Tiket Naik Masuk Candi Borobudur Ditunda

Ayu Muhafilah

Penulis : Ayu Muhafilah

0

0

Ekonomi
1654671332731_1654671347

Pemberlakuan Naiknya Harga Tiket Borobudur Ditunda

SIAPBELAJAR.COM -  Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo beserta Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan sepakat untuk menunda pemberlakuan kenaikan harga tiket Candi Borobudur.

Penundaan ini dilakukan agar wacana kenaikan tiket tidak dibahas terlalu luas. Sebelumnya, pemerintah berencana akan menaikkan harga tiket naik ke area stupa Borobudur menjadi Rp 750.000. 

"Kita postpone dulu. Tadi Pak Menteri (Luhut Binsar Pandjaitan) sudah menyampaikan, 'Pak Gub itu kita postpone dulu, biar tidak terjadi cerita yang ke mana-mana'," kata Ganjar usai bertemu dengan Menko Marves Luhut Binsar Pandjaitan di Rumah Dinas Gubernur Jateng, Semarang mengutip dari Antara, pada Selasa (7/6/2022).

Baca juga: Sri Mulyani, Krisis Ekonomi Global Sedang Mengancam

Rencana pemerintah untuk menaikkan harga tiket naik stupa Candi Borobudur sempat menyulut pro dan kontra masyarakat.

Kelompok yang menolak mengutarakan alasannya, bahwa dengan harga tiket yang setinggi itu otomatis akan menurunkan minat wisatawan sehingga akan terjadi kerugian pada UMKM bidang pariwisata.

Sebaliknya kelompok yang mendukung adanya rencana kenaikan harga tiket beralasan berkurangnya jumlah wisatawan merupakan suatu keuntungan bagi proses konservasi situs Candi Borobudur juga dapat mencegah tindakan turis yang tidak sepatutnya terhadap warisan budaya dan tempat ibadah bagi umat Buddha tersebut.

Baca juga: Sandiago Uno: Pembatasan dan Naiknya Tiket Masuk Candi Borobudur, Semata untuk Menjaga Kelestarian

Pengumuman kenaikan harga tiket itu pun mendapati protes dari beberapa kalangan, salah satunya yaitu dari Ketua Pengurus Harian YLKI Tulus Abadi yang menilai alasan pemerintah menaikkan tarif tiket untuk menjaga kelestarian candi merupakan langkah yang kurang tepat.

"Kalau memang tujuannya hanya untuk menjaga kelestarian Borobudur, ya jangan dengan tarif yang tinggi dong," ujarnya dalam status Whatsapp-nya, Senin (6/6) lalu.

Menurut Tulus, pemerintah dapat menerapkan pembatasan jumlah pengunjung dan menjual tiket secara online. Dengan demikian, kapasitas pengunjung akanlebih terkontrol.

Selain itu, pemerintah juga harus memberlakukan sanksi tegas bagi pengunjung yang melakukan aksi vandalisme di kawasan Candi Borobudur.

Komentar (0)

komentar terkini

Berita Terkait

1663304528121_1663304626

Trending

Mendikbudristek Nadiem Resmikan 698 Tokoh Pemugaran Candi Borobudur

SIAPBELAJAR.COM - Sebanyak 698 nama tokoh dan tenaga pemugar Candi Borobudur terukir pada Prasasti Pelaku Pemugaran Candi Borobudur yang terbuat dari bahan batu andesit kombinasi marmer. Ke-698 nama t
1663300459094_1663300480

Seniraga

Apresiasi Pemerintah, 698 Nama Terukir di Prasasti Pelaku Pemugaran Candi Borobudur

SIAPBELAJAR.COM - Sebanyak 698 nama tokoh dan tenaga pemugar Candi Borobudur terukir pada Prasasti Pelaku Pemugaran Candi Borobudur yang terbuat dari bahan batu andesit kombinasi marmer. Ke-698 nama t
1663116475903_1663116639

Trending

70 Musisi dari 20 Negara Tampil di Orkestra G20

SIAPBELAJAR.COM - Sebanyak 70 musisi muda dunia dari 20 negara anggota G20 tampil memukau dalam Orkestra G20 (G20 Orchestra) di area Aksobya, halaman Candi Borobudur, M
1663072513023_1663072711

Seniraga

Antusias Warga dalam Kirab Budaya G20

SIAPBELAJAR.COM - Ribuan warga menyaksikan kirab budaya G20 di kawasan Borobudur, Kabupaten Magelang. Warga memadati sepanjang rute kirab, dari Candi Pawon sampai Taman Lumbini di Candi Borobudur.Kira
1660880690849_1660880712

Saintek

Kemendikbudristek Resmi Terima Sertifikat Hak Pakai Tanah Candi Borobudur

SIAPBELAJAR.COM - Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) secara resmi telah mendapatkan sertifikat hak pakai terhadap tanah di Zona I Kawasan Candi Borobudur yang