Krisis Akomodasi di Irlandia

Ayu Muhafilah

Penulis : Ayu Muhafilah

0

0

Trending
1663899061642_1663899067

Ilustrasi Perumahan Siswa di Irlandia

SIAPBELAJAR.COM - Kedutaan Besar Prancis di Irlandia telah memperingatkan pendatang baru, termasuk pelajar bahwa mereka mungkin menghadapi kesulitan dalam menemukan akomodasi di Irlandia karena krisis perumahan yang parah yang sedang dihadapi negara tersebut.

Dalam sebuah pernyataan yang diterbitkan di situs webnya, kedutaan mengatakan bahwa permintaan yang kuat telah menyebabkan peningkatan signifikan dalam harga sewa yang saat ini lebih tinggi daripada di Paris, termasuk perumahan bersama.

“Oleh karena itu, disarankan bagi orang yang berencana untuk menetap di Irlandia untuk memberikan waktu yang cukup untuk pencarian akomodasi ini, yang mungkin dapat memakan waktu beberapa minggu,” bunyi pernyataan itu.

Selain itu, pihak Kedutaan juga menyarankan semua orang untuk tetap waspada di tengah penipuan sewa pada situs yang berbeda dan tidak menandatangani kontrak apa pun atau membayar deposit tanpa bertemu dengan pemilik tempat atau agen real estat serta tanpa melihat akomodasi terlebih dahulu.

“Sangat penting untuk memiliki jaminan keuangan yang kuat dan jika memungkinkan, sertifikat pembayaran sewa dari pemilik sebelumnya (surat referensi) untuk dapat menunjukkan file sewa,” katanya.

Mengikuti saran kedutaan, Dewan Irlandia untuk Pelajar Internasional atau Irish Council for International Students (ICOS) mengatakan telah melihat peningkatan sebesar 86% dalam pertanyaan yang ditangani melalui layanan informasi dan dukungannya mengenai perumahan tahun ini.

Lebih lanjut, ICOS mengatakan bahwa banyak siswa yang telah menghubungi mereka untuk meminta bantuan dalam menemukan akomodasi, melaporkan penipuan atau mengajukan keluhan mengenai kondisi di bawah standar dan penuh di tempat mereka tinggal.

Mempengaruhi Reputasi Negara

Direktur Eksekutif Dewan Irlandia untuk Pelajar Internasional, Laura Harmon mengatakan bahwa krisis perumahan di Irlandia mempengaruhi reputasi negaranya di seluruh dunia sebagai tujuan studi, seperti yang juga terlihat dari peringatan kedutaan Prancis kepada warganya.

Harmon mengatakan bahwa siswa internasional menyumbang lebih dari €2,2 miliar atau sekitar Rp 32,5 triliun per tahun untuk perekonomian Irlandia.

Oleh karena itu, menurutnya tidak adil jika para siswa yang melakukan investasi besar dalam pendidikan mereka di Irlandia, serta banyaknya lembaga pendidikan tinggi dan sekolah bahasa yang melakukan upaya besar untuk memberikan pengalaman siswa yang luar biasa, dirusak oleh bencana akomodasi.

“Krisis akomodasi siswa ini lebih buruk dari sebelumnya karena kurangnya pasokan, sewa yang terlalu tinggi dan peraturan yang tidak efektif mengenai kepadatan ada di antara masalah lainnya. ICOS juga sangat menantikan penerbitan Strategi Pendidikan Internasional baru untuk Irlandia yang hampir dua tahun terlambat,” tegas Harmon.

Risiko Penipuan Sewa dan Kondisi Siswa Internasional di Irlandia

Dia juga menyoroti adanya risiko penipuan sewa, dengan mengatakan bahwa siswa internasional memiliki risiko lebih besar karena mereka memiliki lebih sedikit pengetahuan mengenai pasar sewa di Irlandia.

Pada awal tahun ini, dilaporkan bahwa siswa internasional di Irlandia dipaksa tidur di klub, mobil atau di jalan sebagai akibat dari krisis perumahan di negara tersebut.

Pada bulan Mei, beberapa siswa bahasa Inggris harus tidur semalaman di mobil atau jalanan karena kesulitan mencari akomodasi.

Beberapa dari mereka bahkan mempertimbangkan untuk melanjutkan studi di negara lain atau kembali ke negara asalnya, menghentikan studinya di Irlandia.

Komentar (0)

komentar terkini

Berita Terkait

1690428308248_1690428323

Share and Care

Cara Mengatasi Krisis Air Bersih di Tengah Kemarau dan Pencemaran

Mediana.id - Air bersih merupakan kebutuhan dasar manusia yang harus terpenuhi. Namun, ketersediaan dan kualitas air bersih di Indonesia masih menjadi masalah yang perlu diatasi. Menurut data Kementer
1680612460444_1680612304

Saintek

Pemerintah Norwegia Alokasikan Dana untuk Asrama Mahasiswa Baru

SIAPBELAJAR.COM - Pemerintah Norwegia mengumumkan bahwa pihaknya telah mengalokasikan dana untuk membangun 1.650 asrama mahasiswa baru dalam upaya mengurangi tekanan pada pasar persewaan swasta.Men
1680352404085_1680352255

Saintek

Italia Mengubah Hotel Menjadi Asrama Mahasiswa

SIAPBELAJAR.COM - Sebagai bagian dari upaya untuk meningkatkan jumlah mahasiswa internasional di negara tersebut, pemerintah Italia mengubah hotel menjadi asrama mahasiswa. Di antara hotel yang aka
1679987618494_1679987478

Saintek

Portugal Menyambut Hampir 70.000 Siswa Internasional pada Tahun Akademik 2021/2022

SIAPBELAJAR.COM - Kantor Statistik Nasional Portugal telah mengungkapkan bahwa hampir 70.000 siswa internasional terdaftar di Institusi Pendidikan Tinggi Portugis pada tahun akademik 2021/2022. Dat
1679554586526_1679554445

Saintek

Rencana Ambisius Jepang untuk Menyambut 400.000 Siswa Internasional pada Tahun 2033

SIAPBELAJAR.COM - Jepang berencana untuk menampung 400.000 siswa internasional pada tahun 2033 serta memikat mereka untuk tinggal dan bekerja di negara tersebut setelah lulus. Media lokal melaporka