Direktorat Jenderal Perimbangan Keuangan Gelar Lomba Bedah Data APBD 2022

Ayu Muhafilah

Penulis : Ayu Muhafilah

0

0

Ekonomi
1663301850779_1663301928

Direktorat Jenderal Perimbangan Keuangan Gelar Lomba Bedah Data APBD 2022

SIAPBELAJAR.COM - Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati menyampaikan pentingnya mengelola data dan informasi yang terintegrasi baik dalam kegiatan pengelolaan Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) maupun Anggaran pendapatan Belanja Daerah (APBD).

Oleh karenanya, Kementerian Keuangan saat ini berupaya untuk terus membangun beberapa sistem manajemen pengelolaan keuangan berbasis digital. Hal itu ia sampaikan saat keynote speech pada acara Final Lomba Bedah Data APBD 2022, Kamis (15/09).

“Nah inilah  yang sedang kita terus lakukan di Kementerian Keuangan. Membangun sebuah kultur atau institusi yang data driven, evidence based, dan kemudian dilengkapi dengan sebuah kemampuan untuk analisa dari data-data dan informasi itu menjadi penting,” ungkap Menkeu.

Seiring kemajuan tekhnologi tersebut, Menkeu berharap agar masyarakat dan seluruh stakeholder bersama-sama dengan pemerintah dapat turut memahami dan mengawasi aliran dana baik dalam APBN maupun APBD.  

“Sekarang ini jajaran Kemenkeu akan terus tingkatkan kemampuan untuk mengelola tidak hanya sistem keuangan negara, tapi juga membaca dan menganalisa data. Tujuannya untuk bisa terus memperbaiki pengelolaan keuangan negara sebagai bendahara negara, dan juga untuk terus meningkatkan akuntabilitas ke publik,” ujarnya.

Untuk menjawab tantangan itu, Direktorat Jenderal Perimbangan Keuangan (DJPK) yang bernaung dibawah Kementerian Keuangan berupaya untuk terus meningkatkan akuntabilitas di dalam mengelola transfer keuangan dan dana desa. Salah satu upayanya yaitu dengan membuat lomba bedah data APBD Tahun 2022.

“Ini adalah sebuah upaya dari Kementerian Keuangan untuk bisa meningkatkan pengetahuan masyarakat luas mengenai sepertiga APBN ditransfer ke daerah dan dikelola oleh pemerintah daerah, serta untuk bisa menyebarluaskan akuntabilitas publik,” terang Menkeu.

Menurut Menkeu, lomba bedah data yang diselenggarakan oleh DJPK dapat menjadi solusi untuk memperkenalkan kepada masyarakat bagaimana cara menerjemahkan dan menganalisa data keuangan serta  mengenal pilihan kebijakan pemerintah.

“Jadi sebetulnya by sistem itu adalah sesuatu yang sederhana namun di dalam kenyataannya banyak masyarakat yang belum memahami,”ujar Menteri Keuangan.

Pada acara lomba bedah data kali ini, telah terpilih sejumlah 6 finalis lomba dari total 162 peserta yang terdaftar. Dengan begitu Menkeu berharap, agar ide dan inovasi dari berbagai peserta dapat menjadi masukan bagi perbaikan dalam kinerja pengelolaan anggaran.

“Inovasi dan ide-ide yang muncul dari para peserta dan berbagai proposal yang disampaikan, saya harap tidak going wasted atau tidak menjadi hal yang percuma. Saya berharap tentu dari proses ini di DJPK beserta DJA dan DJPB  bisa memanfaatkan berbagai proposal ini untuk melihat berbagai hal kemungkinan yang bisa digunakan,” imbaunya.

Komentar (0)

komentar terkini

Berita Terkait

1678852058839_1678852077

Ekonomi

Kinerja APBN di Februari 2023 Terjaga Baik

SIAPBELAJAR.COM - Capaian kinerja APBN Februari 2023 sangat baik dengan realisasi yang memberikan berbagai manfaat untuk masyarakat Indonesia. Meski demikian, APBN 2023 dijaga untuk terus waspada dala
1677211410119_1677211434

Ekonomi

Awali Tahun 2023, Pertumbuhan Pajak Sangat Baik

SIAPBELAJAR.COM - Mengawali tahun 2023, pertumbuhan pajak sangat baik. Pada Bulan Januari 2023, penerimaan pajak mencapai Rp162,23 triliun, tumbuh 48,6% (yoy) dan 9,44% dari target APBN 2023. Kinerja
1676939705113_1676939733

Ekonomi

2024, APBN Fokus Turunkan Kemiskinan dan Stunting

SIAPBELAJAR.COM - Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati menyebut APBN di tahun 2024 difokuskan untuk menurunkan angka kemiskinan dan stunting. Hal itu disampaikan Menkeu dalam keterangan per
1675555592751_1675555697

Ekonomi

Menkeu: APBN Mendukung Pemilu

SIAPBELAJAR.COM - Pemilihan Umum (Pemilu) adalah wujud dari sistem demokrasi yang sudah disepakati Indonesia. Hal ini disampaikan oleh Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati pada Kuli
1674947099068_1674947168

Ekonomi

Menkeu: Sinergi APBN dengan Pelaku Usaha Percepat Pemulihan Ekonomi

SIAPBELAJAR.COM - Sinergi APBN sebagai instrumen keuangan negara dengan para pelaku usaha dapat mengamplifikasi pemulihan ekonomi Indonesia. Hal ini terungkap saat Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyan