Belajar Benda Mudah Bergerak dan Sulit Bergerak dengan Buku Besar

Ayu Muhafilah

Penulis : Ayu Muhafilah

0

0

Trending
1653273292712_1653273302

Buku besar yang digunakan guru sebagai media pembelajaran mempelajari benda yang mudah bergerak dan tidak mudah bergerak.(priori

SRI Wahyuningsih, guru kelas I SDN Sumbergondo 2 Batu, Jawa Timur, mengajak siswanya memahami konsep dan ciri benda yang sulit bergerak dan benda yang mudah bergerak dengan media buku besar.  Buku besar yang terbuat dari kertas karton itu, pada setiap halamannya ditempel gambar benda-benda yang mudah bergerak dan sulit bergerak yang biasa ditemukan dalam kehidupan sehari-hari. Guru menulis keterangan pada setiap gambar di setiap halaman. Guru mengajak siswa membaca judul buku besar tersebut bersama-sama, “Benda mudah bergerak dan sulit bergerak,” baca siswa bersemangat.

Guru memulai membuka halaman pertama buku besar yang bergambar gerobak, dan bertuliskan “Ini gerobak mudah bergerak,” guru membacanya dan diikuti oleh siswanya. Setelah siswa membaca tulisan tersebut kemudian guru bertanya kepada siswa, “Mengapa gerobak ini mudah bergerak?” Salah seorang siswa ditunjuk guru untuk menjawab, “Karena ada rodanya.”

Pada halaman berikutnya terdapat gambar dan tulisan “Ini buku, sulit bergerak”, kemudian guru kembali bertanya kepada siswa “Mengapa buku sulit bergerak?” dan salah seorang siswa menjawab, “Karena bentuknya kotak”.

Sampailah pada halaman buku besar yang bergambar bola, guru mengambil bola sepak dan sebuah buku yang telah dipersiapkan untuk dicoba siswa. Guru menunjuk dua siswa maju ke depan kelas. Seorang siswa diberi bola, diminta menggelindingkan bola tersebut kepada teman pasangannya. Kembali guru bertanya kepada siswa, “Mengapa bola dapat mudah menggelinding atau bergerak?” “Karena bentuknya bulat,” jawab siswa.

Kemudian guru menunjukan sebuah buku dan memanggil dua siswa lainnya untuk maju ke depan. Satu siswa diberi buku dan diberi instruksi serupa dengan kegiatan sebelumnya. Siswa pun melempar buku ke bawah dan buku tidak bergerak lagi. Percobaan ini membuktikan bahwa buku sulit bergerak.

Setelah melakukan percobaan, guru memberi dua tugas  kepada siswa yaitu menggambar benda-benda yang mudah bergerak dan sulit bergerak yang ada di dalam kelas, dan menghitung jumlah benda-benda yang digambarnya.

Siswa mulai menggambar pada kertas kosong yang diberikan guru. Siswa menggambar bermacam-macam benda. Ada yang menggambar pensil, lemari, meja, bola, dan sebagainya. Tidak sedikit siswa mengeluarkan ide kreatifnya menggunakan pensil warna dan krayon hingga gambarnya menjadi lebih menarik. Guru berkeliling ke setiap kelompok dan berdiskusi dengan siswa mengenai gambar yang dibuatnya.

Selesai menggambar, siswa diminta untuk presentasi satu persatu maju ke depan. “Pensil benda yang sulit bergerak, jumlahnya ada tiga. Bola benda yang mudah bergerak, jumlahnya ada satu. Meja benda sulit bergerak, jumlahnya ada satu,” siswa mempresentasikan hasil karyanya di depan kelas.

Pembelajaran dengan media Buku Besar yang dibuat sendiri oleh guru, membantu pemahaman siswa tentang konsep “Benda yang mudah dan sulit bergerak”. Selain itu, media tersebut juga membantu meningkatkan keterampilan membaca siswa. Siswa belajar dengan senang, tujuan pembelajaran dan konsep yang diajarkan pun dikuasai.(prioritaspendidikan.org)

Komentar (0)

komentar terkini

Berita Terkait

1671243545444_1671243561

Saintek

100 Guru Madrasah dan Widyaiswara Berbagi Inovasi Pembelajaran

SIAPBELAJAR.COM - Kehadiran teknologi di dunia pendidikan memudahkan guru dan peserta didik dalam melakukan proses pembelajaran. Kehadiran teknologi sebagai media pembelajaran juga dapat membantu guru
1667470419732_1667470492

Ekonomi

Launching Implementasi Pembelajaran Terintegrasi di Lingkungan Kemenkeu

SIAPBELAJAR.COM - Dalam Acara Puncak Kemenkeu Learning Festival di Jakarta pada Kamis (03/11), Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati me-launching Program Implementasi Pembelajaran Terintegra
1665127821101_1665127828

Saintek

Lingkungan Belajar Harus Merdeka dari Diskriminasi

SIAPBELAJAR.COM - Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi, Nadiem Anwar Makarim, menyatakan keprihatinannya atas diskriminasi yang dialami oleh pelajar beragama Kristen di SMAN 2 Depok
1664528351753_1664528458

Saintek

Pahami Kecakapan 6C dalam Pembelajaran Abad 21, Ubah Pendekatan Mengajar

SIAPBELAJAR.COM – Para guru dituntut menguasai perkembangan abad ke-21 serta terus mengasah dan meningkatkan keterampilan diri untuk memenuhi tuntutan global, kehidupan, dan pekerjaan. Tugas guru
1663742057339_1663742086

Trending

5 Langkah Cara Aktifkan Akun belajar.id

SIAPBELAJAR.COM - Kemendikbud dan melalui Pusat Data dan Teknologi Informasi (Pusdatin) meluncurkan Akun Pembelajaran dengan domain belajar.idSelanjutnya, Akun Pembelajaran ini merupakan akun elektron