SEP Bersama Water.org dan BPRS HIK Parahyangan Realisasikan Program Sanitasi Pesantren

A. Fateeh

Penulis : A. Fateeh
Editor : A. Fateeh

1

0

Share and Care
1686716276167_1686716288

Kunjungan SEP ke Ponpes As Solihah

Mediana.id - Serikat Ekonomi Pesantren (SEP), water.org, dan BPRS HIKP cabang Cirebon menggelar program dukungan Thoharoh untuk pesantren. Program ini bertujuan untuk memberikan pembiayaan khusus dan pendampingan untuk meningkatkan kualitas sanitasi dan pola hidup bersih di lingkungan pesantren.

Dalam rangka tindak lanjut sosialisasi program tersebut, tim dari SEP, water.org, dan BPRS HIKP melakukan kunjungan ke dua pesantren dengan status yayasan yang sama, yaitu Pesantren As Solihah dan Baitul Sholihat di Kabupaten Cirebon, Jawa Barat. Kunjungan ini dilakukan pada hari Selasa, 14 Juni 2023.

Dalam kunjungan ini, tim melakukan silaturahmi sekaligus menguatkan dan menjelaskan kembali terkait program Thoharoh untuk pesantren. Tim juga menjelaskan bahwa program ini ada program pembiayaan khusus untuk thoharoh, sekaligus pendampingan khusus baik secara umum untuk pesantren dan secara khusus untuk asatidz dan santri terkait dengan pentingnya pola hidup bersih.

Selain itu, tim juga melakukan sosialisasi program SEP lainnya, seperti minimarket yang memang rencana akan didirikan di Pesantren Baitul Sholihat dan program travel yang insya Allah akan dibangkitkan kembali.

Program Thoharoh untuk pesantren adalah salah satu bentuk kolaborasi antara SEP, water.org, dan BPRS HIKP dalam mendukung pengembangan ekonomi syariah di Indonesia. SEP adalah organisasi nirlaba yang bergerak di bidang pemberdayaan ekonomi pesantren. Water.org adalah organisasi internasional yang berfokus pada isu air bersih dan sanitasi. BPRS HIKP adalah bank syariah yang memiliki visi menjadi mitra utama Pesantren dan UMKM.

Melalui program ini, diharapkan pesantren dapat memiliki fasilitas sanitasi yang memadai, seperti toilet bersih, saluran air lancar, tempat wudhu nyaman, dan lain-lain. Selain itu, diharapkan juga pesantren dapat meningkatkan kesadaran asatidz dan santri tentang pentingnya pola hidup bersih, seperti mencuci tangan dengan sabun, menjaga kebersihan diri dan lingkungan, dan lain-lain.

Program ini juga sejalan dengan tujuan pembangunan berkelanjutan (SDGs) nomor 6 tentang air bersih dan sanitasi. Dengan adanya program ini, diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi kesehatan, kesejahteraan, dan kualitas hidup masyarakat pesantren.

Komentar (0)

komentar terkini

Berita Terkait

5 Ide Ternak (4)_1707220418

Religi

Serikat Ekonomi Pesantren Monitoring Program Ponpes di Bogor

Mediana.id - Serikat Ekonomi Pesantren (SEP) melakukan kegiatan monitoring program pembangunan sarana prasarana sanitasi dan air bersih di beberapa pondok pesantren (ponpes) di Bogor sejak Senin (5/2)
wali san_1699247150

Religi

Orang Tua Santri Antusias Ikut Penjengukan di Pondok Pesantren Kampoeng Quran Cendekia

Mediana.id - Pondok pesantren Kampoeng Quran Cendekia yang terletak di Desa Cihanjuang, Kecamatan Parongpong, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat, kembali menyelenggarakan kegiatan bulanan penjengukan
1690427974333_1690428093

Religi

Nazava dan Serikat Ekonomi Pesantren Jalin Kerjasama untuk Kembangkan Usaha Pesantren

Mediana.id - Nazava, sebuah perusahaan sosial yang memproduksi filter air bersertifikat WHO, menjalin kerjasama dengan Serikat Ekonomi Pesantren (SEP), sebuah organisasi yang bertujuan untuk meningkat
Pesantren dan Modernisasi_1690340923

Religi

Pesantren: Lembaga Pendidikan Islam yang Bertahan di Tengah Modernitas

Mediana.id - Suara adzan berkumandang dari masjid yang berdiri megah di tengah-tengah kompleks pondok pesantren. Para santri bergegas menuju tempat shalat, meninggalkan kamar-kamar asrama yang sederha
1687060891606_1687060945

Share and Care

HIKP Jalin Kolaborasi Pembiayaan Thoharoh dengan Kopsyah dan BMT di DIY dan Jateng

Mediana.id - Yogyakarta, 16 Juni 2023 - BPRS Harta Insan Karimah Parahyangan (HIKP) sebagai salah satu perusahaan pembiayaan syariah terkemuka di Indonesia, melakukan silaturahim ke beberapa Baitul Ma