Kemenag Perkuat Kompetensi Guru Al-Qur’an Hadist MA/MAK

Ayu Muhafilah

Penulis : Ayu Muhafilah

0

0

Saintek
1653621741608_1653621780

Kompetensi Guru Al-Qur’an Hadist MA/MAK

Direktorat Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) Madrasah Ditjen Pendidikan Islam Kementerian Agama menggelar Workshop Pengembangan Kompetensi mata pelajaran Al Quran Hadits Madrasah Aliyah dan Madrasah Aliyah Kejuruan (MA/MAK). Kegiatan yang diikuti 40 peserta ini, digelar di Bogor, Jawa Barat.

Direktur GTK Madrasah Muhammad Zain berharap kegiatan ini dapat meningkatkan kompetensi para guru yang juga merupakan agen moderasi beragama. Menurut Zain, idealnya, guru madrasah harus mampu melihat Al Qur’an dan Hadits secara tekstual maupun kontekstual dengan tetap memperhatikan nilainya.

“Adakalanya satu ayat harus dimaknai secara tekstual, tapi ada juga ayat yang harus dimaknai secara kontekstual. Al Qur’an merupakan panduan moral tertinggi, maka harus tepat dalam mengajarkan pelajaran ini, baik secara tekstual maupun kontekstual,” kata Zain, di Bogor, Senin (15/02).

Menurutnya, Al Qur’an Hadits merupakan core curriculum atau kurikulum inti pada MA/MAK. “Semua persoalan ada landasan Al Qur’an maupun haditsnya. Terlebih bagi masyarakat Asia yang masih kental dengan cara pandang textual oriented, semua harus ada dalilnya. Problem sosial selalu bertambah setiap waktu,” jelasnya.

Di samping itu, Zain juga mengingatkan agar guru madrasah melengkapi dirinya dengan kemampuan dan pengetahuan cara berpikir berbasis komputer (computational thinking). Muhammad Zain mengatakan bahwa tantangan mulai dari munculnya era internet of things (IOT), menuntut guru untuk tidak hanya kreatif terkait materi ajar, tapi juga inovatif pada metodologi pengajaran.

“Guru madrasah perlu memiliki pengetahuan cara berpikir berbasis komputer (Computational Thinking). Ini merupakan kemampuan berpikir yang diperlukan dalam menganalisa masalah dan solusinya secara efektif. Ingat, transfer of knowledge bisa terjadi dengan internet. Tapi transfer of value   tidak bisa tergantikan oleh selain guru yang kompeten,” pesan Zain. (kemenag)

Komentar (0)

komentar terkini

Berita Terkait

1681114421698_1681114456

Saintek

PIP, Peningkatan Mutu Pembelajaran dan Pengentasan Kemiskinan Siswa Madrasah

SIAPBELAJAR.COM - Undang-Undang Dasar 1945 menekankan pentingnya sebuah pendidikan bagi setiap warga negara. Dengan jelas tertera bahwa setiap warga negara berhak memperoleh dan mengikuti pendidikan d
1676690555302_1676690572

Saintek

Catat, Ini Waktu Cetak Kartu Peserta Ujian Calon PPPK Kemenag

SIAPBELAJAR.COM - Seleksi calon Pegawai Pemerintah Dengan Perjanjian Kerja (CPPPK) Kementerian Agama formasi tahun anggaran 2022 segera memasuki tahap Seleksi Kompetensi. Para peserta diminta untuk
1676250150619_1676250164

Saintek

Kemenag Segera Penuhi Kebutuhan Guru MAN Unggulan

SIAPBELAJAR.COM - Sebanyak 36 Madrasah Aliyah Negeri (MAN) masih kekurangan 120 guru. Kementerian Agama akan memenuhi kebutuhannya, antara lain melalui skema pengangkatan Pegawai Pemerintah dengan Per
1675735280520_1675735296

Religi

Rakernas Kemenag Rekomendasikan Sembilan Strategi Kebijakan Outlook 2023

SIAPBELAJAR.COM - Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Kementerian Agama di Surabaya merekomendasikan sembilan strategi kebijakan program outlook 2003. Sembilan program outlook 2023 ini disusun tim Balitba
1675556286958_1675556314

Religi

Enam Pesan Menteri Agama dalam Rakernas Kemenag 2023

SIAPBELAJAR.COM - Kementerian Agama (Kemenag) menggelar Rapat Kerja Nasional (Rakernas) 2023. Rakernas yang digelar dua hari, 4-5 Februari 2023, ini mengangkat tema "Kerukunan Umat untuk Indonesia Heb