46 Sekolah Dasar di Medan Kekurangan Murid

Ayu Muhafilah

Penulis : Ayu Muhafilah

0

0

Trending
1664522888605_1664522905

Ilustrasi Sekoah dasar di Medan Kekurangan Murid

SIAPBELAJAR.COM - Dari 382 Sekolah Dasar Negeri(SDN) di Kota Medan, sebanyak 46 diantaranya kekurangan murid, bahkan ada SDN yang tidak memiliki murid. Salah satu SDN yang kekurangan murid tersebut adalah SDN 067689 di Kecamatan Medan Denai.

"Ada sekitar 46 yang kondisi seperti itu, jumlah siswanya berkurang (bahkan) ada yang sudah nggak ada (siswa), salah satunya (SDN) yang kamu disampaikan tadi," kata Kepala Dinas Pendidikan Kota Medan, Laksamana Putra Siregar.

Menurut Putra Siregar, ada beberapa faktor yang mempengaruhi fenomena tersebut, misalnya kecenderungan wali murid untuk menyekolahkan anaknya di SD swasta.

"Kalau SD ini kan kecenderungan wali murid itu menyekolahkan anaknya ke swasta, baru dinamika pertumbuhan wilayahnya, misalnya di situ udah enggak ada lagi warga karena di sekitar (SDN) itu sudah pertokoan dan sebagainya, itu juga mempengaruhi," ujarnya.

Putra menjelaskan kecenderungan wali murid menyekolahkan anaknya ke SD swasta disebabkan SD swasta aktivitas belajar hingga sampai sore hari. Wali murid menempatkan sekolah sebagai tempat penitipan anak juga.

"Tentu banyak faktor juga, salah satunya mungkin saat ini bisa, sekolah ini kan jadi sekalian tempat penitipan anak, kalau swasta dia bisa full day kan," jelas Putra.

Selain itu, faktor ekonomi juga mempengaruhi orang tua yang ingin memberikan sekolah terbaik untuk para anaknya.

"Yang kedua kemampuan secara ekonomi orang tua, mungkin orang tua mau yang terbaik untuk anaknya, tapi bukan berarti punya kita itu tidak baik," tambahnya.

Meskipun demikian, Putra menyebutkan bukan berarti SD swasta lebih baik daripada SDN. Hal itu juga dipengaruhi tidak meratanya SDN yang berakreditasi bagus, dan kemungkinan di wilayah SDN tersebut ada SD swasta yang lebih bagus.

"Jadi memang secara akreditasi, sekolah-sekolah ini punya kelas juga, misal di suatu daerah tidak semua sekolah kita bagus, jadi mungkin di situ ada sekolah-sekolah swasta yang lebih bagus akreditasinya," kata dia.

Faktor lain adalah keberadaan SDN yang berdekatan secara jarak. Sehingga daya serap untuk siswa tersebut sangat terbatas."Kan dinamikanya begini, ada yang satu komplek misalnya tiga (SDN) dia, kemudian ada yang berdekatan tapi tidak satu komplek," ucapnya.

Atas fenomena banyaknya SDN yang kekurangan murid, Putra Siregar mengungkapkan pihaknya sudah menyurati pimpinannya. Hal itu guna mengkaji langkah meleburkan SDN yang kekurangan murid tersebut, dan saat ini sedang tahap pengkajian.

"Jadi itu sudah kita surati kepimpinan untuk re-gruping atau disatukan dimerger lah istilahnya, dan itu sedang dalam kajian Litbang, karena kan banyak aspek juga yang perlu kita lihat dalam re-gruping itu, jadi ada 46 yang sudah kita usulkan dan sekarang masih proses kajian," ungkapnya.

Salah satu aspek yang dikaji oleh pihaknya adalah angka pertumbuhan penduduk di sekitar SDN tersebut. Bukan hanya melihat kondisi SDN pada tahun ini yang kekurangan murid.

"Tentunya kajiannya bukan hanya kondisi tahun ini, ada juga pertumbuhan penduduk di masa sekolah yang bisa kita lihat dari data kependudukan," jelasnya.

Setelah selesai pengkajian, nanti pihaknya akan melihat mana yang bisa digabungkan mana yang tidak. Yang tidak bisa digabungkan, rencananya SDN tersebut akan diganti menjadi SMPN.

"Nanti setelah proses kajian, baru bisa kita lihat mana yang bisa di re-gruping mana yang tidak, yang nggak bisa di re-gruping rencananya kita akan buat menjadi level atasnya, jadi SMPN gitu," sebutnya.

Hal itu karena saat ini, Kota Medan sedang banyak memiliki jumlah murid SMP. sehingga dibutuhkan SPMN tambahan untuk menampung para murid itu. "Karena kan jumlah peserta didiknya itu beda di tingkat SD dan SMP, kebetulan lebih banyak kebutuhan kita di tingkat SMP,"paparnya.

Komentar (0)

komentar terkini

Berita Terkait

1681423757543_1681423827

Saintek

Kemendikbud Tentukan Usia Masuk Sekolah TK Sampai SMK/SMA 2023

 SIAPBELAJAR.COM - Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbud Ristek) mengeluarkan aturan baru mengenai syarat Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) 2023.Adapun aturannya
1669357545212_1669357568

Saintek

Siswa Harus Peka Terhadap Digital Adaktif

SIAPBELAJAR.COM – Pelaksanaan upacara bendera dalam memperingati Hari Guru Nasional 2022 yang dilaksanakan di SD Negeri 1 Cibeuti jalan Cibeuti Kelurahan Cibeuti, Kecamatan Kawalu, Kota Tasikmalaya
1667945202707_1667945343

Saintek

Siswa MAN 1 Medan Terpilih Ikuti Program Pertukaran Pelajar ke Korsel

SIAPBELAJAR.COM - Dua siswa Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Medan, Zafira Nazhifa dan Guslihan Ginda Harahap, terpilih mengikuti pertukaran pelajar ke Gwangju Korea Selatan. Mereka akan berada di Neger
1667350863493_1667350968

Saintek

Pertamina, BPBD, dan FPRB Bentuk Satuan Pendidikan Aman Bencana di Semarang

SIAPBELAJAR.COM - PT Pertamina (Persero) bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan Forum Pengurangan Risiko Bencana (FPRB) Kota Semarang, Jawa Tengah (Jateng), membentuk Satuan Pendidikan
1666359973433_1666360173

Saintek

Siswa SD-SMP di Surabaya Terbebas dari Tugas Sekolah

SIAPBELAJAR.COM - Wali Kota Surabaya, Edi Cahyadi mengatakan murid SD hingga SMP terbebas dari PR mulai 10 November mendatang. Alasan penghapusan PR adalah untuk memberi concern Lebih pada pertumbuhan