SIAPBELAJAR.COM - Sekitar 40.000 peminjam Pinjaman
Mahasiswa utangnya akan segera dibatalkan, karena Presiden
Amerika Serikat, Joe Biden diperkirakan akan mengumumkan keputusan tentang
masalah ini dalam beberapa pekan depan.
Biden mengonfirmasi bahwa dia akan mengumumkan
keputusan tentang pengampunan/pembatalan pinjaman mahasiswa sebelum 31 Agustus
2022, ketika jeda pembayaran pinjaman siswa berakhir.
Sebelum 31 Agustus, Biden diperkirakan akan
mengumumkan apakah dia berencana untuk membatalkan pinjaman atau memperpanjang
jeda pembayaran pinjaman mahasiswa.
Menurut dokumen internal yang diperoleh dari Politico, Departemen Pendidikan Amerika Serikat sedang menunggu persetujuan dari Gedung Putih untuk membatalkan utang jutaan peminjam.
Yang akan terjadi jika pinjaman dibatalkan
Berdasarkan dokumen-dokumen tersebut, hal-hal
berikut diperkirakan akan terjadi jika Biden membatalkan pinjaman pelajar:
1. Pembatalan $10,000 atau sekitar Rp 146,7 juta untuk
semua orang dengan pinjaman mahasiswa federal
2. Kualifikasi untuk keringanan semua jenis pinjaman
mahasiswa federal, termasuk Pinjaman Langsung; Pinjaman FFELP, Pinjaman
Perkins, Pinjaman Parent PLUS dan Grad PLUS
3. Ambang pendapatan $150,000 atau sekitar Rp 2,2
miliar untuk peminjam yang mengambil pinjaman mahasiswa sebagai individu atau $250,000
atau sekitar Rp 3,6 miliar sebagai keluarga.
4. Pembatalan pinjaman mahasiswa 45 hari, untuk
peminjam yang informasi pendapatannya telah diketahui oleh Departemen
Pendidikan Amerika Serikat
Hal tersebut di atas mungkin dapat berubah
sewaktu-waktu. Namun, belum diketahui apakah Menteri Pendidikan Amerika Serikat,
Miguel Cardona telah memberikan persetujuan atas rencana tersebut.
Perbaikan
Program Pinjaman Mahasiswa
Awal bulan lalu, Departemen Pendidikan telah mengumumkan
beberapa perubahan aturan dalam upaya untuk melakukan perbaikan dalam program
pelepasan pinjaman mahasiswa, termasuk bantuan kepada peminjam yang lembaga
pendidikannya ditutup atau dibohongi.
Perubahan besar juga termasuk meringankan beban
pinjaman mahasiswa bagi mereka yang cacat total atau permanen dan bagi pekerja
layanan publik.
“Kami berkomitmen untuk memperbaiki sistem yang
rusak. Jika peminjam memenuhi syarat untuk mendapatkan keringanan pinjaman
mahasiswa, tidak perlu mengambil segunung dokumen atau gelar sarjana hukum
untuk mendapatkannya. Manfaat pinjaman pelajar juga seharusnya tidak terlalu
sulit didapat sehingga peminjam tidak pernah benar-benar mendapat manfaat
darinya” kata Cardona.
Pengajuan
Banding oleh Senator dan Pembatalan Utang Mahasiswa oleh Biden
Mengomentari keputusan Departemen Pendidikan Amerika
Serikat untuk membatalkan utang pinjaman siswa senilai $415 juta atau sekitar
Rp 6 triliun, Senator Bernie Sanders telah mengajukan banding kepada Biden
untuk membatalkan semua utang pinjaman mahasiswa yang tersisa.
"Bagus. Sekarang batalkan sisa
$1.883.214.046.704 atau sekitar Rp 27 kuadriliun untuk 44.984.000 orang Amerika
lainnya yang masih tenggelam dalam utang pelajar” tulis Sanders di Twitter pada
bulan Februari.
Sejak menjabat, Biden membatalkan lebih dari $25
miliar atau sekitar Rp 366 triliun utang mahasiswa.
Selama kampanye kepresidenannya, Joe Biden berjanji
untuk mendukung jutaan mahasiswa yang berhutang untuk kuliah dengan membatalkan
pinjaman mahasiswa sebesar $10,000 atau sekitar Rp 146,7 juta untuk setiap
peminjam.
Trending
Saintek
Saintek
Saintek
Saintek
16 April 2026 - 14:13 wib
16 April 2026 - 14:12 wib
16 April 2026 - 14:12 wib
13 April 2026 - 20:43 wib
13 April 2026 - 20:31 wib