini. Namun semua disiplin ilmu tersebut tumbuh dan dipraktekkan langsung oleh para sahabat di bawah bimbingan Rosululah SAW.
Kesimpulan Ilmu Tasawuf
Tasawuf adalah salah satu disiplin ilmu yang sangat penting di dalam islam sebagaimana disiplin ilmu Tauhid dan Fikih. Tasawuf memfokuskan kepada pembersihan jiwa dan menjaga agar hati senantiasa tertuju kepada Allah SWT. Nilai nilai tasawuf diambil dari al Quran dan Sunnah yang dipraktikkan oleh para sahabat di bawah bimbingan langsung Rosulullah SAW, yang kemudian dirumuskan oleh para ulama sufi dan menjadikannya sebuah disiplin ilmu tersendiri yang dinamakan Tasawuf.
Siapapun yang menghendaki untuk mendekat (taqorrub) dan mengenal (makrifat) kepada Allah SWT hendaknya mempelajari dan menyelami ilmu tasawuf.
Religi
Religi
Religi
Religi
08 February 2024 - 11:35 wib
07 February 2024 - 01:53 wib
06 December 2023 - 07:35 wib
06 November 2023 - 15:27 wib
06 November 2023 - 12:05 wib