Waktu Terbaik untuk Berjemur Diri

Ayu Muhafilah

Penulis : Ayu Muhafilah

0

0

Share and Care
1658667287284_1658667309

Kapan Waktu Terbaik Untuk Berjemur? Ini Penjelasan Dokter Poliklinik IPB

SIAPBELAJAR.COM - Sinar matahari merupakan salah satu sumber vitamin D yang dapat diperoleh dengan mudah secara Cuma-Cuma.

Sinar matahari mengandung UV B yang dapat membantu proses sintesa vitamin D dalam tubuh. Vitamin D sangat bermanfaat dapat membantu tubuh membentuk imunitas terhadap virus dan penyakit.

Manfaat Berjemur

Dokter Umum Poliklinik Institut Pertanian Bogor (IPB) Mimi Oktafia mengatakan, berjemur bisa dilakukan untuk mendapatkan vitamin D.

Dengan berjemur, bisa meningkatkan kekebalan tubuh dengan memproduksi vitamin D khususnya vitamin D3.

"Selain itu berjemur juga bisa meningkatkan respon dari sel darah putih untuk melawan mikroorganisme. Salah satunya virus Covid-19 yang saat ini menjadi pandemi global," ungkapnya.

Sebenarnya kegiatan berjemur sudah biasa dilakukan jauh sebelum ada pandemi Covid-19. Bahkan bayi yang baru lahir juga perlu dijemur karena mendatangkan banyak manfaat bagus untuk tubuh.

Dampak Berjemur Berlebihan

Berjemur juga harus dilakukan secukupnya saja karena pancaran sinar matahari yang berlebihan justru mendapatkan dampak negatif bagi tubuh antara lain:

- Photoaging yakni proses penuaan yang diakibatkan oleh sinar UV dari matahari.

- Imunosupresi yakni penurunan daya tahan tubuh.

- Fotokarsinogenesis yakni kanker yang dipicu oleh proses kompleks dari sinar UV.

"Berjemur mengenai tangan dan tungkai. Untuk leher dan kepala itu dilindungi. Sehingga sebisa mungkin kepala dilindungi bisa pakai topi atau bagian leher bisa menggunakan sunblock," ungkap Mimi.

Saat berjemur juga tidak dianjurkan sampai kulit berwarna kemerahan, dikarenakan itu menandakan kulit terbakar sinar matahari dan bias menghentikan produksi vitamin D3 dalam tubuh.

Waktu Tepat Berjemur

Dokter Umum Poliklinik Institut Pertanian Bogor (IPB) Mimi Oktafia mengatakan, Banyak opini tentang waktu yang tepat untuk berjemur, berdasarkan Persatuan Dokter Spesialis Kulit dan Kelamin Indonesia (Perdoski) melakukan penelitian tentang indeks UV.

Menurut BMKG, indeks UV adalah angka tanpa satuan untuk menjelaskan tingkat paparan radiasi sinar ultraviolet yang berkaitan dengan kesehatan manusia. Dengan mengetahui angka Indeks UV ini, masyarakat bisa memantau tingkat sinar ultraviolet yang bermanfaat maupun berbahaya bagi tubuh.

Dalam penelitian tersebut waktu terbaik untuk berjemur dan meningkatkan vitamin D3 yakni pukul 09.00. Durasinya juga tidak terlalu lama, diawali dengan 5 menit dan ditambah secara bertahap maksimal 15 menit. Perhatikan indeks UV.

Menurut Persatuan Dokter Spesialis Kulit dan Kelamin Indonesia angka indeks UV yang ideal untuk membentuk vitamin D adalah antara 3,5 hingga 6.

Kegiatan berjemur juga cukup dilakukan 2-3 kali dalam seminggu. Agar proses metabolisme vitamin D berjalan lebih efektif.

Komentar (0)

komentar terkini

Berita Terkait

1658667287284_1658667309

Share and Care

Waktu Terbaik untuk Berjemur Diri

SIAPBELAJAR.COM - Sinar matahari merupakan salah satu sumber vitamin D yang dapat diperoleh dengan mudah secara Cuma-Cuma.Sinar matahari mengandung UV B yang dapat membantu proses sintesa vitamin D