Bangun Budaya Sensor Mandiri, Bijak Pilih Tontonan

Ayu Muhafilah

Penulis : Ayu Muhafilah

0

0

Keluarga
1658979641209_1658979652

LSF berkomitmen meningkatkan literasi kepada penonton agar lebih bijak dalam memilah dan memilih tontonan

SIAPBELAJAR.COM – Lembaga Sensor Film (LSF) berkomitmen meningkatkan kesadaran masyarakat melakukan Budaya Sensor Mandiri agar penonton semakin sadar untuk memilah dan memilih tontonan sesuai dengan usianya.

Ketua LSF, Rommy Fibri Hardiyanto, mengatakan, pihaknya bersama berbagai pemangku kepentingan sudah satu suara untuk menggencarkan budaya sensor mandiri. Kali ini, LSF bersama Gabungan Pengusaha Bioskop Seluruh Indonesia (GPBSI) sepakat untuk bersama membangun kesadaran masyarakat dalam memilah dan memilih tontonan.

Menurut Rommy, LSF dan GPBSI memiliki komitmen untuk berkolaborasi dalam meningkatkan literasi kepada penonton agar lebih bijak dalam memilah dan memilih tontonan. Beberapa hal yang akan dilakukan adalah membuka akses seluas-luasnya kepada masyarakat untuk mendapatkan informasi terkait film yang akan tayang atau akan ditonton melalui Panduan Film LSF.

Panduan Film LSF ini dapat diakses melalui laman LSF yaitu www.lsf.go.id, media sosial LSF, dan dapat diperoleh secara langsung di beberapa gedung bioskop. LSF juga berencana menempatkan beberapa media publikasi dan informasi di beberapa gedung bioskop seperti banner dan sejenisnya sebagai sumber informasi dan edukasi terkait dengan Budaya Sensor Mandiri.

“LSF sebelumnya juga sudah memberi imbauan kepada pengelola bioskop supaya lebih ketat dalam pengawasan agar tidak ada anak kecil di bawah umur yang masuk dan ikut serta menyaksikan film yang tidak sesuai dengan usia mereka,” tutur Rommy dalam konferensi pers yang digelar secara luring di Jakarta (27/7).

Ketua GPBSI, Djonny Syafruddin, menyatakan kesiapannya untuk mendukung Gerakan Nasional Budaya Sensor Mandiri yang telah dicanangkan LSF. “Saya minta dukungan dari media dan masyarakat untuk bisa ikut berpartisipasi menyosialisasikan budaya baik ini,” ucapnya.

Ia menambahkan, pihaknya akan melakukan edukasi secara periodik kepada para staf di bioskop supaya dapat menjalankan aktivitas tanpa menyalahi aturan, namun dengan tetap mengedepankan pelayanan prima. 

Pihak pengelola bioskop selama ini sudah melakukan berbagai cara untuk memberikan informasi terkait film dan penggolongan usia penontonnya melalui berbagai media. Di antaranya menayangkan telop, tayangan singkat yang berisi informasi mengenai film seperti judul, durasi, nomor Surat Tanda Lulus Sensor (STLS) dan tentu saja peruntukkan usianya.

Selain itu, petugas lapangan yang bertugas, baik dari pembelian karcis hingga masuk studio, kerap mengingatkan dan mengimbau penonton untuk tidak membawa anak di bawah umur saat menonton. 

Komentar (0)

komentar terkini

Berita Terkait

Openheimer di Kecam di India_1690440841

Trending

Film Oppenheimer Dikecam dan Dituduh Penistaan Agama di India

Mediana.id - Film Oppenheimer yang disutradarai oleh Christopher Nolan menuai kontroversi di India karena diduga menistakan agama Hindu. Film ini menceritakan kisah J. Robert Oppenheimer, ilmuwan yang
1690353398959_1690353437

Trending

Bagaimana Oppenheimer Mengubah Dunia dengan Teori dan Praktiknya

Mediana.id - J. Robert Oppenheimer adalah seorang fisikawan teoretis yang dikenal sebagai “Bapak Bom Atom” karena perannya yang sangat penting dalam pengembangan senjata nuklir pertama di dunia. O
1690364144257_1690364192

Trending

Wajib Baca Ini Sebelum Nonton FIlm Oppenheimer!

Mediana.id - Pada 6 Agustus 1945, dunia menyaksikan ledakan bom atom pertama di Hiroshima, Jepang, yang menewaskan puluhan ribu orang dan mengubah sejarah perang dan kemanusiaan. Bom atom tersebu
Rekomendasi FIlm_1690279247

Trending

Rekomendasi Film Terbaik yang Bisa Kamu Tonton

Mediana.id - Berikut 5 rekomendasi film terbaik yang bisa kamu tonton:1. The Godfather (1972)Rekomendasi film terbaik sepanjang masa yang pertama adalah The Godfather. Film hollywood legendaris ini di
1659965377342_1659965537

Share and Care

Artis Asia Pertama Terima Gelar Kehormatan AFI

SIAPBELAJAR.COM - Tan sri Michele Yeoh mendapatkan gelar kehormatan (honoris causa) Doktor Fine of Arts dari American Film Institute (AFI). Hal ini menjadikannya sebagai artis Asia pertama yang meneri