Jambore Pramuka Dunia 2023 di Korea Selatan Berakhir Ricuh, Ini Penyebabnya

A. Fateeh

Penulis : A. Fateeh
Editor : A. Fateeh

0

0

Trending
Jambore Korea Berakhir Ricuh_1691553607

Jambore Pramuka Dunia di Korea

Mediana.id - Jambore Pramuka Dunia 2023 yang digelar di Korea Selatan sejak 1 Agustus hingga 12 Agustus 2023 berakhir dengan kekacauan. Ribuan peserta dari berbagai negara mengalami kesulitan akibat cuaca panas ekstrem, fasilitas kurang memadai, dan ancaman badai.

Menurut laporan media lokal, sekitar 600 peserta jatuh sakit karena terkena panas dan dehidrasi. Mereka harus mendapatkan perawatan medis di tenda-tenda darurat yang didirikan di lokasi perkemahan. Beberapa peserta bahkan harus dilarikan ke rumah sakit terdekat.

Selain itu, fasilitas yang disediakan oleh penyelenggara juga dinilai tidak memenuhi standar. Banyak peserta yang mengeluhkan kondisi tenda yang panas, bau, dan basah. Alas tenda yang terbuat dari palet kayu juga membuat mereka tidak nyaman. Bahkan, ada yang menemukan seekor ular di bawah tempat tidurnya.

Fasilitas toilet dan kamar mandi juga menjadi sorotan. Banyak peserta yang mengeluhkan bau menyengat dan sampah berserakan di lantai. Makanan yang disajikan juga tidak higienis. Beberapa peserta menemukan telur busuk dan makanan basi di antara menu mereka.

Tidak hanya itu, peserta juga harus menghadapi ancaman badai Khanun yang mendekati wilayah perkemahan. Badai ini membawa angin kencang dan hujan lebat yang dapat merusak tenda-tenda dan fasilitas lainnya. Akibatnya, banyak peserta yang memutuskan untuk meninggalkan perkemahan lebih awal.

Beberapa negara bahkan menarik kembali pesertanya dari Jambore Pramuka Dunia 2023. Amerika Serikat dan Inggris adalah dua negara besar yang mengambil langkah tersebut. Mereka menganggap bahwa penyelenggara tidak mampu menjamin keselamatan dan kesehatan pesertanya.

Jambore Pramuka Dunia 2023 merupakan acara empat tahunan yang diikuti oleh sekitar 43.000 peserta dari 158 negara. Acara ini bertujuan untuk mempromosikan persaudaraan, persahabatan, dan perdamaian antara pramuka-pramuka dari seluruh dunia.

Namun, acara ini justru berubah menjadi mimpi buruk bagi banyak peserta. Banyak yang merasa kecewa dan tidak puas dengan penyelenggaraan Jambore Pramuka Dunia 2023 di Korea Selatan. Mediana.id 

Komentar (0)

komentar terkini

Berita Terkait

Jambore Korea Berakhir Ricuh_1691553607

Trending

Jambore Pramuka Dunia 2023 di Korea Selatan Berakhir Ricuh, Ini Penyebabnya

Mediana.id - Jambore Pramuka Dunia 2023 yang digelar di Korea Selatan sejak 1 Agustus hingga 12 Agustus 2023 berakhir dengan kekacauan. Ribuan peserta dari berbagai negara mengalami kesulitan akibat c
1691556776002_1691556806

Share and Care

Sejarah Penyelenggaraan Jambore Dunia

Mediana.id - Jambore Pramuka Dunia adalah acara pendidikan luar ruangan yang diikuti oleh puluhan ribu anggota Pramuka berusia 14 hingga 17 tahun dari berbagai negara. Acara ini diselenggarakan setiap
1691554549298_1691554561

Trending

Alasan Evakuasi Kontingen Indonesia Jambore Pramuka Sedunia di Korea

Mediana.id - Kontingen Indonesia yang mengikuti Jambore Pramuka Sedunia 2023 di Korea Selatan harus dievakuasi dari lokasi perkemahan di Saemangeum. Evakuasi ini dilakukan karena adanya ancaman topan
1691553389252_1691553483

Trending

Kontingen RI Selamat dari Topan Khanun, Tinggal di Asrama Universitas Wonkwang

Mediana.id - Kontingen Indonesia yang mengikuti Jambore Pramuka Dunia 2023 di Korea Selatan berhasil dievakuasi dari lokasi perkemahan yang terancam oleh topan Khanun. Mereka kini tinggal di asrama Un
1675660567610_1675660605

Saintek

IPB Buka Jalur Prestasi Pramuka

SIAPBELAJAR.COM- Institut Pertanian Bogor (IPB) membuka jalur prestasi Pramuka. Saat ini, jalur prestasi Pramuka hanya dibuka khusus daerah Jawa Barat.Jalur prestasi pramuka merupakan bentuk kerja sam