SIAPBELAJAR.COM - Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil menyebutkan bahwa kebutuhan hewan kurban Jabar terbesar se Indonesia untuk perayaan Idul Adha pada 1443 H nanti.
Seiring dengan maraknya penyakit PMK yang menjangkit hewan ternak termasuk sapi, Emil mengatakan bahwa hewan kurban yang akan dipotong untuk Idul Adha 1443 H harus dipastikan dalam keadaan sehat, dan bebas dari penyakit mulut dan kuku (PMK).
Tanda Kuning pada Hewan Kurban
Dalam hal ini Emil meminta kepada para penjual dan peternak hewan kurban untuk memberikan tanda kuning di bagian telinga hewan, sebagai tanda bahwa hewan tersebut layak untuk dikonsumsi, sehat dan sesuai dengan syariat agama.
Baca juga: Kediri Syaratkan SKKH untuk Hewan Qurban
"Untuk memberikan ketenangan warga, jadi setiap hewan kurban yang aman itu di kuping ada tanda kuning kaya anting," ujarnya.
Ia pun mengimbau seluruh masyarakat untuk membeli hewan kurban yang bertanda kuning. "Jadi, kepada konsumen atau pembeli, dan pemotong hewannya harus ada tanda kuning di kuping," kata dia.
Jumlah Hewan Kurban
Emil mengatakan bahwa Pemprov Jabar juga sudah menghitung jumlah terbaru hewan kurban untuk perayaan Idul Adha 1443 H nanti.
Sebanyak 804 ribu ekor hewan sapi, kerbau, domba, dan kambing dipastikan layak untuk disembelih pada Sabtu (9/7) mendatang.
Dari jumlah itu terdiri dari 96.500 ekor sapi, 2.600 ekor kerbau, 69.000 ekor domba, dan 95.000 ekor kambing. Perihal maraknya kasus PMK, Emil memastikan semua hewan yang akan disembelih dalam keadaan sehat.
Himbauan untuk Masyarakat
Emil juga mengimbau masyarakat agar tidak termakan oleh informasi yang belum pasti kebenarannya mengenai kesehatan hewan kurban di Jabar. Ia meluruskan bahwa informasi mengenai tempat potong hewan yang kewalahan memotong kurban yang terkena PMK tidak benar adanya.
"Itu bukan kewalahan memotong hewan-hewan yang berpenyakit, tetapi kewalahan karena rutinitas. Tidak betul menjadi kewalahan memotong hewan berpenyakit bersyarat, tapi itu kewalahan dari rutinitas memotong hewan ternak," ujarnya.
Pelaksanaan Salat Idul Adha
Selain hewan kurban, Emil memastikan bahwa salat Idul Adha juga akan dilaksanakan sama seperti salat Idul Fitri beberapa waktu lalu. Menurutnya, protokol kesehatan akan tetap dilakukan dengan menyesuaikan kondisi Covid-19 saat ini.
"Insya Allah pelaksanaan Iduladha dari sisi persiapan salatnya relatif aman terkendali. Karena pengalaman testing Idul Fitri ternyata sangat baik," ucapnya.
Religi
Religi
Religi
Trending
Trending
05 April 2026 - 21:19 wib
05 April 2026 - 18:33 wib
05 April 2026 - 16:22 wib
05 April 2026 - 09:13 wib
05 April 2026 - 09:11 wib