Panda Raksasa yang Dihadiahkan ke Taiwan Oleh China Mati

Ayu Muhafilah

Penulis : Ayu Muhafilah

0

0

Trending
1669004199057_1669004183

Tuan Tuan

SIAPBELAJAR.COM - Kebun Binatang Taipei mengumumkan bahwa seekor panda raksasa yang dihadiahkan oleh China ke Taiwan pada tahun 2008 telah mati setelah periode kesehatan yang buruk.

Tuan Tuan dan rekan pembiakannya Yuan Yuan diberikan ke Taiwan ketika hubungan dengan China lebih hangat.

Namun hubungan tersebut memburuk sejak saat itu, dengan Beijing yang telah lama menganggap Taiwan sebagai provinsi yang memisahkan diri dan menjadi lebih agresif.

Pihak kebun binatang pertama kali melihat Tuan Tuan sakit pada bulan Agustus ketika dia mulai menderita kejang.

Dokter hewan dari China dipanggil untuk memeriksanya dan hasil pemeriksaan scan menunjukkan bahwa Tuan Tuan memiliki luka otak kemudian ia diberi obat.

“Kondisi beruang berusia 18 tahun itu menjadi tidak dapat diubah dan dia tidak bisa lagi menjalani kehidupan yang berkualitas” kata pihak kebun binatang dalam sebuah pernyataan.

Makna dari Nama Panda

Sementara dua panda itu disumbangkan selama periode hubungan yang lebih hangat antara tetangga, gabungan nama mereka sebenarnya berarti “reuni” atau “persatuan” yang kemungkinan merujuk pada keinginan China untuk menyerap kembali Taiwan suatu hari nanti.

Presiden China, Xi Jinping memandang Taiwan sebagai bagian dari wilayahnya dan dalam pidato pembukaan Kongres Partai Komunis di Beijing bulan lalu, Xi menolak mengesampingkan penggunaan kekuatan untuk bersatu dengan Taiwan.

Membantu Membina Hubungan Diplomatik

China telah menggunakan pandanya untuk membantu membina hubungan diplomatik dengan negara-negara selama lebih dari setengah abad dan hanya meminjamkan panda ke kebun binatang asing, yang biasanya harus mengembalikan keturunannya dalam beberapa tahun setelah kelahirannya untuk bergabung dengan program pemuliaan negara tersebut.

Merupakan Harta Nasional

Sejak pendiri Partai Komunis China, Mao Zedong menggunakan panda sebagai cara untuk mengadakan diskusi politik dengan negara lain, hewan tersebut telah menjadi harta nasional.

Setelah kedatangan mereka di Taipei, Tuan Tuan dan Yuan Yuan menjadi daya tarik besar di sana. Yuan Yuan melahirkan dua anak perempuan, Yuan Zaibap pada tahun 2013 dan Yuan Bao pada tahun 2020.

Komentar (0)

komentar terkini

Berita Terkait

1776223379553_1776223493

Ekonomi

Peluang Kerja ke Taiwan Kembali Dibuka, Skema SP2T 2026 Tawarkan Jalur Legal dan Terstruktur bagi Pe

Jakarta — Pemerintah kembali membuka peluang kerja ke luar negeri melalui skema resmi penempatan pekerja migran Indonesia ke Taiwan dalam program Special Placement Program to Taiwan (SP2T) tahun 202
1690340639809_1690340693

Seniraga

Fajar Alfian/Rian Ardianto Lolos ke 16 Besar Japan Open 2023 Usai Taklukkan Wakil China

Mediana.id - Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto berhasil melaju ke babak 16 besar Japan Open 2023 setelah mengalahkan wakil China, He Ji Ting/Zhou Hao Dong, pada babak 32 besar, Rabu (26/7/2023).&nbs
1687920815766_1687920829

Religi

Doa Menyembelih Hewan Qurban: Bacaan Arti dan Tata Caranya

Mediana.id - Menyembelih hewan qurban adalah salah satu ibadah yang sangat dianjurkan bagi umat Islam yang mampu. Ibadah ini dilakukan pada hari raya Idul Adha dan hari-hari tasyrik sebagai bentuk pen
1686907458886_1686907469

Seniraga

Moment Messi Dipeluk Fans Saat Argentina Menang 2-0 Atas Australia di Beijing

Mediana.id - Lionel Messi mendapat pelukan dari seorang fans yang masuk ke lapangan dengan mengenakan jersey nomor 10 Argentina pada Kamis saat timnya menang 2-0 atas Australia dalam laga persahabatan
1679650718285_1679650570

Saintek

Inggris Menutup Pintu Bagi Mahasiswa dan Ilmuwan China

SIAPBELAJAR.COM - Inggris melarang lebih dari 1.000 mahasiswa pascasarjana dan ilmuwan China untuk belajar dan bekerja di institusi Inggris pada tahun lalu di tengah ketegangan kerja sama akademik