Kenali Faktor Resiko Kanker Usus Besar

Ayu Muhafilah

Penulis : Ayu Muhafilah

0

0

Keluarga
1658672738368_1658672876

Faktor Resiko Kanker Usus Besar

SIAPBELAJAR.COM - Kanker usus merupakan salah satu penyebab kematian ketiga terbanyak di dunia. Ada beragam penyebab kanker usus dan salah satunya adalah pola hidup tidak sehat.

Oleh karena itu, penting untuk mengetahui penyebab dan faktor risiko kanker ini agar langkah pencegahan dapat dilakukan sejak dini.

Kanker usus terbagi menjadi dua jenis, yaitu kanker usus halus dan kanker usus besar. Kanker usus besar atau kanker kolorektal merupakan jenis kanker usus yang lebih sering terjadi dibandingkan kanker usus halus.

Gejala yang biasanya terjadi pada kanker usus besar adalah buang air besar berdarah, berat badan turun secara tiba-tiba, terdapat benjolan di perut, dan sakit atau kram di bagian tengah perut.

Faktor Risiko Kanker Usus Besar

Beberapa faktor yang dapat meningkatkan risiko kanker usus besar, yaitu:

  1. Usia tua, kanker usus besar dapat terdiagnosis pada segala usia, namun sebagian besar kanker usus besar terjadi pada usia lebih dari 50 tahun.
  2. Riwayat kanker usus besar atau polip usus besar, riwayat kanker usus besar sebelumnya atau pernah mengidap polip pada usus besar dapat meningkatkan kejadian kanker usus besar.
  3. Kondisi peradangan kronik pada usus besar, peradangan kronis pada usus besar seperti penyakit kolitis ulseratif atau penyakit Crohn meningkatkan risiko kanker usus besar.
  4. Faktor keturunan, riwayat kanker usus besar pada keluarga meningkatkan risiko pada keturunannya.
  5. Diet tinggi lemak, beberapa penelitian menunjukkan peningkatan risiko kanker usus besar pada orang dengan diet tinggi lemak pada daging merah dan daging olahan.
  6. Diabetes, orang dengan diabetes atau resistensi insulin memiliki risiko yang lebih tinggi untuk terjadinya kanker usus besar.
  7. Obesitas, orang dengan obesitas memiliki risiko yang lebih tinggi pada kanker usus besar dibandingkan pada orang dengan berat badan normal.
  8. Rokok, rokok dapat meningkatkan risiko kanker usus besar.
  9. Alkohol, tingginya konsumsi alkohol meningkatkan risiko kanker usus besar.

Pencegahan Kanker Usus Besar

Dokter dapat merekomendasikan pada orang dengan risiko kanker usus besar untuk melakukan skrining setelah usia 50 tahun. Perubahan gaya hidup dapat dilakukan untuk menurunkan risiko kanker kolon, yaitu:

  1. Konsumsi buah-buahan, sayur, dan serat tinggi. Vitamin, mineral dan antioksidan yang terkandung dalam makanan tersebut dapat berperan dalam menurunkan risiko kanker.
  2. Kurangi atau stop konsumsi alkohol.
  3. Stop merokok.
  4. Olahraga rutin setiap hari. Minimal sebanyak 30 menit setiap hari. Jika belum terbiasa melakukan olahraga sebelumnya, olahraga dapat dilakukan perlahan hingga tercapai 30 menit setiap hari.
  5. Menjaga berat badan ideal. Berat badan yang ideal dapat menurunkan risiko untuk berbagai penyakit termasuk kanker usus besar.
Komentar (0)

komentar terkini

Berita Terkait

1688181511074_1688181520

Share and Care

7 Herbal Penawar Kolesterol

Mediana.id - Kolesterol adalah jenis lemak yang dibutuhkan oleh tubuh untuk berbagai fungsi, seperti membentuk membran sel, hormon, dan vitamin D. Namun, jika kadar kolesterol dalam darah terlalu ting
1664380540404_1664380558

Keluarga

Berbagai Manfaat Buah Naga untuk Kesehatan

SIAPBELAJAR.COM - Buah naga merupakan salah satu buah yang banyak dikonsumsi oleh masyarakat Indonesia. Selain harganya terjangkau, buah ini juga mudah ditemukan, baik di supermarket atau pedagang tra
1661094161041_1661094179

Keluarga

Tips Menghilangkan Rasa Pedas di Mulut

SIAPBELAJAR.COM - Banyak orang yang suka makanan pedas, tapi makan terlalu berlebihan justru bisa memicu sensasi terbakar di mulut hingga menyebabkan sakit perut. Lantas, bagaimana cara mengatasi kepe
1660833328929_1660833458

Keluarga

Tips Atasi Sesak Nafas dengan Cepat

SIAPBELAJAR.COM - Sesak napas dapat dikaitkan dengan beberapa kondisi kesehatan, seperti nyeri di bagian dada, batuk, pusing, dan kelelahan. Sesak napas juga bisa menyerang Anda yang memiliki fobia te
1660750845472_1660750868

Trending

Bedak Johnson & Johnson Hentikan Penjualan Bedak Bayi pada 2023

SIAPBELAJAR.COM - Perusahaan Johnson & Johnson mengumumkan akan menghentikan penjualan bedak bayi berbentuk tabur secara global mulai 2023. Perusahaan J&J akan beralih akan beralih ke bedak ba