Darurat Militer, Siswa Laki-Laki Ukraina Tidak Diizinkan Belajar ke Luar Negeri

Ayu Muhafilah

Penulis : Ayu Muhafilah

0

0

Saintek
1664074316411_1664074341

Ilustrasi Tentara di Ukraina

SIAPBELAJAR.COM - Ratusan siswa laki-laki Ukraina tidak diizinkan meninggalkan Ukraina untuk memulai atau melanjutkan studi di luar negeri selama darurat militer.

Visit Ukraina melaporkan bahwa Andriy Demchenko, selaku juru bicara Layanan Penjaga Perbatasan Negara mengatakan bahwa kepemimpinan militer yang lebih tinggi telah memblokir siswa laki-laki Ukraina untuk melintasi perbatasan sejak 14 September 2022 karena banyak dari mereka telah mencoba meninggalkan negara dengan dokumen palsu.

Pada awal bulan ini, Persatuan Mahasiswa Eropa atau European Students’ Union (ESU) dan Asosiasi Mahasiswa Ukraina atau Ukrainian Association of Students (UAS) menyatakan keprihatinannya atas situasi mahasiswa Ukraina yang mencoba melintasi perbatasan dengan mengatakan bahwa situasi seperti itu dapat menyebabkan migrasi ilegal.

Mereka meminta pihak berwenang Ukraina untuk bersama-sama menghormati nilai-nilai Eropa yang sama.

“Dalam jangka panjang, brain drain juga akan menjadi efek yang tidak diinginkan jika generasi muda dicegah untuk belajar. Hal tersebut akan menghambat pembangunan kembali negara di masa depan,” bunyi pernyataan itu.

Data menunjukkan bahwa antara bulan Juli dan Agustus saja, sekitar 600 orang mencoba melintasi perbatasan dengan dokumen palsu untuk pendidikan mereka di luar negeri.

Akibatnya, para pemimpin militer yang lebih tinggi memutuskan untuk tidak membiarkan siswa melewati perbatasan.

Keadaan Sebelum Perang di Ukraina

Sebelum perang di Ukraina, siswa yang diterima di universitas di luar negeri diizinkan melakukan perjalanan untuk studi mereka, tetapi Demchenko mengatakan bahwa saat ini mereka tidak dapat meninggalkan Ukraina, setidaknya sampai pemerintah memutuskan dalam hal ini.

"Saat ini, kategori seperti pelajar/mahasiswa tidak dapat melintasi perbatasan untuk meninggalkan Ukraina, sampai hal ini diatur secara terpisah oleh keputusan pemerintah dan perubahan dibuat pada Resolusi No. 57” kata Demchenko.

Sebagian Siswa Ukraina Belajar di Negara Lain

Sebuah survei pada tahun 2022 yang dilakukan oleh Jaringan Pelajar Erasmus Ukraina, Ukrainian Student League, Ukrainian Students for Freedom, siswa serta sukarelawan lainnya dengan dukungan Kantor Erasmus+ Nasional di Ukraina, mengungkapkan bahwa sebanyak 40,5% siswa Ukraina sudah belajar di negara lain.

Hasil Survei

Selain itu, 15% responden mengatakan bahwa mereka berencana untuk pindah ke negara institusi pendidikan tinggi internasional mereka dalam waktu dekat, 13% mengatakan bahwa mereka berencana untuk pindah sebelum awal semester musim gugur, 6% mengatakan bahwa mereka masih mencari peluang dan 10% tidak yakin akan melanjutkan pendidikan ke mana.

“Kemudian, 4% responden menyatakan bahwa mereka tidak memiliki kesempatan untuk melintasi perbatasan, yang sekali lagi menekankan perlunya klarifikasi undang-undang mengenai penyeberangan perbatasan oleh siswa laki-laki” kata laporan itu.

Menurut survei, sebanyak 57% mahasiswa di Ukraina mengatakan bahwa universitas mereka tidak sepenuhnya atau sebagian mendukung rencana mereka untuk belajar di luar negeri.

Berbeda dengan 29% lainnya yang mengatakan bahwa sekolah mereka mendukung mereka dalam inisiatif semacam itu.

Pendidikan Gratis untuk Pelajar Ukraina di Polandia

Baru-baru ini, sebuah proyek untuk membantu anak-anak muda Ukraina tinggal dan belajar di Polandia secara gratis telah diluncurkan.

Proyek tersebut tersedia di seluruh Polandia yang bertujuan untuk membantu orang berusia 18 dan 25 tahun yang ingin belajar di Institusi Pendidikan Tinggi Polandia, Pendidikan Pasca Sekolah Menengah atau Sekolah Polisi.

Komentar (0)

komentar terkini

Berita Terkait

1682584385184_1682584205

Saintek

Arus Mahasiswa Internasional di Belanda Harus Dikendalikan

SIAPBELAJAR.COM - Menteri Pendidikan, Kebudayaan dan Ilmu Pengetahuan Belanda, Robbert Dijkgraaf mengatakan bahwa masuknya mahasiswa internasional di Belanda harus dikendalikan untuk mencegah ruang
1682497755135_1682497588

Saintek

Kanada Menjadi Negara Pilihan Utama Bagi Mahasiswa Internasional

SIAPBELAJAR.COM - Sebuah survei baru dari IDP Connect, pemimpin dalam pemasaran dan perekrutan mahasiswa, telah mengungkapkan bahwa Kanada terus mendominasi sebagai negara yang paling menarik untuk
Pesantren dan Modernisasi_1690340923

Religi

Pesantren: Lembaga Pendidikan Islam yang Bertahan di Tengah Modernitas

Mediana.id - Suara adzan berkumandang dari masjid yang berdiri megah di tengah-tengah kompleks pondok pesantren. Para santri bergegas menuju tempat shalat, meninggalkan kamar-kamar asrama yang sederha
1686334724035_1686334810

Saintek

Kemendikbudristek Dorong Inovasi dan Kolaborasi Digital untuk Merdeka Belajar

Mediana.id- Jakarta, 9 Juni 2023 - Kemendikbudristek meluncurkan program PembaTIK dan Kihajar STEM tahun 2023 sebagai wadah bagi guru dan siswa di Indonesia untuk meningkatkan kompetensi dan kreativit
1682769791434_1682769613

Saintek

Bulgaria Menjadi Tuan Rumah Bagi Mahasiswa Internasional pada Tahun Akademik 2022/2023

SIAPBELAJAR.COM - Hampir 18.000 mahasiswa internasional memilih Institusi Pendidikan Tinggi Bulgaria pada tahun akademik 2022/2023. Menurut data yang dirilis oleh National Statistical Institute (NS