Desakan Asosiasi Universitas Eropa (EUA) kepada Pemerintah Hungaria

Ayu Muhafilah

Penulis : Ayu Muhafilah

0

0

Saintek
1675658368386_1675658275

Hungaria

SIAPBELAJAR.COM - Asosiasi Universitas Eropa atau European University Association (EUA) telah meminta pemerintah Hungaria untuk mengatasi masalah terkait otonomi universitas di negara tersebut untuk mengamankan akses lembaga-lembaga ini ke program Uni Eropa seperti Erasmus+ dan Horizon Europe, yang telah memungkinkan ribuan siswa Hungaria, guru dan beberapa organisasi di tanah air untuk memiliki kebebasan akademik.

Pernyataan EUA ini mengikuti kekhawatiran mengenai kemampuan universitas Hungaria untuk berpartisipasi dalam inisiatif Uni Eropa dan mengakses pendanaan untuk penelitian serta tujuan terkait pendidikan lainnya karena masalah peradilan.

“Dewan Asosiasi Universitas Eropa (EUA) sangat menyesalkan bahwa siswa dan cendekiawan akan terkena dampak negatif dari pengucilan Hungaria dari program Uni Eropa. Oleh karena itu kami mendesak pemerintah Hungaria untuk mengambil tindakan yang diperlukan untuk memperbaiki situasi ini,” bunyi siaran pers yang dikeluarkan oleh EUA.

Potongan Dana

Selain itu, ketidakmampuan universitas Hungaria untuk menjadi lebih otonom dibandingkan dengan para pemimpin politik di Hungaria telah merusak komunitas pendidikan dan lembaga akademik di negara tersebut, karena baru-baru ini Uni Eropa memutuskan untuk memotong dana sebesar €22 miliar atau setara Rp357,4 triliun karena lembaga ini gagal menghormati Hak Asasi LGBTQI+, kurangnya independensi peradilan, kebebasan akademik dan sistem suaka yang tidak efektif.

Keputusan memotong dana untuk Hungaria mempengaruhi ribuan siswa dan pengajar yang mengejar karir akademik di universitas asing. Komisi Eropa mengklaim bahwa Hungaria tidak berhenti menominasikan politisi yang dekat dengan pemerintah sebagai dewan dari 21 universitas di negara tersebut yang menunjukkan kasus nepotisme.

Pentingnya Otonomi Universitas

Michael Murphy, Presiden EUA menyoroti bahwa pentingnya otonomi universitas sangat penting bagi lembaga-lembaga ini untuk dapat mengejar pengetahuan. Dia pun mendesak pemerintah Hungaria untuk segera mengambil tindakan agar universitas dapat terus berpartisipasi dalam program-program Uni Eropa sehingga para mahasiswa dapat mendapatkan keuntungan dari inisiatif tersebut.

EUA, yang mewakili 800 universitas di 47 negara Eropa juga mempromosikan nilai-nilai demokrasi dan berkontribusi pada pembangunan masyarakat serta melihat peran universitas sangat penting dalam hal ini.

Dampak Pemotongan Dana

Di sisi lain, juru bicara dari Kantor Perdana Menteri, Gergely Gulyas mengatakan bahwa keputusan Komisi untuk menghentikan pendanaan mempengaruhi lembaga yang dikelola oleh yayasan kepercayaan publik serta menyatakan bahwa putusan ini tidak dapat dibenarkan dan mengklaim bahwa Hungaria telah memenuhi permintaan Brussels untuk menangani anomali dalam sistem pendidikan.

Gulyas juga mencatat bahwa jika masalah ini tidak diselesaikan selama negosiasi dengan Brussel, negara Eropa Timur akan membiayai program Erasmus untuk tahun 2024 dengan biayanya sendiri. Dia pun memperingatkan bahwa Budapest bersedia membawa kasus tersebut ke Pengadilan Eropa di bulan-bulan mendatang.

Komentar (0)

komentar terkini

Berita Terkait

1682584385184_1682584205

Saintek

Arus Mahasiswa Internasional di Belanda Harus Dikendalikan

SIAPBELAJAR.COM - Menteri Pendidikan, Kebudayaan dan Ilmu Pengetahuan Belanda, Robbert Dijkgraaf mengatakan bahwa masuknya mahasiswa internasional di Belanda harus dikendalikan untuk mencegah ruang
1682769791434_1682769613

Saintek

Bulgaria Menjadi Tuan Rumah Bagi Mahasiswa Internasional pada Tahun Akademik 2022/2023

SIAPBELAJAR.COM - Hampir 18.000 mahasiswa internasional memilih Institusi Pendidikan Tinggi Bulgaria pada tahun akademik 2022/2023. Menurut data yang dirilis oleh National Statistical Institute (NS
1681478904613_1681478735

Saintek

Rencana Columbia University Membuka Pusat Global Baru di Israel Menuai Kritik

SIAPBELAJAR.COM - Columbia University telah mengumumkan rencananya untuk membuka pusat baru di Tel Aviv, Israel untuk memperluas kemitraan yang ada di negara tersebut. Rencana ini memicu kontroversi
1680875640456_1680875480

Saintek

Menteri Pastikan Mahasiswa di Hungaria Bisa Mengikuti Program Erasmus+

SIAPBELAJAR.COM - Menteri Pembangunan Daerah Hungaria, Tibor Navracsics telah mengkonfirmasi bahwa mahasiswa universitas di Hungaria akan dapat berpartisipasi dalam program mobilitas Erasmus+ Uni E
1680763817820_1680763661

Saintek

Peningkatan Jumlah Mahasiswa Internasional di Belanda

SIAPBELAJAR.COM - Belanda telah menyaksikan peningkatan pendaftaran mahasiswa internasional selama 15 tahun terakhir dan total sebanyak 85.500 mahasiswa internasional belajar di Universitas dan Per