Mendikbudristek: Hampir 100 Ribu Guru Honorer Diangkat PPPK

Ayu Muhafilah

Penulis : Ayu Muhafilah

0

0

Saintek
1666849698551_1666849727

Mendikbudristek: Hampir 100 Ribu Guru Honorer Diangkat PPPK

SIAPBELAJAR.COM - Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Mendikbud Ristek) Nadiem Makarim menyatakan sekitar 100 ribu guru honorer akan diangkat menjadi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK), Jumat (24/9).

Nadiem mengatakan jumlah itu merupakan hasil dari seleksi pertama PPPK yang berlangsung pada 13 sampai 17 September lalu.

"Sekitar hampir 100 ribu guru honorer dari seluruh lndonesia akan segera diangkat menjadi guru PPPK," kata Nadiem dalam rapat kerja bersama Komisi X DPR RI, Kamis (23/9).

Nadiem mengatakan jumlah guru honorer yang akan diangkat pada tahun ini akan terus bertambah. Sebab, seleksi akan diadakan kembali pada Oktober dan Desember.

Ia memprediksi jumlah yang lolos seleksi pada tahap kedua dan ketiga akan lebih banyak dari tahap pertama. Pasalnya, guru yang sudah mendaftar namun tidak lolos pada tahap pertama bisa mendaftar kembali dites seleksi berikutnya.

"Mereka [guru honorer yang ikut seleksi tahap pertama] akan banyak yang lebih mengetahui," kata Nadiem.

Nadiem juga menyebut jumlah formasi pada seleksi kedua dan ketiga akan bertambah. Pihaknya akan meyakinkan daerah-daerah yang sebelumnya kosong untuk mengajukan formasi.

"Dan optimalisasi BPK untuk memastikan daerah daerah yang kosong itu ada demand-nya," kata Nadiem.

Pengangkatan guru honorer menjadi PPPK belakangan ini menjadi polemik. Sejumlah organisasi guru mengkritik tingginya passing grade dalam seleksi guru PPPK 2021. Mereka melaporkan temuan di lapangan yang menyebut banyak guru honorer berusia sepuh tak lulus seleksi.

Perhimpunan Pendidikan dan Guru (P2G), misalnya, menilai tingginya passing grade hingga 65 persen adalah sesuatu yang tidak lazim. Sebab, dibandingkan dengan seleksi kompetensi CPNS 2019, rata-rata perolehan nilainya justru tak melampaui 50 persen.

Terbaru, Ketua Komisi X DPR RI Fraksi Partai Demokrat Saiful Huda bahkan meminta Nadiem untuk menunda pengumuman seleksi PPPK guru 2021 tahap satu. Ia menilai proses seleksi itu bermasalah.

Komentar (0)

komentar terkini

Berita Terkait

1682637965204_1682638007

Trending

Gaji Guru PPPK di Kota Tasikmalaya Capai 40 Miliar Pertahun

SIAPBELAJAR.COM – Guru PPPK (Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja) di Kota Tasikmalaya berjumlah 1.035 formasi telah dipenuhi. Itu telah dilakukan sejak 2021 hingga 2022 lalu, 1.035 guru PPPK
1677106307630_1677106972

Saintek

Nadiem Tekan Dua Dimensi Kunci Pendidikan Vokasi

SIAPBELAJAR.COM - Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi Nadiem Anwar Makarim menekankan dua dimensi kunci dari pendidikan vokasi yaitu dimensi kebekerjaan atau kewirausahaan lulusan sert
1676932624458_1676932791

Saintek

Nadiem Tetapkan Guru Besar UIN Jakarta Bidang Ilmu Matematika

SIAPBELAJAR.COM - Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi ( Mendikbudristek ) Nadiem Anwar Makarim kembali menetapkan guru besar Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah (UIN Syahid)
1676690555302_1676690572

Saintek

Catat, Ini Waktu Cetak Kartu Peserta Ujian Calon PPPK Kemenag

SIAPBELAJAR.COM - Seleksi calon Pegawai Pemerintah Dengan Perjanjian Kerja (CPPPK) Kementerian Agama formasi tahun anggaran 2022 segera memasuki tahap Seleksi Kompetensi. Para peserta diminta untuk
1675737857937_1675737876

Saintek

Pastikan Kuota ASN PPPK Guru Terpenuhi, Panselnas Umumkan Hasil Seleksi Pertengahan Februari 2023

SIAPBELAJAR.COM - Panitia Seleksi Nasional (Panselnas) Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Guru terus melakukan koordinasi dan sinkronisasi untuk mengoptimalisasikan pemenuhan kuota kebu