6 Jenis Kendaraan Dilarang Isi Pertalite,dan Cara Daftar MyPertamina

Ayu Muhafilah

Penulis : Ayu Muhafilah

0

0

Trending
1662958221235_1662958485

Foto : SPBU Cipakat Kecamatan Singaparna Kabupaten Tasikmalaya

SIAPBELAJAR.COM - Pemerintah telah resmi menaikan harga BBM jenis Pertalite, Solar dan Pertamax pada 3 September 2022.

Adapun usai kenaikan itu, PT Pertamina (Persero) bakal melarang jenis-jenis kendaraan untuk membeli BBM subsidi.

Namun, hal itu masih menunggu revisi dari Peraturan Presiden (Perpres) No.191/2014 tentang Penyediaan, Pendistribusian dan Harga Jual Eceran BBM.

"Kita tengah menunggu keputusan dari Perpres itu," ujar Direktur Utama Pertamina, Nicke Widyawati saat rapat dengan Komisi VI DPR RI.

Dirangkum Okezone, Sabtu (10/9), berikut fakta kendaraan yang bakal dilarang beli BBM subsidi:

1. Daftar Jenis Motor yang Dilarang

Honda

- CRF1100L Africa Twin Adventure Sport

- Gold Wing

- Forza 250

- CBR250RR

- CRF250 Rally

- CB650R

- CB500X

- CBR600RR

- CBR1000RR

- X-ADV

- Lini moge Honda.

Yamaha

- Skutik T Max

- MT09

- T07

- XMAX

- MT-25

- R25

- Lini moge Yamaha.

Kawasaki

- Ninja 250SL


- Ninja ZX-25R


- Ninja 250

- Versys-X 250

- KLX250

- Ninja ZX10R

- Ninja H2

- KX450

- Versys 1000

- Vulcan S

- Lini moge Kawasaki

BMW

Semua produk roda dua BMW mempunyai kubikasi di atas 250 cc, begitu pun dengan Triumph.

Suzuki

- Gixxer SF 250

- Lini moge Suzuki.

2. Mobil Dinas dan BUMN Dilarang

Anggota BPH Migas Saleh Abdurrahman menyebut masih belum tahu soal jenis mobil apa saja yang dilarang.

Namun, dia memastikan kalau larangan itu akan menyasar mobil dinas dan kendaraan mewah.

"Kalau mobil dinas, BUMN, itu ya pakai non subsidi," tegasnya.

3. Rincian Harga BBM Subsidi

Adapun kini harga Pertalite menjadi Rp10.000 per liter, Solar Rp6.800 per liter dan Pertamax menjadi Rp14.500 per liter.

4. Aturan Main Jika Pembatasan Berlaku

Direktur Utama Pertamina, Nicke Widyawati mengatakan kalau nanti aturan itu sudah disahkan, maka sistem yang dipakai akan diatur dari pusat.

"Jadi kita kan udah digital nanti pakai IT terus diatur dari pusat, jadi hanya kendaraan yang berapa cc yang boleh pakai," katanya saat rapat dengan Komisi VI DPR RI.

Dia menyebut kalau nanti sistem itu akan otomatis terpasang di setiap SPBU Pertamina seluruh Indonesia.

"Jadi nanti kendaraan punya QR Code masing-masing terus ditapping, kalau yang gak berhak ya gak ngocor bensinnya," jelasnya.

Dia memastikan kalau sistem tersebut bakal diatur sebaik mungkin.

Kemudian, dia berharap kalau dengan adanya pembatasan itu nanti, BBM subsidi bakal diterima tepat sasaran.

5. Data Kendaraan dari Polri

Nicke juga menyebut pihaknya sedang mencari data pengguna kendaraan di Indonesia, sehingga saat regulasi muncul pihaknya tak perlu susah payah melakukan pendataan.

"Pertamina menyusun sistem bagaimana nanti setelah regulasi itu keluar kita sudah mengelola data karena kita sudah menerapkan digitalisasi SPBU maka kita akan menerapkan dengan IT," bebernya.

Dia mengatakan untuk mendapatkan data tersebut pihaknya telah berkoordinasi dengan Korlantas Polri untuk integrasi data kendaraan.

Data Korlantas dinilai lebih tepat untuk mengetahui spesifikasi kendaraan.

"Integrasi data dengan Korlantas jadi data, kita tarik di mana di data itu ada nomor polisi, pemilik, berapa CC-nya, dan jenisnya. Jadi jika regulasi keluar bisa kita kunci berdasarkan data itu. Itu kami lakukan untuk mengakselerasi kesiapan sistem Pertamina untuk melakukan pembatasan sesuai regulasi," terangnya.

6. Daftar ke MyPertamina

Pertamina pun meminta untuk segera melakukan pendaftaran ke MyPertamina.

Untuk pendaftaran tersebut bisa dilakukan di aplikasi MyPertamina atau situs resmi http://subsiditepat.mypertamina.id.

Berikut tata cara pendaftaran beli Pertalite dan Solar di MyPertamina:

- Siapkan dokumen yang dibutuhkan, yakni KTP, STNK, Foto Kendaraan, dan dokumen pendukung lainnya

- Buka website subsiditepat.mypertamina.id

- Centang informasi memahami persyaratan

- Klik 'Daftar Sekarang'

- Ikuti instruksi dalam website tersebut

- Tunggu pencocokan data maksimal 7 hari kerja di alamat email yang telah didaftarkan, atau cek status pendaftaran di website secara berkala

- Apabila sudah terkonfirmasi, unduh (download) kode QR dan simpan untuk bertransaksi di SPBU Pertamina.

Komentar (0)

komentar terkini

Berita Terkait

1667350863493_1667350968

Saintek

Pertamina, BPBD, dan FPRB Bentuk Satuan Pendidikan Aman Bencana di Semarang

SIAPBELAJAR.COM - PT Pertamina (Persero) bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan Forum Pengurangan Risiko Bencana (FPRB) Kota Semarang, Jawa Tengah (Jateng), membentuk Satuan Pendidikan
1664536979842_1664537033

Trending

Kabar Baik BBM Pertalite Bisa Turun lagi di Rp.7.650/ltr

SIAPBELAJAR.COM -  Para ahli mencermati turunnya harga minyak mentah dunia yang terjadi belakangan ini. Dengan turunnya harga minyak mentah dunia itu, dinilai bisa mempengaruhi turunnya harga Bah
1664112939219_1664112959

Trending

Pertalite Dianggap Boros Usai Kenaikan Harga

SIAPBELAJAR.COM - Pasca kenaikan harga BBM, masyarakat mengeluhkan melalui sosial media mengenai kondisi pertalite yang dirasa semakin boros. Menanggapi hal tersebut, Corporate Secretary PT Pertamina
1663991285885_1663991331

Ekonomi

Hampir Sebulan BBM Naik, Perpres Soal Pembatasan Pertalite Belum Diteken

SIAPBELAJAR.COM - Sudah hampir satu bulan revisi Perpres 191/ 2014 tentang Penyediaan, Pendistribusian, dan Harga Jual Eceran Bahan Bakar Minyak (BBM) tak kunjung diteken oleh Presiden Joko Widodo.Pad
1663991758284_1663991781

Trending

Harga BBM Terbaru Pertamina Shell BP dan Vivo

SIAPBELAJAR.COM - Pemerintah telah menaikkan harga bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi solar, pertalite dan juga non subsidi pertamax sejak awal September.Harga pertalite misalnya, naik dari Rp7.650 m